<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lampu Merah! Okupansi Wisma Atlet 80%, Sri Mulyani Khawatir Lonjakan Covid-19</title><description>Sri Mulyani mengungkapkan bahwa okupansi di Wisma Atlet sebagai Rumah Sakit Darurat Virus Corona terus meningkat</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/14/320/2424818/lampu-merah-okupansi-wisma-atlet-80-sri-mulyani-khawatir-lonjakan-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/06/14/320/2424818/lampu-merah-okupansi-wisma-atlet-80-sri-mulyani-khawatir-lonjakan-covid-19"/><item><title>Lampu Merah! Okupansi Wisma Atlet 80%, Sri Mulyani Khawatir Lonjakan Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/14/320/2424818/lampu-merah-okupansi-wisma-atlet-80-sri-mulyani-khawatir-lonjakan-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/06/14/320/2424818/lampu-merah-okupansi-wisma-atlet-80-sri-mulyani-khawatir-lonjakan-covid-19</guid><pubDate>Senin 14 Juni 2021 13:30 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/14/320/2424818/lampu-merah-okupansi-wisma-atlet-80-sri-mulyani-khawatir-lonjakan-covid-19-51FEKa1W49.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wisma Atlet Kemayoran Jadi RS Darurat Corona. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/14/320/2424818/lampu-merah-okupansi-wisma-atlet-80-sri-mulyani-khawatir-lonjakan-covid-19-51FEKa1W49.jpg</image><title>Wisma Atlet Kemayoran Jadi RS Darurat Corona. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan bahwa okupansi di Wisma Atlet sebagai Rumah Sakit Darurat Virus Corona terus meningkat hingga 80%. Lonjakan terjadi pada periode usai Lebaran atau pada minggu kedua Juni 2021.
Lonjakan virus corona pun memengaruhi negara-negara di Asean dan ekonomi emerging country. Sebab, tak hanya di Indonesia, kasus Covid-19 juga mengalami kenaikan di Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, dan India.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kasus Covid-19 Naik Lagi, Waspada Dampak Berantai ke Ekonomi RI
&quot;Tidak hanya Kudus, DKI Jakarta terjadi kenaikan, Wisma Atlet naik okupansi bednya 80%. Jadi terjadi kenaikan yang tinggi dan kita waspadai kuartal kedua di Juni,&quot; kata Sri Mulyani dalam video virtual, Senin (14/6/2021).
Untuk itu, Mantan anggota Bank Dunia ini berupaya untuk meningkatkan vaksinasi. Memang Indonesia sempat mengalami penurunan pada bulan puasa kemarin dan melihat dari sisi jumlah vaksinasi diakselerasi bisa 1/2 juta atau 1 juta.
Baca Juga:&amp;nbsp;Daya Beli Masyarakat Masih Lemah, AladinMall Adakan Big Clearance Sale hingga 90%
&quot;Memang kita vaksinasi harus ditingkatkan. Karena pada saat bulan Puasa,  kita turun melakukan vaksin,&quot; tandasnya
Sebelumnya, Pengamat ekonomi Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menilai kenaikan angka kasus harian&amp;nbsp;covid-19&amp;nbsp;pasca lebaran punya dampak berantai secara&amp;nbsp;ekonomi&amp;nbsp;dan bisnis. Dia mencontohkan yang utama adalah meningkatnya risiko diberlakukan pengetatan mobilitas.
&quot;Ini tentu akan menurunkan lagi minat konsumen berbelanja,&quot; ujar Bhima saat dihubungi Okezone.



Bukan hanya itu saja, dari logistik pun ikut tersendat. Dia mencontohkan saat dilakukan penyekatan jalan seperti yang terjadi di Jembatan Suramadu beberapa waktu lalu.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan bahwa okupansi di Wisma Atlet sebagai Rumah Sakit Darurat Virus Corona terus meningkat hingga 80%. Lonjakan terjadi pada periode usai Lebaran atau pada minggu kedua Juni 2021.
Lonjakan virus corona pun memengaruhi negara-negara di Asean dan ekonomi emerging country. Sebab, tak hanya di Indonesia, kasus Covid-19 juga mengalami kenaikan di Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, dan India.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kasus Covid-19 Naik Lagi, Waspada Dampak Berantai ke Ekonomi RI
&quot;Tidak hanya Kudus, DKI Jakarta terjadi kenaikan, Wisma Atlet naik okupansi bednya 80%. Jadi terjadi kenaikan yang tinggi dan kita waspadai kuartal kedua di Juni,&quot; kata Sri Mulyani dalam video virtual, Senin (14/6/2021).
Untuk itu, Mantan anggota Bank Dunia ini berupaya untuk meningkatkan vaksinasi. Memang Indonesia sempat mengalami penurunan pada bulan puasa kemarin dan melihat dari sisi jumlah vaksinasi diakselerasi bisa 1/2 juta atau 1 juta.
Baca Juga:&amp;nbsp;Daya Beli Masyarakat Masih Lemah, AladinMall Adakan Big Clearance Sale hingga 90%
&quot;Memang kita vaksinasi harus ditingkatkan. Karena pada saat bulan Puasa,  kita turun melakukan vaksin,&quot; tandasnya
Sebelumnya, Pengamat ekonomi Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menilai kenaikan angka kasus harian&amp;nbsp;covid-19&amp;nbsp;pasca lebaran punya dampak berantai secara&amp;nbsp;ekonomi&amp;nbsp;dan bisnis. Dia mencontohkan yang utama adalah meningkatnya risiko diberlakukan pengetatan mobilitas.
&quot;Ini tentu akan menurunkan lagi minat konsumen berbelanja,&quot; ujar Bhima saat dihubungi Okezone.



Bukan hanya itu saja, dari logistik pun ikut tersendat. Dia mencontohkan saat dilakukan penyekatan jalan seperti yang terjadi di Jembatan Suramadu beberapa waktu lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
