<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Covid-19 Melonjak, IHSG Sulit Rebound</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah pada penutupan perdagangan sesi terakhir hari ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/23/278/2429927/kasus-covid-19-melonjak-ihsg-sulit-rebound</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/06/23/278/2429927/kasus-covid-19-melonjak-ihsg-sulit-rebound"/><item><title>Kasus Covid-19 Melonjak, IHSG Sulit Rebound</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/23/278/2429927/kasus-covid-19-melonjak-ihsg-sulit-rebound</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/06/23/278/2429927/kasus-covid-19-melonjak-ihsg-sulit-rebound</guid><pubDate>Rabu 23 Juni 2021 19:56 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/23/278/2429927/kasus-covid-19-melonjak-ihsg-sulit-rebound-zeicwQgyEK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/23/278/2429927/kasus-covid-19-melonjak-ihsg-sulit-rebound-zeicwQgyEK.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah pada penutupan perdagangan sesi terakhir hari ini (Rabu, 23/6/2021). IHSG ditutup tertekan 0,88 persen ke level 6.034.
Technical Analyst BCA Sekuritas, Muhammad Syahrizannas, menilai, secara teknikal hari ini pergerakan IHSG terbilang flat. Adapun indeks bergerak di rentang 6.034 hingga 6.100.
Baca Juga:&amp;nbsp; 307 Saham Merah, IHSG Turun ke Level 6.034
 
&amp;ldquo;Kalau kita lihat secara teknikal untuk pergerakan indeks ini kan tertekannya di tanggal 22, kemarin itu sampai menyentuh level di bawah 6.000 lagi. Hari ini indeks bergerak flat di rentang 6.034 sampai dengan sempat testing level 6.100, bahkan higher high saat ini di level 6.130 untuk indeksnya,&amp;rdquo; ujarnya dalam acara 2ND Session Closing Market IDX Channel, Rabu (23/6/2021).
Baca Juga: IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan pada Level 6.052-6.142
 
Menurut Syahrizannas, katalis yang menahan pergerakan IHSG, yakni adanya peningkatan dari kasus aktif Covid-19 di Indonesia.
&amp;ldquo;Saya lihat di sini kekhawatiran daripada para pelaku pasar itu masih tertuju pada virus Corona ya. Di dalam negeri peningkatan daripada kasus aktif yang semakin meningkat,&amp;rdquo; kata dia.
Lanjutnya, dengan adanya sentimen negatif tersebut jelas semakin  memperkecil potensi untuk market bisa kembali rebound ke level 6.100.  Namun, untuk waktu terdekat indeks dinilai cukup berfluktuatif, yakni di  atas level 6.000.
&amp;ldquo;Untuk terdekat memang indeks cukup berfluktuasi, yakni di level di  atas 6.000. Jika pergerakan lanjutan kurang lebih di rentang 6.034  sampai di 6.122 untuk support dan resistancenya,&amp;rdquo; ucap Analis tersebut.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah pada penutupan perdagangan sesi terakhir hari ini (Rabu, 23/6/2021). IHSG ditutup tertekan 0,88 persen ke level 6.034.
Technical Analyst BCA Sekuritas, Muhammad Syahrizannas, menilai, secara teknikal hari ini pergerakan IHSG terbilang flat. Adapun indeks bergerak di rentang 6.034 hingga 6.100.
Baca Juga:&amp;nbsp; 307 Saham Merah, IHSG Turun ke Level 6.034
 
&amp;ldquo;Kalau kita lihat secara teknikal untuk pergerakan indeks ini kan tertekannya di tanggal 22, kemarin itu sampai menyentuh level di bawah 6.000 lagi. Hari ini indeks bergerak flat di rentang 6.034 sampai dengan sempat testing level 6.100, bahkan higher high saat ini di level 6.130 untuk indeksnya,&amp;rdquo; ujarnya dalam acara 2ND Session Closing Market IDX Channel, Rabu (23/6/2021).
Baca Juga: IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan pada Level 6.052-6.142
 
Menurut Syahrizannas, katalis yang menahan pergerakan IHSG, yakni adanya peningkatan dari kasus aktif Covid-19 di Indonesia.
&amp;ldquo;Saya lihat di sini kekhawatiran daripada para pelaku pasar itu masih tertuju pada virus Corona ya. Di dalam negeri peningkatan daripada kasus aktif yang semakin meningkat,&amp;rdquo; kata dia.
Lanjutnya, dengan adanya sentimen negatif tersebut jelas semakin  memperkecil potensi untuk market bisa kembali rebound ke level 6.100.  Namun, untuk waktu terdekat indeks dinilai cukup berfluktuatif, yakni di  atas level 6.000.
&amp;ldquo;Untuk terdekat memang indeks cukup berfluktuasi, yakni di level di  atas 6.000. Jika pergerakan lanjutan kurang lebih di rentang 6.034  sampai di 6.122 untuk support dan resistancenya,&amp;rdquo; ucap Analis tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
