<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kepala Bappenas Ingatkan BPS Jaga Data agar Tidak Bocor</title><description>Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) melantik Margo Yuwono sebagai Kepala BPS menggantikan Suhariyanto.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/26/320/2431184/kepala-bappenas-ingatkan-bps-jaga-data-agar-tidak-bocor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/06/26/320/2431184/kepala-bappenas-ingatkan-bps-jaga-data-agar-tidak-bocor"/><item><title>Kepala Bappenas Ingatkan BPS Jaga Data agar Tidak Bocor</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/26/320/2431184/kepala-bappenas-ingatkan-bps-jaga-data-agar-tidak-bocor</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/06/26/320/2431184/kepala-bappenas-ingatkan-bps-jaga-data-agar-tidak-bocor</guid><pubDate>Sabtu 26 Juni 2021 08:45 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/26/320/2431184/kepala-bappenas-ingatkan-bps-jaga-data-agar-tidak-bocor-PHyCByjASS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala Bappenas Suharso (Foto: Dokumentasi Bappenas)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/26/320/2431184/kepala-bappenas-ingatkan-bps-jaga-data-agar-tidak-bocor-PHyCByjASS.jpg</image><title>Kepala Bappenas Suharso (Foto: Dokumentasi Bappenas)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) melantik Margo Yuwono sebagai Kepala BPS menggantikan Suhariyanto. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengingatkan BPS menjaga kerahasiaan sebuah data agar tidak bocor ke publik.
Baca Juga:&amp;nbsp; Wih! Ekspor Indonesia di Mei 2021 Tembus USD16,6 Miliar, Meroket 58,7%
 
Lantaran, banyak  kebocoran data atau jual beli data pribadi yang beberapa waktu lalu heboh di media massa telah menimbulkan keresahan yang luar biasa di tengah masyarakat.
&quot;Meskipun hal ini tidak mungkin terjadi di BPS, karena bukan domain dari BPS, namun kejadian tersebut membuat masyarakat berfikir untuk ikut memberikan data-data yang terkait dengan data pribadi mereka,&quot; ujar Suharso dalam video virtual, Jumat (25/6/2021).
Baca Juga: Keuangan Negara Belum Normal, BPS Minta Anggaran Rp4,7 Triliun di 2022
 
Lanjutnya, agar Margo Yuwono meningkatkan kinerja BPS. Apalagi di tengah era digitalisasi seperti ini, data yang akurat, obyektif, cepat, dan kredibel jadi dasar pengambilan kebijakan.
&quot;Keberadaan data yang akurat, obyektif, cepat, dan kredibel di era digitalisasi ini jadi penting. Di mana pemerintah harus lakukan kebijakan yang cepat dan tepat sasaran sejak perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan,&quot; bebernya.Fia menambahkan  BPS untuk  bisa terus menjaga kepercayaan responden  bahwa data yang diberikannya tidak akan dibocorkan ke publik.
&quot;Karena itu jadi tantangan bagi BPS, bagaimana hal ini disikapi  secara responsif sehingga mampu meyakinkan para responden bahwa data  yang mereka berikan kepada BPS terjamin kerahasiaan dan keamanan,&quot;  tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) melantik Margo Yuwono sebagai Kepala BPS menggantikan Suhariyanto. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengingatkan BPS menjaga kerahasiaan sebuah data agar tidak bocor ke publik.
Baca Juga:&amp;nbsp; Wih! Ekspor Indonesia di Mei 2021 Tembus USD16,6 Miliar, Meroket 58,7%
 
Lantaran, banyak  kebocoran data atau jual beli data pribadi yang beberapa waktu lalu heboh di media massa telah menimbulkan keresahan yang luar biasa di tengah masyarakat.
&quot;Meskipun hal ini tidak mungkin terjadi di BPS, karena bukan domain dari BPS, namun kejadian tersebut membuat masyarakat berfikir untuk ikut memberikan data-data yang terkait dengan data pribadi mereka,&quot; ujar Suharso dalam video virtual, Jumat (25/6/2021).
Baca Juga: Keuangan Negara Belum Normal, BPS Minta Anggaran Rp4,7 Triliun di 2022
 
Lanjutnya, agar Margo Yuwono meningkatkan kinerja BPS. Apalagi di tengah era digitalisasi seperti ini, data yang akurat, obyektif, cepat, dan kredibel jadi dasar pengambilan kebijakan.
&quot;Keberadaan data yang akurat, obyektif, cepat, dan kredibel di era digitalisasi ini jadi penting. Di mana pemerintah harus lakukan kebijakan yang cepat dan tepat sasaran sejak perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan,&quot; bebernya.Fia menambahkan  BPS untuk  bisa terus menjaga kepercayaan responden  bahwa data yang diberikannya tidak akan dibocorkan ke publik.
&quot;Karena itu jadi tantangan bagi BPS, bagaimana hal ini disikapi  secara responsif sehingga mampu meyakinkan para responden bahwa data  yang mereka berikan kepada BPS terjamin kerahasiaan dan keamanan,&quot;  tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
