<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Permintaan Meningkat, Harga Minyak Dunia Naik Lagi</title><description>Harga minyak dunia naik mencapai tertinggi baru multi-tahun pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/12/320/2424031/permintaan-meningkat-harga-minyak-dunia-naik-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/06/12/320/2424031/permintaan-meningkat-harga-minyak-dunia-naik-lagi"/><item><title>Permintaan Meningkat, Harga Minyak Dunia Naik Lagi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/12/320/2424031/permintaan-meningkat-harga-minyak-dunia-naik-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/06/12/320/2424031/permintaan-meningkat-harga-minyak-dunia-naik-lagi</guid><pubDate>Sabtu 12 Juni 2021 09:36 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/12/320/2424031/permintaan-meningkat-harga-minyak-dunia-naik-lagi-3Uinwl9EZ5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kilang Minyak (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/12/320/2424031/permintaan-meningkat-harga-minyak-dunia-naik-lagi-3Uinwl9EZ5.jpg</image><title>Kilang Minyak (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Harga minyak dunia naik mencapai tertinggi baru multi-tahun pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Harga minyak mencatat kenaikan mingguan ketiga berturut-turut di tengah membaiknya prospek permintaan di seluruh dunia ketika kenaikan tingkat vaksinasi COVID-19 membantu mencabut pembatasan pandemi.
Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Agustus, terangkat 17 sen menjadi menetap di USD72,69 per barel, level penutupan tertinggi sejak Mei 2019. Untuk minggu ini, Brent menguat 1,0%, dilansir dari Antara, Sabtu (12/6/2021).
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Turun karena Aksi Ambil Untung
 
Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Juli bertambah 62 sen, menjadi ditutup pada USD70,91 per barel, menetap di level tertinggi sejak Oktober 2018. WTI bertambah 1,9% pada minggu ini.
&quot;Permintaan kembali lebih cepat daripada pasokan dan kami akan membutuhkan lebih banyak pasokan untuk memenuhi permintaan itu,&quot; kata Phil Flynn, analis senior di Price Futures Group di Chicago.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Turun Tipis ke USD71,31/Barel
 
Badan Energi Internasional (IEA) mengatakan dalam laporan bulanannya bahwa Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC+, perlu meningkatkan produksi untuk memenuhi permintaan yang diperkirakan akan pulih ke tingkat pra-pandemi pada akhir 2022.
&quot;OPEC+ perlu membuka keran untuk menjaga pasar minyak dunia dipasok secara memadai,&quot; kata pengawas energi yang berbasis di Paris.Dikatakan bahwa meningkatnya permintaan dan kebijakan jangka pendek  negara-negara bertentangan dengan seruan IEA untuk mengakhiri pendanaan  baru atas minyak, gas, dan batu bara.
&quot;Pada 2022 ada ruang untuk kelompok OPEC+ yang beranggotakan 24  negara, yang dipimpin oleh Arab Saudi dan Rusia, untuk meningkatkan  pasokan minyak mentah sebesar 1,4 juta barel per hari (bph) di atas  target Juli 2021-Maret 2022,&quot; kata IEA.
Bank investasi AS Goldman Sachs mengatakan pihaknya memperkirakan  harga minyak mentah Brent mencapai USD80 per barel musim panas ini  karena peluncuran vaksin meningkatkan aktivitas ekonomi global.
&quot;Peluncuran vaksin di Amerika Utara serta Eropa membantu memulihkan  permintaan pada saat yang sama dengan produksi OPEC+,&quot; membantu  mendorong harga minyak, kata Andy Lipow dari Lipow Oil Associates di  Houston.
Data yang menunjukkan lalu lintas jalan kembali ke tingkat sebelum  COVID-19 di Amerika Utara dan sebagian besar Eropa menggembirakan, kata  analis ANZ Research dalam sebuah catatan.
&quot;Bahkan pasar bahan bakar jet menunjukkan tanda-tanda perbaikan,  dengan penerbangan di Eropa naik 17% selama dua minggu terakhir, menurut  Eurocontrol,&quot; kata analis ANZ.
Dalam indikasi pasokan di masa depan, rig pengeboran minyak AS naik  enam rig menjadi 365 minggu ini ke level tertinggi sejak April 2020,  perusahaan jasa energi Baker Hughes Co mengatakan dalam laporan  mingguannya. Ini adalah peningkatan mingguan terbesar rig minyak dalam  sebulan.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga minyak dunia naik mencapai tertinggi baru multi-tahun pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Harga minyak mencatat kenaikan mingguan ketiga berturut-turut di tengah membaiknya prospek permintaan di seluruh dunia ketika kenaikan tingkat vaksinasi COVID-19 membantu mencabut pembatasan pandemi.
Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Agustus, terangkat 17 sen menjadi menetap di USD72,69 per barel, level penutupan tertinggi sejak Mei 2019. Untuk minggu ini, Brent menguat 1,0%, dilansir dari Antara, Sabtu (12/6/2021).
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Turun karena Aksi Ambil Untung
 
Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Juli bertambah 62 sen, menjadi ditutup pada USD70,91 per barel, menetap di level tertinggi sejak Oktober 2018. WTI bertambah 1,9% pada minggu ini.
&quot;Permintaan kembali lebih cepat daripada pasokan dan kami akan membutuhkan lebih banyak pasokan untuk memenuhi permintaan itu,&quot; kata Phil Flynn, analis senior di Price Futures Group di Chicago.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Turun Tipis ke USD71,31/Barel
 
Badan Energi Internasional (IEA) mengatakan dalam laporan bulanannya bahwa Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC+, perlu meningkatkan produksi untuk memenuhi permintaan yang diperkirakan akan pulih ke tingkat pra-pandemi pada akhir 2022.
&quot;OPEC+ perlu membuka keran untuk menjaga pasar minyak dunia dipasok secara memadai,&quot; kata pengawas energi yang berbasis di Paris.Dikatakan bahwa meningkatnya permintaan dan kebijakan jangka pendek  negara-negara bertentangan dengan seruan IEA untuk mengakhiri pendanaan  baru atas minyak, gas, dan batu bara.
&quot;Pada 2022 ada ruang untuk kelompok OPEC+ yang beranggotakan 24  negara, yang dipimpin oleh Arab Saudi dan Rusia, untuk meningkatkan  pasokan minyak mentah sebesar 1,4 juta barel per hari (bph) di atas  target Juli 2021-Maret 2022,&quot; kata IEA.
Bank investasi AS Goldman Sachs mengatakan pihaknya memperkirakan  harga minyak mentah Brent mencapai USD80 per barel musim panas ini  karena peluncuran vaksin meningkatkan aktivitas ekonomi global.
&quot;Peluncuran vaksin di Amerika Utara serta Eropa membantu memulihkan  permintaan pada saat yang sama dengan produksi OPEC+,&quot; membantu  mendorong harga minyak, kata Andy Lipow dari Lipow Oil Associates di  Houston.
Data yang menunjukkan lalu lintas jalan kembali ke tingkat sebelum  COVID-19 di Amerika Utara dan sebagian besar Eropa menggembirakan, kata  analis ANZ Research dalam sebuah catatan.
&quot;Bahkan pasar bahan bakar jet menunjukkan tanda-tanda perbaikan,  dengan penerbangan di Eropa naik 17% selama dua minggu terakhir, menurut  Eurocontrol,&quot; kata analis ANZ.
Dalam indikasi pasokan di masa depan, rig pengeboran minyak AS naik  enam rig menjadi 365 minggu ini ke level tertinggi sejak April 2020,  perusahaan jasa energi Baker Hughes Co mengatakan dalam laporan  mingguannya. Ini adalah peningkatan mingguan terbesar rig minyak dalam  sebulan.</content:encoded></item></channel></rss>
