<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Ingin Jadi Beban Keluarga! Ini Kisah Sukses Mantan Tukang Parkir Main Saham</title><description>Doni Salmanan bisa menjadi inspirasi bagi siapapun yang kini sedang berusaha meraih kesuksesan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/19/455/2427446/tak-ingin-jadi-beban-keluarga-ini-kisah-sukses-mantan-tukang-parkir-main-saham</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/06/19/455/2427446/tak-ingin-jadi-beban-keluarga-ini-kisah-sukses-mantan-tukang-parkir-main-saham"/><item><title>Tak Ingin Jadi Beban Keluarga! Ini Kisah Sukses Mantan Tukang Parkir Main Saham</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/19/455/2427446/tak-ingin-jadi-beban-keluarga-ini-kisah-sukses-mantan-tukang-parkir-main-saham</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/06/19/455/2427446/tak-ingin-jadi-beban-keluarga-ini-kisah-sukses-mantan-tukang-parkir-main-saham</guid><pubDate>Sabtu 19 Juni 2021 03:39 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/18/455/2427446/tak-ingin-jadi-beban-keluarga-ini-kisah-sukses-mantan-tukang-parkir-main-saham-Qiuuj5RmZ3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Doni Salmanan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/18/455/2427446/tak-ingin-jadi-beban-keluarga-ini-kisah-sukses-mantan-tukang-parkir-main-saham-Qiuuj5RmZ3.jpg</image><title>Doni Salmanan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Doni Salmanan bisa menjadi inspirasi bagi siapapun yang kini sedang berusaha meraih kesuksesan. Di mana awalnya Doni berprofesi sebagai penjahit, berpenghasilan sekitar Rp800 ribu per bulannya. Padahal banyak pengeluaran yang harus ditanggung, mulai dari uang sekolah anak -anaknya, listrik, makan, dan lain lain.
&amp;ldquo;Saya tidak ingin menjadi beban untuk keluarga, saya ingin membantu keluarga, sekaligus membuat orang tua saya bangga .Itulah yang menjadi motivasi terkuat saya ,&amp;rdquo; kata Doni Salmanan di Bandung.
Kemudian dia menjadi tukang parkir. Dia menyisihkan yang hanya Rp10.000 &amp;ndash; Rp20.000 untuk ke warung Internet (Warnet). Dia mulai belajar mencari berbagai peluang untuk menjadikannya sukses.
Awalnya dia sempat mencoba Bitcoin, dengan modal seadanya, namun kurang berhasil. Akhirnya ia tertarik dengan trading. Ia mempelajari seputar instrumen trading seperti cryptocurrency, saham, forex, dan lainnya.
Baca Selengkapnya: Kisah Tukang Parkir yang Kini Punya Mobil Mewah karena Main Bitcoin dan Saham</description><content:encoded>JAKARTA - Doni Salmanan bisa menjadi inspirasi bagi siapapun yang kini sedang berusaha meraih kesuksesan. Di mana awalnya Doni berprofesi sebagai penjahit, berpenghasilan sekitar Rp800 ribu per bulannya. Padahal banyak pengeluaran yang harus ditanggung, mulai dari uang sekolah anak -anaknya, listrik, makan, dan lain lain.
&amp;ldquo;Saya tidak ingin menjadi beban untuk keluarga, saya ingin membantu keluarga, sekaligus membuat orang tua saya bangga .Itulah yang menjadi motivasi terkuat saya ,&amp;rdquo; kata Doni Salmanan di Bandung.
Kemudian dia menjadi tukang parkir. Dia menyisihkan yang hanya Rp10.000 &amp;ndash; Rp20.000 untuk ke warung Internet (Warnet). Dia mulai belajar mencari berbagai peluang untuk menjadikannya sukses.
Awalnya dia sempat mencoba Bitcoin, dengan modal seadanya, namun kurang berhasil. Akhirnya ia tertarik dengan trading. Ia mempelajari seputar instrumen trading seperti cryptocurrency, saham, forex, dan lainnya.
Baca Selengkapnya: Kisah Tukang Parkir yang Kini Punya Mobil Mewah karena Main Bitcoin dan Saham</content:encoded></item></channel></rss>
