<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PUPR Bangun Rusun untuk Tenaga Medis, Anggarannya Rp17,9 Miliar</title><description>Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun rumah susun untuk tenaga paramedis di Gorontalo Utara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/23/470/2429669/pupr-bangun-rusun-untuk-tenaga-medis-anggarannya-rp17-9-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/06/23/470/2429669/pupr-bangun-rusun-untuk-tenaga-medis-anggarannya-rp17-9-miliar"/><item><title>PUPR Bangun Rusun untuk Tenaga Medis, Anggarannya Rp17,9 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/23/470/2429669/pupr-bangun-rusun-untuk-tenaga-medis-anggarannya-rp17-9-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/06/23/470/2429669/pupr-bangun-rusun-untuk-tenaga-medis-anggarannya-rp17-9-miliar</guid><pubDate>Rabu 23 Juni 2021 22:04 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/23/470/2429669/pupr-bangun-rusun-untuk-tenaga-medis-anggarannya-rp17-9-miliar-lfJYjcgg53.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Rumah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/23/470/2429669/pupr-bangun-rusun-untuk-tenaga-medis-anggarannya-rp17-9-miliar-lfJYjcgg53.jpeg</image><title>Rumah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun rumah susun (rusun) untuk tenaga paramedis di Gorontalo Utara. Pembangunan rusun ini sebagai upaya mendukung pekerja medis melaksanakan tugas menjaga kesehatan masyarakat.
&quot;Rumah susun bagi tenaga medis juga diperlukan mengingat mereka bekerja tanpa kenal lelah menjaga masyarakat agar tetap sehat dan terhindar dari COVID-19. Kami ingin tenaga medis bisa tinggal dengan nyaman sehingga kesehatan mereka juga terjaga dengan baik,&quot; kata Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid dilansir dari Antara, Rabu (23/6/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp; PUPR Bangun Rusun Atlet Tipe 24, Nilainya Rp12,59 miliar
 
Pembangunan rusun tenaga paramedis di Gorontalo Utara, ujar dia, akan dilaksanakan oleh Satuan Kerja (Satker) Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi I.
Kepala Satker Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo, Alwi Mahdali, menyatakan rusun tersebut berlokasi di Kabupaten Gorontalo Utara dan diperuntukkan bagi tenaga paramedis yang bertugas di Rumah Sakit dr Zainal Umar Sidiki Gorontalo Utara.
Baca Juga: Kemekumham Terima Rusun untuk Pegawai dari Kementerian PUPR
 
&quot;Pembangunan rusun tenaga paramedis tersebut senilai Rp17,9 miliar. Kontraktor pelaksana PT Tata Guna Pratama dan konsultan PT Bermuda Konsultan. Pembangunan Rusun dimulai dari tanggal 29 April 2021 dan ditargetkan selesai pada bulan Desember 2021 dalam kurun waktu 240 hari kerja,&quot; paparnya.
Selain itu, ujar dia, rusun tersebut dibangun di atas lahan 1,3 hektare dengan konstruksi bawah borfile dengan diameter 80 cm dan kedalaman sampai 9 meter. Rusun tersebut, lanjutnya, akan dibangun setinggi tiga lantai dengan 40 unit hunian tipe 36 serta dilengkapi dengan fasilitas standar gedung negara serta bantuan PSU pendukung di halaman landscape rumah susun.
Wakil Ketua DPR RI Rachmad Gobel menyatakan adanya pembangunan  fasilitas publik termasuk hunian untuk para tenaga medis di daerah ini  merupakan salah satu harapan agar investasi pemerintah sejalan dengan  pertumbuhan perekonomian daerah yang akan mampu mendorong penurunan  angka kemiskinan serta agar tenaga medis memiliki tempat tinggal yang  nyaman.
&quot;Pembangunan rusun tersebut merupakan kolaborasi yang baik antara  pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan DPRD setempat,&quot; katanya.
Ia juga menginginkan agar pemda ikut mengawasi proses pembangunan  rusun ini dan berbagai program bantuan pemerintah lainnya agar hasilnya  sesuai harapan.
Sementara itu Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin menyampaikan  kebutuhan hunian sementara bagi tenaga medis yang bertugas di RS dr  Zainal Umar Sidiki ini masih belum maksimal karena tenaga medis yang  berjumlah 287 orang.
Indra Yasin mengungkapkan sekitar 50 persen petugas paramedis saat  ini juga masih tinggal di luar Gorontalo Utara sehingga menjadi kendala  terhadap pelayanan medis untuk masyarakat.
&quot;Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu  terutama Kementerian PUPR yang sudah memberikan bantuan berupa  pembangunan rusun untuk tenaga medis,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun rumah susun (rusun) untuk tenaga paramedis di Gorontalo Utara. Pembangunan rusun ini sebagai upaya mendukung pekerja medis melaksanakan tugas menjaga kesehatan masyarakat.
&quot;Rumah susun bagi tenaga medis juga diperlukan mengingat mereka bekerja tanpa kenal lelah menjaga masyarakat agar tetap sehat dan terhindar dari COVID-19. Kami ingin tenaga medis bisa tinggal dengan nyaman sehingga kesehatan mereka juga terjaga dengan baik,&quot; kata Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid dilansir dari Antara, Rabu (23/6/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp; PUPR Bangun Rusun Atlet Tipe 24, Nilainya Rp12,59 miliar
 
Pembangunan rusun tenaga paramedis di Gorontalo Utara, ujar dia, akan dilaksanakan oleh Satuan Kerja (Satker) Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi I.
Kepala Satker Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo, Alwi Mahdali, menyatakan rusun tersebut berlokasi di Kabupaten Gorontalo Utara dan diperuntukkan bagi tenaga paramedis yang bertugas di Rumah Sakit dr Zainal Umar Sidiki Gorontalo Utara.
Baca Juga: Kemekumham Terima Rusun untuk Pegawai dari Kementerian PUPR
 
&quot;Pembangunan rusun tenaga paramedis tersebut senilai Rp17,9 miliar. Kontraktor pelaksana PT Tata Guna Pratama dan konsultan PT Bermuda Konsultan. Pembangunan Rusun dimulai dari tanggal 29 April 2021 dan ditargetkan selesai pada bulan Desember 2021 dalam kurun waktu 240 hari kerja,&quot; paparnya.
Selain itu, ujar dia, rusun tersebut dibangun di atas lahan 1,3 hektare dengan konstruksi bawah borfile dengan diameter 80 cm dan kedalaman sampai 9 meter. Rusun tersebut, lanjutnya, akan dibangun setinggi tiga lantai dengan 40 unit hunian tipe 36 serta dilengkapi dengan fasilitas standar gedung negara serta bantuan PSU pendukung di halaman landscape rumah susun.
Wakil Ketua DPR RI Rachmad Gobel menyatakan adanya pembangunan  fasilitas publik termasuk hunian untuk para tenaga medis di daerah ini  merupakan salah satu harapan agar investasi pemerintah sejalan dengan  pertumbuhan perekonomian daerah yang akan mampu mendorong penurunan  angka kemiskinan serta agar tenaga medis memiliki tempat tinggal yang  nyaman.
&quot;Pembangunan rusun tersebut merupakan kolaborasi yang baik antara  pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan DPRD setempat,&quot; katanya.
Ia juga menginginkan agar pemda ikut mengawasi proses pembangunan  rusun ini dan berbagai program bantuan pemerintah lainnya agar hasilnya  sesuai harapan.
Sementara itu Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin menyampaikan  kebutuhan hunian sementara bagi tenaga medis yang bertugas di RS dr  Zainal Umar Sidiki ini masih belum maksimal karena tenaga medis yang  berjumlah 287 orang.
Indra Yasin mengungkapkan sekitar 50 persen petugas paramedis saat  ini juga masih tinggal di luar Gorontalo Utara sehingga menjadi kendala  terhadap pelayanan medis untuk masyarakat.
&quot;Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu  terutama Kementerian PUPR yang sudah memberikan bantuan berupa  pembangunan rusun untuk tenaga medis,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
