<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tinjau Tol Semarang-Demak, Jokowi: Ini Sudah Berpuluh-puluh Tahun Selalu Macet</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini melakukan kunjungan kerjanya ke Provinsi Jawa Tengah (Jateng).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/11/320/2423742/tinjau-tol-semarang-demak-jokowi-ini-sudah-berpuluh-puluh-tahun-selalu-macet</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/06/11/320/2423742/tinjau-tol-semarang-demak-jokowi-ini-sudah-berpuluh-puluh-tahun-selalu-macet"/><item><title>Tinjau Tol Semarang-Demak, Jokowi: Ini Sudah Berpuluh-puluh Tahun Selalu Macet</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/11/320/2423742/tinjau-tol-semarang-demak-jokowi-ini-sudah-berpuluh-puluh-tahun-selalu-macet</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/06/11/320/2423742/tinjau-tol-semarang-demak-jokowi-ini-sudah-berpuluh-puluh-tahun-selalu-macet</guid><pubDate>Jum'at 11 Juni 2021 16:45 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/11/320/2423742/tinjau-tol-semarang-demak-jokowi-ini-sudah-berpuluh-puluh-tahun-selalu-macet-UuNFnAWPEP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tangkapan Layar</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/11/320/2423742/tinjau-tol-semarang-demak-jokowi-ini-sudah-berpuluh-puluh-tahun-selalu-macet-UuNFnAWPEP.jpg</image><title>Tangkapan Layar</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini melakukan kunjungan kerjanya ke Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Pada kesempatan tersebut, Jokowi melakukan peninjauan ruas tol Semarang-Demak.
&amp;ldquo;Sore hari ini saya meninjau proyek jalan tol Semarang-Demak yang merupakan bagian dari jaringan tol Jawa Koridor Pantai Utara Jawa. Koridor ini akan menghubungkan Semarang-Demak-Rembang-Tuban dan Gresik. Dan  untuk ruas Gresik-Surabaya telah terhubung jalan tol dan telah dioperasikan,&amp;rdquo; katanya dalam konferensi persnya, Jumat, (11/6/2021).
Dia mengatakan bahwa panjang tol Semarang-Demak adalah 26,7 km. Dimana Seksi I yaitu Kaligawe-Sayung sepanjang 10,39 km. Sementara Seksi II, Sayung-Demak  sepanjang 16,31 km.
&amp;ldquo;Yang tadi seksi satunya dukungan dari pemerintah. Dan seksi yang kedua skema KPBU (kerja sama pemerintah badan usaha),&amp;rdquo; ungkapnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi Soroti Kesenjangan Distribusi Vaksin Covid-19 di Dunia
Jokowi berharap adanya ruas tol Semarang-Demak dapat mengurangi macet yang puluhan tahun selalu terjadi di area Kaligawe-Bandara Ahmad Yani.
&amp;ldquo;Jalan tol ini kita harapkan akan mengurangi kemacetan lalu lintas secara signifikan Kaligawe dan Bandar Udara Ahmad Yani. Ini yang sudah berpuluh-puluh tahun selalu macet. Baik karena kendaraan-kendaraan besar yang semuanya lewat di jalur ini,&amp;rdquo; tuturnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi Pantau Penanganan Pungli dan Premanisme di Tanjung Priok
Namun tidak saja untuk mengurangi macet, Jokowi mengatakan ruas tol ini memiliki keistimewaan yakni multifungsi.
Selain meningkatkan konektivitas, jalan tol Semarang-Demak seksi I juga akan berfungsi untuk pengendalian banjir Rob. Dengan adanya fungsi kolam retensi dan adanya nanti tanggul laut,&amp;rdquo; ungkapnya.Bahkan dia menyebut akan dikembangkan juga area-area yang tadinya terendam menjadi kering. Dimana area yang dikeringkan akan dijadikan kawasan industri untuk melahirkan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Tengah.
&amp;ldquo;Seperti kita lihat sekarang ini yang masih terendam nantinya semuanya akan kering. Dan bisa digunakan baik untuk kawasan industri dan pendukungnya serta pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru,&amp;rdquo; tuturnya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini berharap tol ini dapat segera dirampungkan.
&amp;ldquo;Kita harapkan bisa segera diselesaikan. Sehingga sekali lagi mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Tengah,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini melakukan kunjungan kerjanya ke Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Pada kesempatan tersebut, Jokowi melakukan peninjauan ruas tol Semarang-Demak.
&amp;ldquo;Sore hari ini saya meninjau proyek jalan tol Semarang-Demak yang merupakan bagian dari jaringan tol Jawa Koridor Pantai Utara Jawa. Koridor ini akan menghubungkan Semarang-Demak-Rembang-Tuban dan Gresik. Dan  untuk ruas Gresik-Surabaya telah terhubung jalan tol dan telah dioperasikan,&amp;rdquo; katanya dalam konferensi persnya, Jumat, (11/6/2021).
Dia mengatakan bahwa panjang tol Semarang-Demak adalah 26,7 km. Dimana Seksi I yaitu Kaligawe-Sayung sepanjang 10,39 km. Sementara Seksi II, Sayung-Demak  sepanjang 16,31 km.
&amp;ldquo;Yang tadi seksi satunya dukungan dari pemerintah. Dan seksi yang kedua skema KPBU (kerja sama pemerintah badan usaha),&amp;rdquo; ungkapnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi Soroti Kesenjangan Distribusi Vaksin Covid-19 di Dunia
Jokowi berharap adanya ruas tol Semarang-Demak dapat mengurangi macet yang puluhan tahun selalu terjadi di area Kaligawe-Bandara Ahmad Yani.
&amp;ldquo;Jalan tol ini kita harapkan akan mengurangi kemacetan lalu lintas secara signifikan Kaligawe dan Bandar Udara Ahmad Yani. Ini yang sudah berpuluh-puluh tahun selalu macet. Baik karena kendaraan-kendaraan besar yang semuanya lewat di jalur ini,&amp;rdquo; tuturnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi Pantau Penanganan Pungli dan Premanisme di Tanjung Priok
Namun tidak saja untuk mengurangi macet, Jokowi mengatakan ruas tol ini memiliki keistimewaan yakni multifungsi.
Selain meningkatkan konektivitas, jalan tol Semarang-Demak seksi I juga akan berfungsi untuk pengendalian banjir Rob. Dengan adanya fungsi kolam retensi dan adanya nanti tanggul laut,&amp;rdquo; ungkapnya.Bahkan dia menyebut akan dikembangkan juga area-area yang tadinya terendam menjadi kering. Dimana area yang dikeringkan akan dijadikan kawasan industri untuk melahirkan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Tengah.
&amp;ldquo;Seperti kita lihat sekarang ini yang masih terendam nantinya semuanya akan kering. Dan bisa digunakan baik untuk kawasan industri dan pendukungnya serta pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru,&amp;rdquo; tuturnya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini berharap tol ini dapat segera dirampungkan.
&amp;ldquo;Kita harapkan bisa segera diselesaikan. Sehingga sekali lagi mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Tengah,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
