<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Airlangga Ajak Pengusaha Ceko Investasi Bangun Infrastruktur di RI</title><description>Airlangga mengatakan, Ceko memberikan dukungan kepada Indonesia menuju  global economic recovery melalui pembangunan berkelanjutan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/22/320/2429224/menko-airlangga-ajak-pengusaha-ceko-investasi-bangun-infrastruktur-di-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/06/22/320/2429224/menko-airlangga-ajak-pengusaha-ceko-investasi-bangun-infrastruktur-di-ri"/><item><title>Menko Airlangga Ajak Pengusaha Ceko Investasi Bangun Infrastruktur di RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/22/320/2429224/menko-airlangga-ajak-pengusaha-ceko-investasi-bangun-infrastruktur-di-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/06/22/320/2429224/menko-airlangga-ajak-pengusaha-ceko-investasi-bangun-infrastruktur-di-ri</guid><pubDate>Selasa 22 Juni 2021 18:11 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/22/320/2429224/menko-airlangga-ajak-pengusaha-ceko-investasi-bangun-infrastruktur-di-ri-SWtFwqVSxF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenko Perekonomian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/22/320/2429224/menko-airlangga-ajak-pengusaha-ceko-investasi-bangun-infrastruktur-di-ri-SWtFwqVSxF.jpg</image><title>Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenko Perekonomian)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga mengajak pengusaha Ceko untuk investasi di Indonesia. Diamengatakan, Ceko memberikan dukungan kepada Indonesia menuju global economic recovery melalui pembangunan berkelanjutan.
&amp;ldquo;Saya mengajak para pelaku bisnis Ceko untuk menjadi mitra pembangunan infrastruktur dan digitalisasi serta giat berinvestasi di Indonesia, sejalan dan seiring dengan langkah transformasi ekonomi dan reformasi struktural yang tengah dilakukan pemerintah Indonesia saat ini melalui UU Cipta Kerja,&amp;rdquo; kata Menko Airlangga Hartarto dilansir dari Antara, Selasa (22/6/2021).
Baca Juga: Tugas Berat Jokowi untuk Satgas Investasi, Bahlil: Kita Ingin Tegak Lurus
 
Menurut dia,  upaya-upaya perbaikan regulasi akan terus dilakukan pemerintah Indonesia guna menciptakan iklim investasi yang lebih baik, diiringi dengan reformasi di bidang lingkungan hidup dan ketenagakerjaan yang berlandaskan pada ketentuan dan standar internasional.
Dukungan tersebut disampaikan Ceko saat Menko Airlangga menerima kunjungan Menteri Lingkungan Hidup Ceko Richard Brabec yang disertai Duta Besar Republik Ceko untuk Indonesia Jaroslav Dolec&amp;#780;ek, Wakil Menteri Perindustrian dan Perdagangan Republik Ceko  Martina Tauberov&amp;aacute;, dan Presiden Konfederasi Industri Republik Ceko Jaroslav Han&amp;aacute;k.
Baca Juga: Ditarget Rp900 Triliun, Menteri Investasi: Pekerjaan Berat Sekali
 
Dijelaskan oleh Menteri Brabec bahwa Presidensi Uni Eropa (UE) dibawah Ceko nantinya akan mendukung langkah pemerintah Indonesia dalam pengembangan minyak sawit berkelanjutan dan menegaskan bahwa UE sama sekali tidak menerapkan importation ban produk minyak sawit dari Indonesia. Untuk itu Ceko akan terus melakukan koordinasi dan konsultasi bersama komisi dan parlemen Eropa guna mendukung langkah Indonesia tersebut.
Kedua negara juga akan lebih mengintensifkan kerjasama di bidang lingkungan hidup antara lain di bidang penanganan sampah perkotaan dan pengelolaan sampah plastik dimana Ceko banyak memiliki keunggulan, pengalaman dan expertise. Selain itu telah diidentifikasi sejumlah kerja sama potensial kedua negara di bidang renewable energy guna penurunan emisi gas buang seperti hydropower, geothermal, tenaga surya, dan kerjasama pengembangan teknologi baterai untuk mobil listrik.
&amp;nbsp;Sebagai sesama negara produsen batu bara, Ceko siap mendukung  pemanfaatan batu bara yang bersih dan ramah lingkungan (clean coal  technology). Kedua negara juga telah menyepakati pertukaran experts di  bidang Sumber Daya Mineral melalui pembentukan Working Group dalam  mekanisme kerjasama bilateral.
Terkait perubahan iklim, Indonesia terus berupaya untuk memenuhi  National Determined Contributions (NDC) sesuai target Perjanjian Paris  dan target yang terangkum dalam Sustainable Development Goals (SDGs).  Dijelaskan komitmen kuat Indonesia dalam mencapai target pengurangan  emisi gas buang sebesar 29 persen (secara mandiri) dan 41 persen dengan  dukungan dan kolaborasi internasional.
Dalam kesempatan tersebut, pihak Ceko memberikan apresiasi upaya  Indonesia dalam menurunkan laju deforestasi di Indonesia dan untuk itu  ditegaskan kembali kesiapan Ceko untuk mendukung dan bekerjasama lebih  erat di bidang kehutanan.
Di bidang perdagangan, keduanya sepakat untuk mendorong percepatan  penyelesaian perundingan Indonesia-EU Comprehensive Economic Partnership  Agreement (I-EU CEPA) yang saat ini tengah dirundingkan kedua pihak.  Dalam kaitan tersebut keduanya berharap penyelesaian perundingan dapat  tercapai pada saat Ceko menjabat sebagai Presidensi Uni Eropa dan  Indonesia menjabat sebagai Presidensi G20 di 2022.
Hal tersebut diharapkan akan memberikan dorongan/boost dan memberikan  sinyal positif bagi dunia usaha nasional masing-masing dan dalam upaya  menuju global economic recovery.
&amp;ldquo;Hubungan ekonomi bilateral kedua negara telah menunjukkan tren yang  stabil meskipun pandemi dan dampak ekonomi global telah memaksa setiap  negara untuk memperkuat upayanya untuk meningkatkan hubungan ekonomi  dengan mitra ekonomi mereka,&amp;rdquo; ujar Menko Airlangga.
Adapun sehubungan dengan penanganan pandemi COVID-19, pemerintah Ceko  juga siap membantu dan bekerjasama dalam pengadaan vaksin, obat-obatan  dan alat kesehatan.
Kunjungan yang dilakukan di tengah pandemi COVID-19 tersebut  menunjukkan komitmen kuat Ceko untuk senantiasa meningkatkan kerjasama  bilateral dengan Indonesia di bidang ekonomi, perdagangan dan lingkungan  hidup.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga mengajak pengusaha Ceko untuk investasi di Indonesia. Diamengatakan, Ceko memberikan dukungan kepada Indonesia menuju global economic recovery melalui pembangunan berkelanjutan.
&amp;ldquo;Saya mengajak para pelaku bisnis Ceko untuk menjadi mitra pembangunan infrastruktur dan digitalisasi serta giat berinvestasi di Indonesia, sejalan dan seiring dengan langkah transformasi ekonomi dan reformasi struktural yang tengah dilakukan pemerintah Indonesia saat ini melalui UU Cipta Kerja,&amp;rdquo; kata Menko Airlangga Hartarto dilansir dari Antara, Selasa (22/6/2021).
Baca Juga: Tugas Berat Jokowi untuk Satgas Investasi, Bahlil: Kita Ingin Tegak Lurus
 
Menurut dia,  upaya-upaya perbaikan regulasi akan terus dilakukan pemerintah Indonesia guna menciptakan iklim investasi yang lebih baik, diiringi dengan reformasi di bidang lingkungan hidup dan ketenagakerjaan yang berlandaskan pada ketentuan dan standar internasional.
Dukungan tersebut disampaikan Ceko saat Menko Airlangga menerima kunjungan Menteri Lingkungan Hidup Ceko Richard Brabec yang disertai Duta Besar Republik Ceko untuk Indonesia Jaroslav Dolec&amp;#780;ek, Wakil Menteri Perindustrian dan Perdagangan Republik Ceko  Martina Tauberov&amp;aacute;, dan Presiden Konfederasi Industri Republik Ceko Jaroslav Han&amp;aacute;k.
Baca Juga: Ditarget Rp900 Triliun, Menteri Investasi: Pekerjaan Berat Sekali
 
Dijelaskan oleh Menteri Brabec bahwa Presidensi Uni Eropa (UE) dibawah Ceko nantinya akan mendukung langkah pemerintah Indonesia dalam pengembangan minyak sawit berkelanjutan dan menegaskan bahwa UE sama sekali tidak menerapkan importation ban produk minyak sawit dari Indonesia. Untuk itu Ceko akan terus melakukan koordinasi dan konsultasi bersama komisi dan parlemen Eropa guna mendukung langkah Indonesia tersebut.
Kedua negara juga akan lebih mengintensifkan kerjasama di bidang lingkungan hidup antara lain di bidang penanganan sampah perkotaan dan pengelolaan sampah plastik dimana Ceko banyak memiliki keunggulan, pengalaman dan expertise. Selain itu telah diidentifikasi sejumlah kerja sama potensial kedua negara di bidang renewable energy guna penurunan emisi gas buang seperti hydropower, geothermal, tenaga surya, dan kerjasama pengembangan teknologi baterai untuk mobil listrik.
&amp;nbsp;Sebagai sesama negara produsen batu bara, Ceko siap mendukung  pemanfaatan batu bara yang bersih dan ramah lingkungan (clean coal  technology). Kedua negara juga telah menyepakati pertukaran experts di  bidang Sumber Daya Mineral melalui pembentukan Working Group dalam  mekanisme kerjasama bilateral.
Terkait perubahan iklim, Indonesia terus berupaya untuk memenuhi  National Determined Contributions (NDC) sesuai target Perjanjian Paris  dan target yang terangkum dalam Sustainable Development Goals (SDGs).  Dijelaskan komitmen kuat Indonesia dalam mencapai target pengurangan  emisi gas buang sebesar 29 persen (secara mandiri) dan 41 persen dengan  dukungan dan kolaborasi internasional.
Dalam kesempatan tersebut, pihak Ceko memberikan apresiasi upaya  Indonesia dalam menurunkan laju deforestasi di Indonesia dan untuk itu  ditegaskan kembali kesiapan Ceko untuk mendukung dan bekerjasama lebih  erat di bidang kehutanan.
Di bidang perdagangan, keduanya sepakat untuk mendorong percepatan  penyelesaian perundingan Indonesia-EU Comprehensive Economic Partnership  Agreement (I-EU CEPA) yang saat ini tengah dirundingkan kedua pihak.  Dalam kaitan tersebut keduanya berharap penyelesaian perundingan dapat  tercapai pada saat Ceko menjabat sebagai Presidensi Uni Eropa dan  Indonesia menjabat sebagai Presidensi G20 di 2022.
Hal tersebut diharapkan akan memberikan dorongan/boost dan memberikan  sinyal positif bagi dunia usaha nasional masing-masing dan dalam upaya  menuju global economic recovery.
&amp;ldquo;Hubungan ekonomi bilateral kedua negara telah menunjukkan tren yang  stabil meskipun pandemi dan dampak ekonomi global telah memaksa setiap  negara untuk memperkuat upayanya untuk meningkatkan hubungan ekonomi  dengan mitra ekonomi mereka,&amp;rdquo; ujar Menko Airlangga.
Adapun sehubungan dengan penanganan pandemi COVID-19, pemerintah Ceko  juga siap membantu dan bekerjasama dalam pengadaan vaksin, obat-obatan  dan alat kesehatan.
Kunjungan yang dilakukan di tengah pandemi COVID-19 tersebut  menunjukkan komitmen kuat Ceko untuk senantiasa meningkatkan kerjasama  bilateral dengan Indonesia di bidang ekonomi, perdagangan dan lingkungan  hidup.</content:encoded></item></channel></rss>
