<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Menguat Tipis, Investor Cerna Data Ekonomi</title><description>Wall Street berakhir naik tipis pada perdagangan Selasa (Rabu WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/30/278/2432985/wall-street-menguat-tipis-investor-cerna-data-ekonomi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/06/30/278/2432985/wall-street-menguat-tipis-investor-cerna-data-ekonomi"/><item><title>Wall Street Menguat Tipis, Investor Cerna Data Ekonomi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/30/278/2432985/wall-street-menguat-tipis-investor-cerna-data-ekonomi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/06/30/278/2432985/wall-street-menguat-tipis-investor-cerna-data-ekonomi</guid><pubDate>Rabu 30 Juni 2021 07:50 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/30/278/2432985/wall-street-menguat-tipis-investor-cerna-data-ekonomi-lyA9NZIktv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bursa saham Wall Street ditutup menguat (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/30/278/2432985/wall-street-menguat-tipis-investor-cerna-data-ekonomi-lyA9NZIktv.jpg</image><title>Bursa saham Wall Street ditutup menguat (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Wall Street berakhir naik tipis pada perdagangan Selasa (Rabu WIB). Bursa saham AS menguat karena investor mencerna data ekonomi yang baru dirilis.
Baca Juga: Saham Teknologi Angkat Indeks S&amp;amp;P dan Nasdaq ke Rekor Tertinggi
 
Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik 9,02 poin atau 0,03% menjadi 34.292,29. Indeks S&amp;amp;P 500 naik 1,19 poin, atau 0,03%, menjadi 4.291,80. Indeks Komposit Nasdaq naik 27,83 poin atau 0,19% menjadi 14.528,33, dilansir dari Antara, Rabu (30/6/2021).
Delapan dari 11 sektor utama S&amp;amp;P 500 berakhir di zona merah, dengan utilitas turun 1,65%, memimpin penurunan. Teknologi naik 0,7%, kelompok berkinerja terbaik.
Baca Juga: Indeks S&amp;amp;P 500 Cetak Rekor Tertinggi, Ditopang Saham Perbankan
 
Perusahaan China yang terdaftar di AS diperdagangkan sebagian besar lebih tinggi dengan sembilan dari 10 saham teratas berdasarkan bobotnya di indeks S&amp;amp;P US Listed China 50 mengakhiri hari dengan catatan optimis.Di sisi ekonomi, indeks kepercayaan konsumen AS naik menjadi 127,3  pada Juni dari angka Mei 120, level tertinggi sejak pandemi virus corona  menghantam negara itu pada Maret 2020, The Conference Board yang  berbasis di New York melaporkan pada hari Selasa.
&quot;Optimisme jangka pendek konsumen pulih kembali, didukung oleh  ekspektasi bahwa kondisi bisnis dan prospek keuangan mereka sendiri akan  terus membaik dalam beberapa bulan mendatang,&quot; kata Lynn Franco,  direktur senior Indikator Ekonomi di The Conference Board.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Wall Street berakhir naik tipis pada perdagangan Selasa (Rabu WIB). Bursa saham AS menguat karena investor mencerna data ekonomi yang baru dirilis.
Baca Juga: Saham Teknologi Angkat Indeks S&amp;amp;P dan Nasdaq ke Rekor Tertinggi
 
Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik 9,02 poin atau 0,03% menjadi 34.292,29. Indeks S&amp;amp;P 500 naik 1,19 poin, atau 0,03%, menjadi 4.291,80. Indeks Komposit Nasdaq naik 27,83 poin atau 0,19% menjadi 14.528,33, dilansir dari Antara, Rabu (30/6/2021).
Delapan dari 11 sektor utama S&amp;amp;P 500 berakhir di zona merah, dengan utilitas turun 1,65%, memimpin penurunan. Teknologi naik 0,7%, kelompok berkinerja terbaik.
Baca Juga: Indeks S&amp;amp;P 500 Cetak Rekor Tertinggi, Ditopang Saham Perbankan
 
Perusahaan China yang terdaftar di AS diperdagangkan sebagian besar lebih tinggi dengan sembilan dari 10 saham teratas berdasarkan bobotnya di indeks S&amp;amp;P US Listed China 50 mengakhiri hari dengan catatan optimis.Di sisi ekonomi, indeks kepercayaan konsumen AS naik menjadi 127,3  pada Juni dari angka Mei 120, level tertinggi sejak pandemi virus corona  menghantam negara itu pada Maret 2020, The Conference Board yang  berbasis di New York melaporkan pada hari Selasa.
&quot;Optimisme jangka pendek konsumen pulih kembali, didukung oleh  ekspektasi bahwa kondisi bisnis dan prospek keuangan mereka sendiri akan  terus membaik dalam beberapa bulan mendatang,&quot; kata Lynn Franco,  direktur senior Indikator Ekonomi di The Conference Board.</content:encoded></item></channel></rss>
