<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Orang Super Kaya Bermunculan di Iran</title><description>Jumlah miliarder di Iran justru meledak meskipun negara itu menderita akibat sanksi dari AS dan pandemi Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/29/455/2432664/orang-super-kaya-bermunculan-di-iran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/06/29/455/2432664/orang-super-kaya-bermunculan-di-iran"/><item><title>Orang Super Kaya Bermunculan di Iran</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/29/455/2432664/orang-super-kaya-bermunculan-di-iran</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/06/29/455/2432664/orang-super-kaya-bermunculan-di-iran</guid><pubDate>Selasa 29 Juni 2021 15:26 WIB</pubDate><dc:creator>Hafid Fuad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/29/455/2432664/orang-super-kaya-bermunculan-di-iran-lCeAITaGFe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Orang Kaya (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/29/455/2432664/orang-super-kaya-bermunculan-di-iran-lCeAITaGFe.jpg</image><title>Ilustrasi Orang Kaya (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Jumlah orang kaya atau miliarder di Iran justru meledak meskipun negara itu menderita akibat sanksi dari AS dan pandemi Covid-19.
Dilansir dari Forbes, Selasa (29/6/2021), pada tahun 2020, jumlah orang-orang super kaya (HNWIs) di Iran meningkat signifikan 21,6%, jauh di atas rata-rata global 6,3%. Kekayaan kolektif para jutawan dollar ini bahkan mampu tumbuh lebih kencang lagi atau mencapai 24,3%.
Baca Juga: CEO Masayoshi Tegaskan SoftBank adalah Rothschild Abad 21
 
&quot;Sekitar bulan Maret hingga Juli nilai perdagangan saham di Teheran naik hingga 625% dibandingkan dengan periode yang sama setahun sebelumnya,&quot; kata laporan Capgemini, sebuah lembaga konsultan.
Levelnya beda tipis bila dibandingkan dengan indeks S&amp;amp;P 500 yang hanya unggul 16% di periode yang sama.
Baca Juga: Miliarder Tua Berharta Fantastis, Ada yang Punya Rp104 Triliun 
Dengan pembatasan untuk akses pada aset-aset internasional akibat adanya sanksi, banyak kalangan kaya dan profesional di Iran yang menyalurkan dana mereka ke dalam pasar saham. Tren kenaikan di pasar saham membuat para jutawan melesat semakin kaya. Setidaknya sekarang ada 250.000 miliarder di Iran, menurut Capgemini. Kebanyakan dari mereka tinggal di Iran.
Pemerintah Iran juga membantu menciptakan ledakan miliarder ini  dengan membanjiri bursa saham Teheran dengan dana masyarakat. Pada bulan  September tahun lalu, pemerintah menyuntikkan 1% dana Sovereign Wealth  Fund (dana pembangunan nasional) ke pasar dan mengumumkan aliran lain  yang terdiri dari 25 Triliun Rial (sekitar USD595.2 juta) pada bulan  Januari.
Mata uang kripto juga telah menjadi sumber dana lainnya untuk para  jutawan baru Iran. Listrik murah di negeri ini telah menciptakan  komunitas pertambangan bitcoin yang berkembang pesat.
Kehebohan tambang crypto sudah sangat parah di Iran sehingga  pemerintah mengumumkan harus melakukan penghentian selama empat bulan  pada Mei lalu. Karena daya komputasi yang dibutuhkan untuk mata uang  kripto telah menggunakan begitu banyak listrik sehingga terjadi  pemadaman di Iran.</description><content:encoded>JAKARTA - Jumlah orang kaya atau miliarder di Iran justru meledak meskipun negara itu menderita akibat sanksi dari AS dan pandemi Covid-19.
Dilansir dari Forbes, Selasa (29/6/2021), pada tahun 2020, jumlah orang-orang super kaya (HNWIs) di Iran meningkat signifikan 21,6%, jauh di atas rata-rata global 6,3%. Kekayaan kolektif para jutawan dollar ini bahkan mampu tumbuh lebih kencang lagi atau mencapai 24,3%.
Baca Juga: CEO Masayoshi Tegaskan SoftBank adalah Rothschild Abad 21
 
&quot;Sekitar bulan Maret hingga Juli nilai perdagangan saham di Teheran naik hingga 625% dibandingkan dengan periode yang sama setahun sebelumnya,&quot; kata laporan Capgemini, sebuah lembaga konsultan.
Levelnya beda tipis bila dibandingkan dengan indeks S&amp;amp;P 500 yang hanya unggul 16% di periode yang sama.
Baca Juga: Miliarder Tua Berharta Fantastis, Ada yang Punya Rp104 Triliun 
Dengan pembatasan untuk akses pada aset-aset internasional akibat adanya sanksi, banyak kalangan kaya dan profesional di Iran yang menyalurkan dana mereka ke dalam pasar saham. Tren kenaikan di pasar saham membuat para jutawan melesat semakin kaya. Setidaknya sekarang ada 250.000 miliarder di Iran, menurut Capgemini. Kebanyakan dari mereka tinggal di Iran.
Pemerintah Iran juga membantu menciptakan ledakan miliarder ini  dengan membanjiri bursa saham Teheran dengan dana masyarakat. Pada bulan  September tahun lalu, pemerintah menyuntikkan 1% dana Sovereign Wealth  Fund (dana pembangunan nasional) ke pasar dan mengumumkan aliran lain  yang terdiri dari 25 Triliun Rial (sekitar USD595.2 juta) pada bulan  Januari.
Mata uang kripto juga telah menjadi sumber dana lainnya untuk para  jutawan baru Iran. Listrik murah di negeri ini telah menciptakan  komunitas pertambangan bitcoin yang berkembang pesat.
Kehebohan tambang crypto sudah sangat parah di Iran sehingga  pemerintah mengumumkan harus melakukan penghentian selama empat bulan  pada Mei lalu. Karena daya komputasi yang dibutuhkan untuk mata uang  kripto telah menggunakan begitu banyak listrik sehingga terjadi  pemadaman di Iran.</content:encoded></item></channel></rss>
