<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ivermectin Obat Keras, Erick Thohir: Jangan Konsumsi Tanpa Resep Dokter</title><description>Ivermectin, obat yang diproduksi PT Indofarma Tbk digunakan untuk terapi penanganan Covid-19, bukan obat Covid-19</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/22/320/2429026/ivermectin-obat-keras-erick-thohir-jangan-konsumsi-tanpa-resep-dokter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/06/22/320/2429026/ivermectin-obat-keras-erick-thohir-jangan-konsumsi-tanpa-resep-dokter"/><item><title>Ivermectin Obat Keras, Erick Thohir: Jangan Konsumsi Tanpa Resep Dokter</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/22/320/2429026/ivermectin-obat-keras-erick-thohir-jangan-konsumsi-tanpa-resep-dokter</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/06/22/320/2429026/ivermectin-obat-keras-erick-thohir-jangan-konsumsi-tanpa-resep-dokter</guid><pubDate>Selasa 22 Juni 2021 13:30 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/22/320/2429026/ivermectin-obat-keras-erick-thohir-jangan-konsumsi-tanpa-resep-dokter-ZK0KFPEtUO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/22/320/2429026/ivermectin-obat-keras-erick-thohir-jangan-konsumsi-tanpa-resep-dokter-ZK0KFPEtUO.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/BUMN)</title></images><description>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan bahwa Ivermectin, obat yang diproduksi PT Indofarma Tbk digunakan untuk terapi penanganan Covid-19, bukan obat Covid-19.
Hal ini pun, kata Erick Thohir terus dikomunikasi dengan Kementerian Kesehatan. Sebab, dari studi yang ada, Ivermectin dianggap bisa membantu terapi pencegahan dan harganya sangat murah.
&quot;Tapi kembali ditekankan ini adalah terapi, bukan obat Covid-19. Ini bagian dari salah satu terapi,&quot; ujar Erick Thohir, dikutip dari Antara, di Jakarta, Selasa (22/6/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Ivermectin, Obat Covid-19 dengan Harga Rp7.000
Erick juga mengingatkan Ivermectin merupakan obat keras dan harus digunakan dengan resep serta pengawasan dokter, sehingga tidak boleh asal-asalan dalam mengonsumsinya.
&quot;Harap diingat, Ivermectin tergolong obat keras dan harus digunakan dengan resep serta pengawasan dokter. Jadi, jangan sekali-kali mengkonsumsi obat ini tanpa resep dokter,&quot; ujar Erick Thohir.
Lebih lanjut ia menjelaskan Ivermectin adalah obat anti-parasit yang sudah digunakan terbatas untuk terapi penyembuhan Covid-19 di berbagai negara dari India sampai Amerika, juga Indonesia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Erick Thohir Perbanyak Ivermectin Obat Covid-19, Moeldoko: Langkah Tepat
Seperti obat-obat untuk penyakit lain yang berpotensi untuk penanganan Covid-19. Ivermectin masih terus diuji untuk penambahan indikasi penggunaan untuk Covid-19.
&quot;Namun dalam kondisi pandemi yang butuh penanganan cepat dan dengan izin edar dari Badan POM ini, Indofarma siap produksi 4 juta tablet per bulan dan menjualnya dengan harga terjangkau agar bisa bangun kemandirian bangsa dan membantu penanganan Covid-19,&quot; ujar Menteri BUMN Erick Thohir.Erick juga kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap patuh dan disiplin menjalankan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 saat ini.
&quot;Walaupun usaha maksimal sudah dilakukan dalam memerangi pandemi ini, kita harus tetap mengutamakan disiplin protokol kesehatan dan vaksinasi. Kerja sama pemerintah dan masyarakat akan membantu kita keluar dari pandemi,&quot; kata Erick Thohir.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan bahwa Ivermectin, obat yang diproduksi PT Indofarma Tbk digunakan untuk terapi penanganan Covid-19, bukan obat Covid-19.
Hal ini pun, kata Erick Thohir terus dikomunikasi dengan Kementerian Kesehatan. Sebab, dari studi yang ada, Ivermectin dianggap bisa membantu terapi pencegahan dan harganya sangat murah.
&quot;Tapi kembali ditekankan ini adalah terapi, bukan obat Covid-19. Ini bagian dari salah satu terapi,&quot; ujar Erick Thohir, dikutip dari Antara, di Jakarta, Selasa (22/6/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Ivermectin, Obat Covid-19 dengan Harga Rp7.000
Erick juga mengingatkan Ivermectin merupakan obat keras dan harus digunakan dengan resep serta pengawasan dokter, sehingga tidak boleh asal-asalan dalam mengonsumsinya.
&quot;Harap diingat, Ivermectin tergolong obat keras dan harus digunakan dengan resep serta pengawasan dokter. Jadi, jangan sekali-kali mengkonsumsi obat ini tanpa resep dokter,&quot; ujar Erick Thohir.
Lebih lanjut ia menjelaskan Ivermectin adalah obat anti-parasit yang sudah digunakan terbatas untuk terapi penyembuhan Covid-19 di berbagai negara dari India sampai Amerika, juga Indonesia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Erick Thohir Perbanyak Ivermectin Obat Covid-19, Moeldoko: Langkah Tepat
Seperti obat-obat untuk penyakit lain yang berpotensi untuk penanganan Covid-19. Ivermectin masih terus diuji untuk penambahan indikasi penggunaan untuk Covid-19.
&quot;Namun dalam kondisi pandemi yang butuh penanganan cepat dan dengan izin edar dari Badan POM ini, Indofarma siap produksi 4 juta tablet per bulan dan menjualnya dengan harga terjangkau agar bisa bangun kemandirian bangsa dan membantu penanganan Covid-19,&quot; ujar Menteri BUMN Erick Thohir.Erick juga kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap patuh dan disiplin menjalankan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 saat ini.
&quot;Walaupun usaha maksimal sudah dilakukan dalam memerangi pandemi ini, kita harus tetap mengutamakan disiplin protokol kesehatan dan vaksinasi. Kerja sama pemerintah dan masyarakat akan membantu kita keluar dari pandemi,&quot; kata Erick Thohir.</content:encoded></item></channel></rss>
