<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rupiah Menguat, Investor Cerna Komentar Pejabat The Fed</title><description>Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi menguat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/25/320/2430722/rupiah-menguat-investor-cerna-komentar-pejabat-the-fed</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/06/25/320/2430722/rupiah-menguat-investor-cerna-komentar-pejabat-the-fed"/><item><title>Rupiah Menguat, Investor Cerna Komentar Pejabat The Fed</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/25/320/2430722/rupiah-menguat-investor-cerna-komentar-pejabat-the-fed</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/06/25/320/2430722/rupiah-menguat-investor-cerna-komentar-pejabat-the-fed</guid><pubDate>Jum'at 25 Juni 2021 10:32 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/25/320/2430722/rupiah-menguat-investor-cerna-komentar-pejabat-the-fed-OenDcETnUP.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah. Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/25/320/2430722/rupiah-menguat-investor-cerna-komentar-pejabat-the-fed-OenDcETnUP.jpeg</image><title>Uang Rupiah. Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi menguat. Rupiah menguat seiring pelaku pasar yang mencerna komentar beragam terkait kebijakan moneter oleh pejabat bank sentral AS The Fed.
Rupiah menguat 20 poin atau 0,14% ke posisi Rp14.420 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.440 per dolar AS, dilansir dari Antara, Jumat (25/6/2021).
Baca Juga: Rupiah Melemah 0,21% pada Level Rp14.432/USD 
 
&quot;Pasar mata uang bergerak lesu di tengah trader yang mempertimbangkan sinyal yang berbeda dari para pejabat Federal Reserve AS terkait waktu pemangkasan stimulus moneter,&quot; tulis Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya.
Dolar AS mendapatkan beberapa dukungan semalam dari dua pejabat The Fed yang mengatakan bahwa periode inflasi yang tinggi di Amerika Serikat dapat lebih lama dari perkiraan.
Baca Juga: Rupiah Pagi Ini Parkir di Level Rp14.425/USD 
 
Presiden The Fed Richmond Thomas Barkin menyatakan bahwa tekanan inflasi jangka pendek akan mereda menuju kuartal keempat. Sedangkan Presiden The Fed Philadelphia Patrick Harker menyampaikan bahwa ekonomi AS pada umumnya dalam kondisi yang baik.
Namun, pada Selasa (22/6) lalu, Gubernur The Fed Jerome Powell mengatakan bahwa tekanan harga seharusnya akan mereda dengan sendirinya.Dolar AS melemah pada hari Kamis (24/6) lalu, setelah menghabiskan  pekan ini secara bertahap menjauh dari level tertinggi dua bulan setelah  sikap Federal Reserve AS yang secara mengejutkan hawkish dalam hasil  pertemuan mereka pada pekan lalu.
Indeks dolar yang mengukur kekuatan dolar terhadap mata uang utama  lainnya saat ini berada di level 91,769, turun dibandingkan posisi  penutupan sebelumnya yaitu di posisi 91,814.
Sedangkan imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun saat ini berada di  level 1,497%, naik dibandingkan posisi penutupan sebelumnya 1,487%.
Pada Kamis (24/6) lalu, rupiah ditutup terkoreksi 7 poin atau 0,05%  ke posisi Rp14.440 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan  perdagangan sebelumnya Rp14.433 per dolar AS.</description><content:encoded>JAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi menguat. Rupiah menguat seiring pelaku pasar yang mencerna komentar beragam terkait kebijakan moneter oleh pejabat bank sentral AS The Fed.
Rupiah menguat 20 poin atau 0,14% ke posisi Rp14.420 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.440 per dolar AS, dilansir dari Antara, Jumat (25/6/2021).
Baca Juga: Rupiah Melemah 0,21% pada Level Rp14.432/USD 
 
&quot;Pasar mata uang bergerak lesu di tengah trader yang mempertimbangkan sinyal yang berbeda dari para pejabat Federal Reserve AS terkait waktu pemangkasan stimulus moneter,&quot; tulis Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya.
Dolar AS mendapatkan beberapa dukungan semalam dari dua pejabat The Fed yang mengatakan bahwa periode inflasi yang tinggi di Amerika Serikat dapat lebih lama dari perkiraan.
Baca Juga: Rupiah Pagi Ini Parkir di Level Rp14.425/USD 
 
Presiden The Fed Richmond Thomas Barkin menyatakan bahwa tekanan inflasi jangka pendek akan mereda menuju kuartal keempat. Sedangkan Presiden The Fed Philadelphia Patrick Harker menyampaikan bahwa ekonomi AS pada umumnya dalam kondisi yang baik.
Namun, pada Selasa (22/6) lalu, Gubernur The Fed Jerome Powell mengatakan bahwa tekanan harga seharusnya akan mereda dengan sendirinya.Dolar AS melemah pada hari Kamis (24/6) lalu, setelah menghabiskan  pekan ini secara bertahap menjauh dari level tertinggi dua bulan setelah  sikap Federal Reserve AS yang secara mengejutkan hawkish dalam hasil  pertemuan mereka pada pekan lalu.
Indeks dolar yang mengukur kekuatan dolar terhadap mata uang utama  lainnya saat ini berada di level 91,769, turun dibandingkan posisi  penutupan sebelumnya yaitu di posisi 91,814.
Sedangkan imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun saat ini berada di  level 1,497%, naik dibandingkan posisi penutupan sebelumnya 1,487%.
Pada Kamis (24/6) lalu, rupiah ditutup terkoreksi 7 poin atau 0,05%  ke posisi Rp14.440 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan  perdagangan sebelumnya Rp14.433 per dolar AS.</content:encoded></item></channel></rss>
