<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI Ramal Deflasi 0,11% di Minggu Ketiga Juni 2021</title><description>Perkembangan harga pada minggu III Juni 2021 relatif terkendali</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/18/320/2427449/bi-ramal-deflasi-0-11-di-minggu-ketiga-juni-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/06/18/320/2427449/bi-ramal-deflasi-0-11-di-minggu-ketiga-juni-2021"/><item><title>BI Ramal Deflasi 0,11% di Minggu Ketiga Juni 2021</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/18/320/2427449/bi-ramal-deflasi-0-11-di-minggu-ketiga-juni-2021</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/06/18/320/2427449/bi-ramal-deflasi-0-11-di-minggu-ketiga-juni-2021</guid><pubDate>Jum'at 18 Juni 2021 19:47 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/18/320/2427449/bi-ramal-deflasi-0-11-di-minggu-ketiga-juni-2021-4WVoEdu8em.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BI Perkirakan Terjadi Deflasi Minggu III Juni 2021. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/18/320/2427449/bi-ramal-deflasi-0-11-di-minggu-ketiga-juni-2021-4WVoEdu8em.jpg</image><title>BI Perkirakan Terjadi Deflasi Minggu III Juni 2021. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Perkembangan harga pada minggu III Juni 2021 relatif terkendali. Bank Indonesia memperkirakan terjadi deflasi 0,11% (mtm).
Berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada minggu III Juni 2021, perkiraan inflasi Juni 2021secara tahun kalender sebesar 0,79% (ytd), dan secara tahunan sebesar 1,38% (yoy).
Baca Juga:&amp;nbsp;Pantauan BI: Minggu Kedua Juni Deflasi 0,09%
Direktur Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan,  penyumbang utama deflasi Juni 2021 sampai dengan minggu ketiga yaitu komoditas cabai merah -0,09% (mtm), daging ayam ras -0,08% (mtm), tarif angkutan antarkota -0,06% (mtm), cabai rawit -0,04% (mtm), bawang merah -0,02% (mtm), daging sapi, kelapa, tomat dan udang basah masing-masing sebesar -0,01% (mtm).
&quot;Sementara itu, beberapa komoditas mengalami inflasi, antara lain telur ayam ras sebesar 0,04% (mtm) emas perhiasan sebesar 0,03% (mtm) minyak goreng, sawi hijau, nasi dengan lauk dan rokok kretek filter masing-masing sebesar 0,01% (mtm),&quot; kata Erwin di Jakarta, Jumat (18/6/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Minggu Pertama Juni Diperkirakan Deflasi 0,09%
Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu, serta langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan.
</description><content:encoded>JAKARTA - Perkembangan harga pada minggu III Juni 2021 relatif terkendali. Bank Indonesia memperkirakan terjadi deflasi 0,11% (mtm).
Berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada minggu III Juni 2021, perkiraan inflasi Juni 2021secara tahun kalender sebesar 0,79% (ytd), dan secara tahunan sebesar 1,38% (yoy).
Baca Juga:&amp;nbsp;Pantauan BI: Minggu Kedua Juni Deflasi 0,09%
Direktur Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan,  penyumbang utama deflasi Juni 2021 sampai dengan minggu ketiga yaitu komoditas cabai merah -0,09% (mtm), daging ayam ras -0,08% (mtm), tarif angkutan antarkota -0,06% (mtm), cabai rawit -0,04% (mtm), bawang merah -0,02% (mtm), daging sapi, kelapa, tomat dan udang basah masing-masing sebesar -0,01% (mtm).
&quot;Sementara itu, beberapa komoditas mengalami inflasi, antara lain telur ayam ras sebesar 0,04% (mtm) emas perhiasan sebesar 0,03% (mtm) minyak goreng, sawi hijau, nasi dengan lauk dan rokok kretek filter masing-masing sebesar 0,01% (mtm),&quot; kata Erwin di Jakarta, Jumat (18/6/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Minggu Pertama Juni Diperkirakan Deflasi 0,09%
Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu, serta langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan.
</content:encoded></item></channel></rss>
