<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Riset Saham MNC Sekuritas: Waspadai Dampak Positivity Rate 18,8% ke IHSG</title><description>Pergerakan IHSG pada perdagangan Senin (21/06/2021) ditutup melemah sebesar -0,18% ke level 5.996,25.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/26/278/2431349/riset-saham-mnc-sekuritas-waspadai-dampak-positivity-rate-18-8-ke-ihsg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/06/26/278/2431349/riset-saham-mnc-sekuritas-waspadai-dampak-positivity-rate-18-8-ke-ihsg"/><item><title>Riset Saham MNC Sekuritas: Waspadai Dampak Positivity Rate 18,8% ke IHSG</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/26/278/2431349/riset-saham-mnc-sekuritas-waspadai-dampak-positivity-rate-18-8-ke-ihsg</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/06/26/278/2431349/riset-saham-mnc-sekuritas-waspadai-dampak-positivity-rate-18-8-ke-ihsg</guid><pubDate>Sabtu 26 Juni 2021 17:38 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/26/278/2431349/riset-saham-mnc-sekuritas-waspadai-dampak-positivity-rate-18-8-ke-ihsg-gTDpRCekYP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Morning Meeting MNC Sekuritas (Foto: MNC Media)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/26/278/2431349/riset-saham-mnc-sekuritas-waspadai-dampak-positivity-rate-18-8-ke-ihsg-gTDpRCekYP.jpg</image><title>Morning Meeting MNC Sekuritas (Foto: MNC Media)</title></images><description>JAKARTA - Pergerakan IHSG pada perdagangan Senin (21/06/2021) ditutup melemah sebesar -0,18% ke level 5.996,25 diikuti oleh net foreign buy mencapai Rp2,10 triliun. IHSG melemah diikuti penurunan sebagian besar sektor, dipimpin oleh sektor industri (-1,61%), properti (-1,54%), dan energi (-1,14%).
Kemudian, IHSG ditutup menguat +1,53% ke level 6.087,04 pada perdagangan hari Selasa (22/06/2021) diikuti oleh net foreign buy yang mencapai Rp472,42 miliar. Penguatan terjadi pada beberapa sektor, dipimpin oleh industri dasar (+2,86%), properti (+2,18%), dan keuangan (+2,04%).
Baca Juga: MNC Sekuritas Gelar CSR Pengolahan Sampah Plastik untuk Ibu-Ibu
 
Equity Analyst MNC Sekuritas Rifqi Ramadhan mengungkapkan, investor perlu mencermati data epidemiologi Covid-19. Kasus infeksi diperkirakan akan meningkat seiring dengan peningkatan kapasitas testing yang semakin tinggi dan meluasnya tingkat penularan virus yang tercermin dari meningkatnya positivity rate menjadi 18,8% Senin kemarin dibandingkan 13,4% pekan lalu.
Baca Juga:&amp;nbsp; Hary Tanoesoedibjo &amp;amp; Dirut BEI Jadi Pembicara Outlook Investasi, Ini Link Registrasinya! 
&amp;ldquo;Meningkatnya kasus aktif menjadi 171.542 per kemarin juga akan membuat sistem kesehatan nasional semakin terpuruk. Intervensi Pemerintah Indonesia melalui PPKM Mikro juga harus dibarengi dengan peningkatan kapasitas testing and tracing serta peningkatan laju vaksinasi. Pernyataan pemerintah tentang herd immunity yang diharapkan tercapai pada 21 Agustus 2021, memberikan sedikit optimisme terhadap pergerakan pasar,&amp;rdquo; jelas Rifqi.
IHSG melemah -0,88% ke level 6.034,54 pada perdagangan hari Rabu (23/06/2021) diikuti net foreign sell mencapai Rp432,80 miliar. IHSG melemah diikuti dengan pelemahan hampir di semua sektor yang dipimpin oleh sektor kesehatan (-2,42%), keuangan (-2,09%), dan properti (-1,20%). Di sisi lain, beberapa sektor ditutup menguat di antaranya infrastruktur (+1,26), transportasi (+0,84%), dan industri (+0,84%). Tingginya kasus harian penyebaran Covid-19, dan pengetatan PPKM masih menjadi pemberat pergerakan IHSG.Hal ini juga didukung oleh Technical Analyst MNC Sekuritas Herditya  Wicaksana. Herditya memperkirakan IHSG selama sepekan ke depan akan  bersifat fluktuatif, cenderung menguat dengan support di 6.000 dan  resistance di 6.080.
Pastikan Anda senantiasa mendapatkan informasi terbaru seputar dunia  pasar modal dengan menyaksikan program &quot;Morning Meeting&amp;rdquo; bersama tim  riset MNC Sekuritas.
Anda dapat menyaksikan program ini melalui Instagram Live maupun  YouTube Live MNC Sekuritas pada hari Senin &amp;ndash; Jumat pukul 08.15 &amp;ndash; 08.45  WIB!</description><content:encoded>JAKARTA - Pergerakan IHSG pada perdagangan Senin (21/06/2021) ditutup melemah sebesar -0,18% ke level 5.996,25 diikuti oleh net foreign buy mencapai Rp2,10 triliun. IHSG melemah diikuti penurunan sebagian besar sektor, dipimpin oleh sektor industri (-1,61%), properti (-1,54%), dan energi (-1,14%).
Kemudian, IHSG ditutup menguat +1,53% ke level 6.087,04 pada perdagangan hari Selasa (22/06/2021) diikuti oleh net foreign buy yang mencapai Rp472,42 miliar. Penguatan terjadi pada beberapa sektor, dipimpin oleh industri dasar (+2,86%), properti (+2,18%), dan keuangan (+2,04%).
Baca Juga: MNC Sekuritas Gelar CSR Pengolahan Sampah Plastik untuk Ibu-Ibu
 
Equity Analyst MNC Sekuritas Rifqi Ramadhan mengungkapkan, investor perlu mencermati data epidemiologi Covid-19. Kasus infeksi diperkirakan akan meningkat seiring dengan peningkatan kapasitas testing yang semakin tinggi dan meluasnya tingkat penularan virus yang tercermin dari meningkatnya positivity rate menjadi 18,8% Senin kemarin dibandingkan 13,4% pekan lalu.
Baca Juga:&amp;nbsp; Hary Tanoesoedibjo &amp;amp; Dirut BEI Jadi Pembicara Outlook Investasi, Ini Link Registrasinya! 
&amp;ldquo;Meningkatnya kasus aktif menjadi 171.542 per kemarin juga akan membuat sistem kesehatan nasional semakin terpuruk. Intervensi Pemerintah Indonesia melalui PPKM Mikro juga harus dibarengi dengan peningkatan kapasitas testing and tracing serta peningkatan laju vaksinasi. Pernyataan pemerintah tentang herd immunity yang diharapkan tercapai pada 21 Agustus 2021, memberikan sedikit optimisme terhadap pergerakan pasar,&amp;rdquo; jelas Rifqi.
IHSG melemah -0,88% ke level 6.034,54 pada perdagangan hari Rabu (23/06/2021) diikuti net foreign sell mencapai Rp432,80 miliar. IHSG melemah diikuti dengan pelemahan hampir di semua sektor yang dipimpin oleh sektor kesehatan (-2,42%), keuangan (-2,09%), dan properti (-1,20%). Di sisi lain, beberapa sektor ditutup menguat di antaranya infrastruktur (+1,26), transportasi (+0,84%), dan industri (+0,84%). Tingginya kasus harian penyebaran Covid-19, dan pengetatan PPKM masih menjadi pemberat pergerakan IHSG.Hal ini juga didukung oleh Technical Analyst MNC Sekuritas Herditya  Wicaksana. Herditya memperkirakan IHSG selama sepekan ke depan akan  bersifat fluktuatif, cenderung menguat dengan support di 6.000 dan  resistance di 6.080.
Pastikan Anda senantiasa mendapatkan informasi terbaru seputar dunia  pasar modal dengan menyaksikan program &quot;Morning Meeting&amp;rdquo; bersama tim  riset MNC Sekuritas.
Anda dapat menyaksikan program ini melalui Instagram Live maupun  YouTube Live MNC Sekuritas pada hari Senin &amp;ndash; Jumat pukul 08.15 &amp;ndash; 08.45  WIB!</content:encoded></item></channel></rss>
