<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anggaran Penanganan Covid-19 Rp131 Triliun, Menkes: Sudah Terpakai 50%</title><description>Menkes Budi Gunadi Sadikin memastikan anggaran pemerintah untuk penanganan pandemi COVID-19 masih tersedia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/25/320/2430885/anggaran-penanganan-covid-19-rp131-triliun-menkes-sudah-terpakai-50</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/06/25/320/2430885/anggaran-penanganan-covid-19-rp131-triliun-menkes-sudah-terpakai-50"/><item><title>Anggaran Penanganan Covid-19 Rp131 Triliun, Menkes: Sudah Terpakai 50%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/25/320/2430885/anggaran-penanganan-covid-19-rp131-triliun-menkes-sudah-terpakai-50</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/06/25/320/2430885/anggaran-penanganan-covid-19-rp131-triliun-menkes-sudah-terpakai-50</guid><pubDate>Jum'at 25 Juni 2021 14:44 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/25/320/2430885/anggaran-penanganan-covid-19-rp131-triliun-menkes-sudah-terpakai-50-65yKHeVRpO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anggaran Penanganan Covid-19. Foto: Ilustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/25/320/2430885/anggaran-penanganan-covid-19-rp131-triliun-menkes-sudah-terpakai-50-65yKHeVRpO.jpg</image><title>Anggaran Penanganan Covid-19. Foto: Ilustrasi Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan anggaran pemerintah untuk penanganan pandemi Covid-19 masih tersedia dan dapat dimanfaatkan secepat dan setepat mungkin.
&quot;Bu Sri Mulyani juga menyampaikan beberapa kali bahwa tak perlu khawatir karena uangnya disiapkan, tinggal sekarang bagaimana kita bisa mengutilisasikan itu seefisien mungkin,&quot; kata Budi dilansir dari Antara, Jumat (25/6/2021).
Baca Juga: Jokowi: Defisit Anggaran Dibiayai dari Sumber yang Aman
 
Budi menjelaskan anggaran secara khusus untuk penanganan COVID-19 sebesar Rp131 triliun. Penyerapan anggaran itu hingga Juni 2021 masih sekitar 50%.
&quot;Anggaran untuk penanganan COVID-19 khusus itu ada Rp131 triliun dan penyerapannya sekarang sampai Juni masih sekitar 50%. Itu pun banyaknya di anggaran yang di Kemenkes,&quot; ujarnya.
Baca Juga: Duh! APBN Tekor Rp219,3 Triliun hingga Mei 2021
 
Menurut Budi, terdapat pula anggaran penanganan COVID-19 di pagu lainnya yang disiapkan pemerintah yakni anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Namun, realisasi penyerapan anggaran di APBD tersebut masih rendah.
&quot;Ada anggaran lain di luar itu yang dialokasikan delapan% yang ada di APBD. Itu serapannya masih rendah. Saya tidak ingat angka pasnya, tapi seingat saya masih belasan%,&quot; ujarnya.Dengan begitu, Menkes memastikan tidak ada permasalahan untuk  anggaran penanganan COVID-19. Tantangannya adalah bagaimana  mengoptimalkan anggaran tersebut secara tepat dan cepat untuk mengatasi  pandemi COVID-19.
&quot;Mengenai anggaran? Ada. Tinggal bagaimana menggunakannya secepat  mungkin dan setepat mungkin,&quot; ujar mantan Wakil Menteri BUMN ini.
Kasus COVID-19 terus meningkat di Indonesia. Data terakhir Satuan  Tugas Penanganan COVID-19 menyebutkan jumlah kasus terkonfirmasi positif  COVID-19 pada Kamis (24/6/2021) bertambah 20.574 kasus menjadi total  2.053.955 kasus COVID-19 sejak Maret 2020.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan anggaran pemerintah untuk penanganan pandemi Covid-19 masih tersedia dan dapat dimanfaatkan secepat dan setepat mungkin.
&quot;Bu Sri Mulyani juga menyampaikan beberapa kali bahwa tak perlu khawatir karena uangnya disiapkan, tinggal sekarang bagaimana kita bisa mengutilisasikan itu seefisien mungkin,&quot; kata Budi dilansir dari Antara, Jumat (25/6/2021).
Baca Juga: Jokowi: Defisit Anggaran Dibiayai dari Sumber yang Aman
 
Budi menjelaskan anggaran secara khusus untuk penanganan COVID-19 sebesar Rp131 triliun. Penyerapan anggaran itu hingga Juni 2021 masih sekitar 50%.
&quot;Anggaran untuk penanganan COVID-19 khusus itu ada Rp131 triliun dan penyerapannya sekarang sampai Juni masih sekitar 50%. Itu pun banyaknya di anggaran yang di Kemenkes,&quot; ujarnya.
Baca Juga: Duh! APBN Tekor Rp219,3 Triliun hingga Mei 2021
 
Menurut Budi, terdapat pula anggaran penanganan COVID-19 di pagu lainnya yang disiapkan pemerintah yakni anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Namun, realisasi penyerapan anggaran di APBD tersebut masih rendah.
&quot;Ada anggaran lain di luar itu yang dialokasikan delapan% yang ada di APBD. Itu serapannya masih rendah. Saya tidak ingat angka pasnya, tapi seingat saya masih belasan%,&quot; ujarnya.Dengan begitu, Menkes memastikan tidak ada permasalahan untuk  anggaran penanganan COVID-19. Tantangannya adalah bagaimana  mengoptimalkan anggaran tersebut secara tepat dan cepat untuk mengatasi  pandemi COVID-19.
&quot;Mengenai anggaran? Ada. Tinggal bagaimana menggunakannya secepat  mungkin dan setepat mungkin,&quot; ujar mantan Wakil Menteri BUMN ini.
Kasus COVID-19 terus meningkat di Indonesia. Data terakhir Satuan  Tugas Penanganan COVID-19 menyebutkan jumlah kasus terkonfirmasi positif  COVID-19 pada Kamis (24/6/2021) bertambah 20.574 kasus menjadi total  2.053.955 kasus COVID-19 sejak Maret 2020.</content:encoded></item></channel></rss>
