<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Produksi dan Ekspor Pala Ditargetkan Naik 3 Kali Lipat</title><description>Pala merupakan komoditas rempah yang paling besar mendapat porsi pengembangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/22/320/2429280/produksi-dan-ekspor-pala-ditargetkan-naik-3-kali-lipat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/06/22/320/2429280/produksi-dan-ekspor-pala-ditargetkan-naik-3-kali-lipat"/><item><title>Produksi dan Ekspor Pala Ditargetkan Naik 3 Kali Lipat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/22/320/2429280/produksi-dan-ekspor-pala-ditargetkan-naik-3-kali-lipat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/06/22/320/2429280/produksi-dan-ekspor-pala-ditargetkan-naik-3-kali-lipat</guid><pubDate>Selasa 22 Juni 2021 20:19 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/22/320/2429280/produksi-dan-ekspor-pala-ditargetkan-naik-3-kali-lipat-B3AV0Y3Yg6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Biji Pala (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/22/320/2429280/produksi-dan-ekspor-pala-ditargetkan-naik-3-kali-lipat-B3AV0Y3Yg6.jpg</image><title>Biji Pala (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Pala merupakan komoditas rempah yang paling besar mendapat porsi pengembangan. Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan), melakukan perluasan pala 1.450 hektar (Ha), dan rehabilitas 650 Ha. Pala menjadi target peningkatan produksi untuk rempah.
Baca Juga: Daftar Produk Rempah RI yang Mendunia, Nomor 6 Sempat Mahal Efek Corona
Direktur Tanaman Semusim dan Rempah, Ditjen Perkebunan, Kementan, Hendratmo Bagus Hudoro mengatakan, pala merupakan salah satu komoditas rempah yang mendapat alokasi pengembangan yang paling besar pada 2021.
Baca Juga:&amp;nbsp; Lezatnya Rawon Kaya Rempah Khas Semarang, Makin Nikmat Ditambahkan Telur Asin
&amp;ldquo;Targetnya untuk meningkatkan produksi dan ekspor tiga kali lipat,&amp;rdquo; ujar Hendratmo di Jakarta, Selasa (22/6/2021).
Bagus menyebutkan, pada tahun 2021, produksi pala ditargetkan sebesar 42.900 ton. Target tersebut tersebut sudah masuk ke prioritas nasional sehingga diharapkan ekspor meningkat.
Berdasarkan data statistik Ditjen Perkebunan pada tahun 2018, luas  areal tanaman pala di Indonesia 202.325 Ha dengan produksi 36.242  ton/tahun. Sedangkan ekspor pala pada 2018 mencapai 20.202 ton.
Pala termasuk dalam program Gerakan Peningkatan Produksi, Nilai  Tambah dan Daya Saing Perkebunan (Grasida) Kementan. Diharapkan produksi  dapat meningkat sebesar 35%, nilai ekspor 300%. Nilai ekspor pala  ditargetkan meningkat sebesar USD1.124 pada 2024 dari USD112 pada 2019.</description><content:encoded>JAKARTA - Pala merupakan komoditas rempah yang paling besar mendapat porsi pengembangan. Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan), melakukan perluasan pala 1.450 hektar (Ha), dan rehabilitas 650 Ha. Pala menjadi target peningkatan produksi untuk rempah.
Baca Juga: Daftar Produk Rempah RI yang Mendunia, Nomor 6 Sempat Mahal Efek Corona
Direktur Tanaman Semusim dan Rempah, Ditjen Perkebunan, Kementan, Hendratmo Bagus Hudoro mengatakan, pala merupakan salah satu komoditas rempah yang mendapat alokasi pengembangan yang paling besar pada 2021.
Baca Juga:&amp;nbsp; Lezatnya Rawon Kaya Rempah Khas Semarang, Makin Nikmat Ditambahkan Telur Asin
&amp;ldquo;Targetnya untuk meningkatkan produksi dan ekspor tiga kali lipat,&amp;rdquo; ujar Hendratmo di Jakarta, Selasa (22/6/2021).
Bagus menyebutkan, pada tahun 2021, produksi pala ditargetkan sebesar 42.900 ton. Target tersebut tersebut sudah masuk ke prioritas nasional sehingga diharapkan ekspor meningkat.
Berdasarkan data statistik Ditjen Perkebunan pada tahun 2018, luas  areal tanaman pala di Indonesia 202.325 Ha dengan produksi 36.242  ton/tahun. Sedangkan ekspor pala pada 2018 mencapai 20.202 ton.
Pala termasuk dalam program Gerakan Peningkatan Produksi, Nilai  Tambah dan Daya Saing Perkebunan (Grasida) Kementan. Diharapkan produksi  dapat meningkat sebesar 35%, nilai ekspor 300%. Nilai ekspor pala  ditargetkan meningkat sebesar USD1.124 pada 2024 dari USD112 pada 2019.</content:encoded></item></channel></rss>
