<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Milenial Sering Pindah Kerja? Ini Ruginya Jadi Kutu Loncat   </title><description>Generasi milenial dikenal sebagai generasi kutu loncat atau job hopper karena sering berpindah-pindah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/20/622/2427942/milenial-sering-pindah-kerja-ini-ruginya-jadi-kutu-loncat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/06/20/622/2427942/milenial-sering-pindah-kerja-ini-ruginya-jadi-kutu-loncat"/><item><title>Milenial Sering Pindah Kerja? Ini Ruginya Jadi Kutu Loncat   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/20/622/2427942/milenial-sering-pindah-kerja-ini-ruginya-jadi-kutu-loncat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/06/20/622/2427942/milenial-sering-pindah-kerja-ini-ruginya-jadi-kutu-loncat</guid><pubDate>Minggu 20 Juni 2021 21:13 WIB</pubDate><dc:creator>Hafid Fuad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/20/622/2427942/milenial-sering-pindah-kerja-ini-ruginya-jadi-kutu-loncat-dxgPmfyfuP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kerja (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/20/622/2427942/milenial-sering-pindah-kerja-ini-ruginya-jadi-kutu-loncat-dxgPmfyfuP.jpg</image><title>Kerja (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA- Generasi milenial dikenal sebagai generasi kutu loncat atau job hopper karena sering berpindah-pindah kerja dengan cepat.

Data survei CareerBuilder yang dilansir dari Forbes pada 2017, sekitar 45% pekerja yang baru lulus dari perguruan tinggi mengaku hanya akan bertahan di perusahaan selama kurang dari dua tahun.

Pindah-pindah beberapa pekerjaan dalam rentang waktu yang singkat dapat menjadi pesan seseorang tidak akan bekerja di satu perusahaan dalam waktu yang lama jika diberikan pekerjaan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jam Kerja Panjang Sebabkan Lebih Banyak Kematian, Ini Pendapat Dokter&amp;nbsp;
Faktanya ada banyak berbagai pendapat tentang alasan para milenial suka pindah tempat bekerja dengan cepat. Berikut beberapa alasan mengapa generasi milenial sering pindah kerja dari akun Instagram @kemnaker, Minggu (20/6/2021) yaitu;

Penyebab milenial suka pindah-pindah kerja:

1. Mudah bosan

2. Tidak cocok dengan budaya perusahaan

3. Ingin gaji yang lebih besar

4. Ingin coba pekerjaan lain


Kerugian bila pindah-pindah kerja:

1. Karier tidak berkembang

2. Pengalaman kerja tidak maksimal

3. Citra buruk di mata HRD

4. Sulit dapat kepercayaan</description><content:encoded>JAKARTA- Generasi milenial dikenal sebagai generasi kutu loncat atau job hopper karena sering berpindah-pindah kerja dengan cepat.

Data survei CareerBuilder yang dilansir dari Forbes pada 2017, sekitar 45% pekerja yang baru lulus dari perguruan tinggi mengaku hanya akan bertahan di perusahaan selama kurang dari dua tahun.

Pindah-pindah beberapa pekerjaan dalam rentang waktu yang singkat dapat menjadi pesan seseorang tidak akan bekerja di satu perusahaan dalam waktu yang lama jika diberikan pekerjaan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jam Kerja Panjang Sebabkan Lebih Banyak Kematian, Ini Pendapat Dokter&amp;nbsp;
Faktanya ada banyak berbagai pendapat tentang alasan para milenial suka pindah tempat bekerja dengan cepat. Berikut beberapa alasan mengapa generasi milenial sering pindah kerja dari akun Instagram @kemnaker, Minggu (20/6/2021) yaitu;

Penyebab milenial suka pindah-pindah kerja:

1. Mudah bosan

2. Tidak cocok dengan budaya perusahaan

3. Ingin gaji yang lebih besar

4. Ingin coba pekerjaan lain


Kerugian bila pindah-pindah kerja:

1. Karier tidak berkembang

2. Pengalaman kerja tidak maksimal

3. Citra buruk di mata HRD

4. Sulit dapat kepercayaan</content:encoded></item></channel></rss>
