<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Kabar Terbaru Jack Ma yang Sempat Menghilang</title><description>Setelah sempat menghilang, miliarder China Jack Ma masih menghindari  sorotan public. Hal ini diungkapkan seorang pejabat eksekutif Alibaba.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/18/455/2427084/ini-kabar-terbaru-jack-ma-yang-sempat-menghilang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/06/18/455/2427084/ini-kabar-terbaru-jack-ma-yang-sempat-menghilang"/><item><title>Ini Kabar Terbaru Jack Ma yang Sempat Menghilang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/18/455/2427084/ini-kabar-terbaru-jack-ma-yang-sempat-menghilang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/06/18/455/2427084/ini-kabar-terbaru-jack-ma-yang-sempat-menghilang</guid><pubDate>Jum'at 18 Juni 2021 09:48 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi BBC Indonesia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/18/455/2427084/ini-kabar-terbaru-jack-ma-yang-sempat-menghilang-hu6BZprrlz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jack Ma (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/18/455/2427084/ini-kabar-terbaru-jack-ma-yang-sempat-menghilang-hu6BZprrlz.jpg</image><title>Jack Ma (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Setelah sempat menghilang, miliarder China Jack Ma masih menghindari sorotan public. Hal ini diungkapkan seorang pejabat eksekutif Alibaba.
Joe Tsai, salah satu pendiri gerai raksasa tersebut, mengatakan kepada CNBC bahwa dirinya setiap hari berbicara dengan Jack Ma.
&quot;Kabar dia sebenarnya sangat, sangat baik. Dia melukis untuk menyalurkan hobi, dan benar-benar sangat baik,&quot; kata Tsai, dilansir dari BBC, Jumat (18/6/2021).
Jack Ma sebelumnya pernah menghilang dari publik setelah terjegal masalah dengan regulator China pada November lalu.
Baca Juga: Bukan Cuma Cristiano Ronaldo, Jack Ma dan Elon Musk Juga Pernah Bikin Saham Anjlok
 
Selangkah lagi dia bisa kembali menjadi orang terkaya di China setelah perusahaan pembayaran digital Ant Group - yang berafiliasi dengan Alibaba - melantai secara perdana di bursa saham Hong Kong dan Shanghai. Nilainya sekitar USD34,4 miliar atau setara Rp493,7 triliun.
Namun, penawaran umum terbesar di dunia ini dihentikan oleh regulator China, dengan alasan terdapat &quot;masalah besar&quot; dalam pengaturan di perusahaan. Tindakan ini diyakini dipicu oleh kritik Jack Ma terhadap sektor keuangan China.
Sejumlah analis melihat insiden itu sebagai cara Beijing untuk mengendalikan sebuah perusahaan yang terlalu kuat, dan pimpinannya yang terlalu banyak bicara.
Baca Juga: Jack Ma Ogah Jadi Sorotan Publik Lagi
 
Dalam sebuah konferensi teknologi finansial, Jack Ma sempat membandingkan bank konvensional dengan &quot;pegadaian&quot;, memuji manfaat sistem perbankan digital, serta menekankan bahwa keputusan pinjaman masa depan harus berdasarkan data, bukan agunan.
Ant Group menjalankan Alipay, sistem pembayaran online utama di China, yang penggunaannya telah melampaui pembayaran dengan cara konvensional yaitu uang tunai, cek, dan kartu kredit.
Alibaba, yang menjadi sepertiga kekuatan dari Ant Group, mengalami penurunan harga saham setelah penangguhan diumumkan.Penyelidikan antimonopoli
Setelah itu, China mengumumkan penyelidikan antimonopoli terhadap Alibaba, platform jual-beli terbesar di China.
Puncaknya, Alibaba didenda USD2,8 miliar atau sekitar Rp43 triliun  oleh regulator China pada April lalu dengan tuduhan perusahaan ini telah  menyalahgunakan posisi pasarnya selama bertahun-tahun.
Dua hari kemudian, Ant Group mengumumkan rencana restrukturisasi  besar-besaran, di bawah tekanan regulator yang memaksa perusahaan untuk  mengambil fungsi seperti bank konvensional dari pada perusahaan  teknologi.
Tsai, yang juga ketua eksekutif Alibaba, mengatakan dia tak setuju  dengan gagasan yang menyebutkan Jack Ma adalah orang yang tindakan dan  pikirannya antimainstream.
&quot;Gagasan bahwa Jack memiliki kekuatan yang sangat besar, menurut saya  itu tidak sepenuhnya benar,&quot; katanya. &quot;Dia sama seperti Anda dan saya,  dia adalah manusia normal.&quot;
Dia menambahkan, dengan segala upayanya, Jack Ma sekarang in hanya  ingin fokus pada hal-hal yang dia inginkan untuk menghabiskan waktu,  seperti filantropi dan hobi lainnya.
Tsai juga mengatakan perusahaan terus bergerak maju: &quot;Menurut saya,  Anda harus memisahkan apa yang terhadap terhadap Jack, dan apa yang  terjadi terhadap bisnis kami.
&quot;Bisnis kami di bawah semacam restrukturisasi di sisi keuangan, dan juga dalam aturan antimonopoli.
&quot;Kami pernah membayar denda yang besar. Tapi kami sudah melupakannya, sehingga kami menatap ke depan.&quot;Bagaimana Jack Ma menghilang sebelumnya?
Dia memiliki kekayaan pribadi bersih sebesar USD40miliar (Rp575   triliun) dan merupakan orang ketiga terkaya di Cina, menurut daftar   orang kaya 2017 Forbes China.
Pada Januari 2021 lalu, Jack Ma muncul pertama kali di hadapan publik   setelah menghilang sejak Oktober. Hilangnya Jack Ma dari muka publik   selama beberapa bulan terakhir itu memicu spekulasi tentang   keberadaannya di tengah pengawasan terhadap bisnisnya yang kian ketat.
&quot;Jika Anda membaca undang-undang, regulator China mencoba untuk lebih   melihat ke depan dan berpikir ke depan dalam upaya mengatur industri   yang bergerak begitu cepat,&quot; kata Rui Ma, seorang analis teknologi China   dan co-host podcast Tech Buzz China.
&quot;Mereka memasukkan penggunaan algoritma, bukan hanya soal persentase   kepemilikan saham. Mereka mencoba memahami ekonomi platform dan mencoba   sejalan dengan apa yang dilakukan oleh negara-negara yang lebih maju.&quot;
Tetapi langkah tersebut juga dipandang sebagai tindakan politis. Itu   adalah indikasi bahwa di bawah Presiden Xi Jinping, tidak ada yang  lebih  besar atau lebih kuat dalam kehidupan rakyat China biasa, selain  Partai  Komunis.
Perusahaan-perusahaan ini telah menciptakan dunia virtual alternatif   bagi orang-orang China dan sangat menguasai kehidupan mereka. Anda  tidak  dapat melewati hari tanpa mengakses salah satu aplikasi ini di  China.
Namun, pengaruh yang sama atas kehidupan orang-orang China   menempatkan mereka dalam persaingan langsung dengan Partai Komunis   China.Tindakan regulator menunjukkan bahwa di bawah Presiden Xi Jinping,    tidak ada yang lebih kuat dalam kehidupan orang China selain partai.
Sumber-sumber di lingkaran keuangan China mengatakan kepada saya    bahwa mereka mencurigai &quot;[Jack Ma] membuat kesal banyak pemimpin puncak    di Beijing&quot; ketika ia membuat pidato yang menolak sektor perbankan    tradisional tahun lalu.
Pidato tersebut menyebabkan media pemerintah mengkritik bisnis Ma,    Alibaba dan Ant Group. Kemudian Ma dan timnya dipanggil oleh regulator    dan peluncuran pasar saham Ant yang sangat dinanti-nantikan pun    ditangguhkan.
Para pengamat memberi tahu saya apa yang dikatakan Ma pada simposium    itu sangat merugikannya. Baik Ant dan Alibaba ingin menyelesaikan    masalah itu.
Dalam sebuah rapat investor minggu ini, pejabat eksekutif Alibaba,    Joe Tsai, mengatakan: &quot;Dari sudut pandang regulasi&amp;hellip;. Dalam kasus kami,    kami telah diawasi dan kami senang untuk menyelesaikan masalah ini.&quot;
Dia menambahkan: &quot;Saya pikir di masa depan, tren global akan    memperlihatkan regulator lebih tertarik untuk mengawasi beberapa area di    mana Anda dapat mengalami persaingan tidak sehat.&quot;</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Setelah sempat menghilang, miliarder China Jack Ma masih menghindari sorotan public. Hal ini diungkapkan seorang pejabat eksekutif Alibaba.
Joe Tsai, salah satu pendiri gerai raksasa tersebut, mengatakan kepada CNBC bahwa dirinya setiap hari berbicara dengan Jack Ma.
&quot;Kabar dia sebenarnya sangat, sangat baik. Dia melukis untuk menyalurkan hobi, dan benar-benar sangat baik,&quot; kata Tsai, dilansir dari BBC, Jumat (18/6/2021).
Jack Ma sebelumnya pernah menghilang dari publik setelah terjegal masalah dengan regulator China pada November lalu.
Baca Juga: Bukan Cuma Cristiano Ronaldo, Jack Ma dan Elon Musk Juga Pernah Bikin Saham Anjlok
 
Selangkah lagi dia bisa kembali menjadi orang terkaya di China setelah perusahaan pembayaran digital Ant Group - yang berafiliasi dengan Alibaba - melantai secara perdana di bursa saham Hong Kong dan Shanghai. Nilainya sekitar USD34,4 miliar atau setara Rp493,7 triliun.
Namun, penawaran umum terbesar di dunia ini dihentikan oleh regulator China, dengan alasan terdapat &quot;masalah besar&quot; dalam pengaturan di perusahaan. Tindakan ini diyakini dipicu oleh kritik Jack Ma terhadap sektor keuangan China.
Sejumlah analis melihat insiden itu sebagai cara Beijing untuk mengendalikan sebuah perusahaan yang terlalu kuat, dan pimpinannya yang terlalu banyak bicara.
Baca Juga: Jack Ma Ogah Jadi Sorotan Publik Lagi
 
Dalam sebuah konferensi teknologi finansial, Jack Ma sempat membandingkan bank konvensional dengan &quot;pegadaian&quot;, memuji manfaat sistem perbankan digital, serta menekankan bahwa keputusan pinjaman masa depan harus berdasarkan data, bukan agunan.
Ant Group menjalankan Alipay, sistem pembayaran online utama di China, yang penggunaannya telah melampaui pembayaran dengan cara konvensional yaitu uang tunai, cek, dan kartu kredit.
Alibaba, yang menjadi sepertiga kekuatan dari Ant Group, mengalami penurunan harga saham setelah penangguhan diumumkan.Penyelidikan antimonopoli
Setelah itu, China mengumumkan penyelidikan antimonopoli terhadap Alibaba, platform jual-beli terbesar di China.
Puncaknya, Alibaba didenda USD2,8 miliar atau sekitar Rp43 triliun  oleh regulator China pada April lalu dengan tuduhan perusahaan ini telah  menyalahgunakan posisi pasarnya selama bertahun-tahun.
Dua hari kemudian, Ant Group mengumumkan rencana restrukturisasi  besar-besaran, di bawah tekanan regulator yang memaksa perusahaan untuk  mengambil fungsi seperti bank konvensional dari pada perusahaan  teknologi.
Tsai, yang juga ketua eksekutif Alibaba, mengatakan dia tak setuju  dengan gagasan yang menyebutkan Jack Ma adalah orang yang tindakan dan  pikirannya antimainstream.
&quot;Gagasan bahwa Jack memiliki kekuatan yang sangat besar, menurut saya  itu tidak sepenuhnya benar,&quot; katanya. &quot;Dia sama seperti Anda dan saya,  dia adalah manusia normal.&quot;
Dia menambahkan, dengan segala upayanya, Jack Ma sekarang in hanya  ingin fokus pada hal-hal yang dia inginkan untuk menghabiskan waktu,  seperti filantropi dan hobi lainnya.
Tsai juga mengatakan perusahaan terus bergerak maju: &quot;Menurut saya,  Anda harus memisahkan apa yang terhadap terhadap Jack, dan apa yang  terjadi terhadap bisnis kami.
&quot;Bisnis kami di bawah semacam restrukturisasi di sisi keuangan, dan juga dalam aturan antimonopoli.
&quot;Kami pernah membayar denda yang besar. Tapi kami sudah melupakannya, sehingga kami menatap ke depan.&quot;Bagaimana Jack Ma menghilang sebelumnya?
Dia memiliki kekayaan pribadi bersih sebesar USD40miliar (Rp575   triliun) dan merupakan orang ketiga terkaya di Cina, menurut daftar   orang kaya 2017 Forbes China.
Pada Januari 2021 lalu, Jack Ma muncul pertama kali di hadapan publik   setelah menghilang sejak Oktober. Hilangnya Jack Ma dari muka publik   selama beberapa bulan terakhir itu memicu spekulasi tentang   keberadaannya di tengah pengawasan terhadap bisnisnya yang kian ketat.
&quot;Jika Anda membaca undang-undang, regulator China mencoba untuk lebih   melihat ke depan dan berpikir ke depan dalam upaya mengatur industri   yang bergerak begitu cepat,&quot; kata Rui Ma, seorang analis teknologi China   dan co-host podcast Tech Buzz China.
&quot;Mereka memasukkan penggunaan algoritma, bukan hanya soal persentase   kepemilikan saham. Mereka mencoba memahami ekonomi platform dan mencoba   sejalan dengan apa yang dilakukan oleh negara-negara yang lebih maju.&quot;
Tetapi langkah tersebut juga dipandang sebagai tindakan politis. Itu   adalah indikasi bahwa di bawah Presiden Xi Jinping, tidak ada yang  lebih  besar atau lebih kuat dalam kehidupan rakyat China biasa, selain  Partai  Komunis.
Perusahaan-perusahaan ini telah menciptakan dunia virtual alternatif   bagi orang-orang China dan sangat menguasai kehidupan mereka. Anda  tidak  dapat melewati hari tanpa mengakses salah satu aplikasi ini di  China.
Namun, pengaruh yang sama atas kehidupan orang-orang China   menempatkan mereka dalam persaingan langsung dengan Partai Komunis   China.Tindakan regulator menunjukkan bahwa di bawah Presiden Xi Jinping,    tidak ada yang lebih kuat dalam kehidupan orang China selain partai.
Sumber-sumber di lingkaran keuangan China mengatakan kepada saya    bahwa mereka mencurigai &quot;[Jack Ma] membuat kesal banyak pemimpin puncak    di Beijing&quot; ketika ia membuat pidato yang menolak sektor perbankan    tradisional tahun lalu.
Pidato tersebut menyebabkan media pemerintah mengkritik bisnis Ma,    Alibaba dan Ant Group. Kemudian Ma dan timnya dipanggil oleh regulator    dan peluncuran pasar saham Ant yang sangat dinanti-nantikan pun    ditangguhkan.
Para pengamat memberi tahu saya apa yang dikatakan Ma pada simposium    itu sangat merugikannya. Baik Ant dan Alibaba ingin menyelesaikan    masalah itu.
Dalam sebuah rapat investor minggu ini, pejabat eksekutif Alibaba,    Joe Tsai, mengatakan: &quot;Dari sudut pandang regulasi&amp;hellip;. Dalam kasus kami,    kami telah diawasi dan kami senang untuk menyelesaikan masalah ini.&quot;
Dia menambahkan: &quot;Saya pikir di masa depan, tren global akan    memperlihatkan regulator lebih tertarik untuk mengawasi beberapa area di    mana Anda dapat mengalami persaingan tidak sehat.&quot;</content:encoded></item></channel></rss>
