<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Fakta Bansos Rapelan Rp600.000 Cair</title><description>Jelang akhir bulan Juni masyarakat masih menunggu bantuan tunai turun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/27/320/2431359/4-fakta-bansos-rapelan-rp600-000-cair</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/06/27/320/2431359/4-fakta-bansos-rapelan-rp600-000-cair"/><item><title>4 Fakta Bansos Rapelan Rp600.000 Cair</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/27/320/2431359/4-fakta-bansos-rapelan-rp600-000-cair</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/06/27/320/2431359/4-fakta-bansos-rapelan-rp600-000-cair</guid><pubDate>Minggu 27 Juni 2021 06:58 WIB</pubDate><dc:creator>Hafid Fuad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/26/320/2431359/4-fakta-bansos-rapelan-rp600-000-cair-tX1Cx9aWfm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/26/320/2431359/4-fakta-bansos-rapelan-rp600-000-cair-tX1Cx9aWfm.jpg</image><title>Uang Rupiah (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Jelang akhir bulan Juni masyarakat masih menunggu bansos tunai turun. Sementara Pemerintah memastikan bantuan tunai Rp300.000 akan diperpanjang untuk dua bulan, yaitu Mei dan Juni 2021. Namun, pencairan bantuan ini diketahui akan dirapel, sehingga masyarakat akan mendapatkan Rp600.000. Karena itu Okezone telah merangkum fakta bansos tunai Rp600.000 yang harusnya cair di bulan ini sebagai berikut.
Baca Juga: Bansos Tunai Rp600.000 Cair Bulan Ini, Cek Yuk!
 
1. Penerima Bansos
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Rahayu Puspasari kembali mengingatkan masyarakat bahwa bansos tunai belum dapat dipastikan cair di tanggal 1 Juni 2021. Tapi dia memastikan pencairan akan dilakukan di bulan Juni. Penerima bantuan dapat dicek melalui laman cekbansos.kemensos.go.id.
Pemerintah telah memastikan bansos tunai Rp300.000 akan diperpanjang untuk dua bulan, yaitu Mei dan Juni 2021. Namun, pencairan bantuan ini diketahui akan dirapel, sehingga masyarakat dapat Rp600.000.
Baca Juga: Update Pencairan BLT UMKM Rp1,2 Juta, Cek Penerima di eform.bri.co.id/bpum
 
2. Cair Melalui Kantor Pos
Rahayu Puspasari juga mengingatkan bila ingin mencairkan bansos, KPM dapat mendatangi kantor pos terdekat setelah menerima surat pemberitahuan pencairannya. Karena Kantor Pos yang akan menetapkan jadwal pencairan.
Pencairan bansos tunai tidak boleh diwakilkan pihak lain, oleh karena itu KPM wajib membawa surat undangan dan KTP atau KK. Namun bagi KPM yang sedang sakit, lansia, dan disabilitas, petugas kantor pos akan mengantar langsung dana BST ke tempat penerima.
3. Waspada Hoax Bansos
Masyarakat harus waspada terhadap SMS ucapan selamat kepad nomor  handphone tertentu. Mere disebutkan mendapat dana bantuan sebesar  Rp200 juta. Dalam SMS tersebut juga disertai link bertuliskan  DANABANKES2021 dengan keterangan link tersebut untuk mendapatkan info  lebih lanjut.
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan,  Rahayu Puspasari menegaskan, dalam mekanisme penyaluran harus mengikuti  arahan Kementerian Sosial.
&quot;Sehingga jika ada informasi dana bantuan seperti di atas jelas itu HOAKS,&quot; ujar Rahayu saat dihubungi beberapa waktu lalu.
 
4. Masyarakat Kecil Sangat Menanti Bansos Tunai Ini
Harapan masyarakat sangat besar agar pemerintah segera mencairkan  bansos tunai Rp300.000. Untuk bulan ini, bansos tunai akan cair dirapel  dua bulan Mei dan Juni 2021, sehingga masyarakat dapat Rp600.000
Karena masih banyak golongan masyarakat yang menjadi sangat sulit  akibat pandemi covid-19. Larangan untuk mobilisasi membuat beberapa  sektor ekonomi lumpuh dan PHK di mana-mana.
Salah satu yang mengalami kesulitan hidup adalah Ketut, Ibu beranak  tiga yang tinggal di Jalan Kapten Japa, Dangin Puri Kelod, Kecamatan  Denpasar Timur, Bali. Biasanya Ketut mengandalkan suaminya untuk  memenuhi kebutuhan keluarga.
Namun sejak pandemi melumpuhkan sektor pariwisata, dampaknya langsung  dirasakan keluarga Ketut. Suaminya sudah satu setengah tahun tidak  bekerja kembali karena kena pemutusan hubungan kerja (PHK).
Ketut memohon kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Mensos Tri  Rismaharini untuk segera mencairkan BST tersebut. Pemenuhan kebutuhan  untuk bertahan hidup, dirasanya sudah sangat mendesak. Ditambah, situasi  di Bali yang masih belum normal.
&quot;Pak Jokowi dan ibu Mensos. Saya butuh sekali bantuan bapak untuk  segera mencairkan BST. Warga Bali sudah enggak ada pemasukan ekonomi.  Sepi Sekali. Tolonglah pak,&quot; katanya beberapa waktu lalu.</description><content:encoded>JAKARTA - Jelang akhir bulan Juni masyarakat masih menunggu bansos tunai turun. Sementara Pemerintah memastikan bantuan tunai Rp300.000 akan diperpanjang untuk dua bulan, yaitu Mei dan Juni 2021. Namun, pencairan bantuan ini diketahui akan dirapel, sehingga masyarakat akan mendapatkan Rp600.000. Karena itu Okezone telah merangkum fakta bansos tunai Rp600.000 yang harusnya cair di bulan ini sebagai berikut.
Baca Juga: Bansos Tunai Rp600.000 Cair Bulan Ini, Cek Yuk!
 
1. Penerima Bansos
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Rahayu Puspasari kembali mengingatkan masyarakat bahwa bansos tunai belum dapat dipastikan cair di tanggal 1 Juni 2021. Tapi dia memastikan pencairan akan dilakukan di bulan Juni. Penerima bantuan dapat dicek melalui laman cekbansos.kemensos.go.id.
Pemerintah telah memastikan bansos tunai Rp300.000 akan diperpanjang untuk dua bulan, yaitu Mei dan Juni 2021. Namun, pencairan bantuan ini diketahui akan dirapel, sehingga masyarakat dapat Rp600.000.
Baca Juga: Update Pencairan BLT UMKM Rp1,2 Juta, Cek Penerima di eform.bri.co.id/bpum
 
2. Cair Melalui Kantor Pos
Rahayu Puspasari juga mengingatkan bila ingin mencairkan bansos, KPM dapat mendatangi kantor pos terdekat setelah menerima surat pemberitahuan pencairannya. Karena Kantor Pos yang akan menetapkan jadwal pencairan.
Pencairan bansos tunai tidak boleh diwakilkan pihak lain, oleh karena itu KPM wajib membawa surat undangan dan KTP atau KK. Namun bagi KPM yang sedang sakit, lansia, dan disabilitas, petugas kantor pos akan mengantar langsung dana BST ke tempat penerima.
3. Waspada Hoax Bansos
Masyarakat harus waspada terhadap SMS ucapan selamat kepad nomor  handphone tertentu. Mere disebutkan mendapat dana bantuan sebesar  Rp200 juta. Dalam SMS tersebut juga disertai link bertuliskan  DANABANKES2021 dengan keterangan link tersebut untuk mendapatkan info  lebih lanjut.
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan,  Rahayu Puspasari menegaskan, dalam mekanisme penyaluran harus mengikuti  arahan Kementerian Sosial.
&quot;Sehingga jika ada informasi dana bantuan seperti di atas jelas itu HOAKS,&quot; ujar Rahayu saat dihubungi beberapa waktu lalu.
 
4. Masyarakat Kecil Sangat Menanti Bansos Tunai Ini
Harapan masyarakat sangat besar agar pemerintah segera mencairkan  bansos tunai Rp300.000. Untuk bulan ini, bansos tunai akan cair dirapel  dua bulan Mei dan Juni 2021, sehingga masyarakat dapat Rp600.000
Karena masih banyak golongan masyarakat yang menjadi sangat sulit  akibat pandemi covid-19. Larangan untuk mobilisasi membuat beberapa  sektor ekonomi lumpuh dan PHK di mana-mana.
Salah satu yang mengalami kesulitan hidup adalah Ketut, Ibu beranak  tiga yang tinggal di Jalan Kapten Japa, Dangin Puri Kelod, Kecamatan  Denpasar Timur, Bali. Biasanya Ketut mengandalkan suaminya untuk  memenuhi kebutuhan keluarga.
Namun sejak pandemi melumpuhkan sektor pariwisata, dampaknya langsung  dirasakan keluarga Ketut. Suaminya sudah satu setengah tahun tidak  bekerja kembali karena kena pemutusan hubungan kerja (PHK).
Ketut memohon kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Mensos Tri  Rismaharini untuk segera mencairkan BST tersebut. Pemenuhan kebutuhan  untuk bertahan hidup, dirasanya sudah sangat mendesak. Ditambah, situasi  di Bali yang masih belum normal.
&quot;Pak Jokowi dan ibu Mensos. Saya butuh sekali bantuan bapak untuk  segera mencairkan BST. Warga Bali sudah enggak ada pemasukan ekonomi.  Sepi Sekali. Tolonglah pak,&quot; katanya beberapa waktu lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
