<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Diramal Menguat, Intip Rekomendasi Saham Berikut</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramal menguat pada perdagangan hari  ini. Pergerakan IHSG akan berada di kisaran 5.885-5.991.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/30/278/2432991/ihsg-diramal-menguat-intip-rekomendasi-saham-berikut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/06/30/278/2432991/ihsg-diramal-menguat-intip-rekomendasi-saham-berikut"/><item><title>IHSG Diramal Menguat, Intip Rekomendasi Saham Berikut</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/30/278/2432991/ihsg-diramal-menguat-intip-rekomendasi-saham-berikut</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/06/30/278/2432991/ihsg-diramal-menguat-intip-rekomendasi-saham-berikut</guid><pubDate>Rabu 30 Juni 2021 07:58 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/30/278/2432991/ihsg-diramal-menguat-intip-rekomendasi-saham-berikut-dOWNnXJNAv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/30/278/2432991/ihsg-diramal-menguat-intip-rekomendasi-saham-berikut-dOWNnXJNAv.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramal menguat pada perdagangan hari ini. Pergerakan IHSG akan berada di kisaran 5.885-5.991.
Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi mengatakan, pergerakan IHSG secara teknikal bergerak pada trend bearish jangka pendek setelah gagal break out bearish trend jangka panjang dan gagal bertahan di level psikologis 6000.
Baca Juga: IHSG Ditutup Menguat ke 5.949 di Tengah Kabar PPKM Darurat 
 
&quot;Momentum pergerakan dari Indikator Stochastic dan RSI mengarah ke area oversold dengan momentum bearish. Indikator MACD bergerak tertekan antara MACD line dan Histogram yang beriringan melemah menuju kondisi undervalue. Sehingga kami perkirakan pergerakan IHSG masih sangat berat dengan potensi mencoba menguat pada support resistance 5.885-5.991,&quot; ujar Lanjar dalam risetnya, Rabu (30/6/2021).
Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal di antaranya; AKRA, BBRI, TLKM, WIKA, AALI, ACST, ASII, HMSP, ICBP, IMAS, INCO, INTP, JPFA, JSMR, PTPP.
Baca Juga: Pendapatan Naik, BEI Raup Laba Bersih Rp487 Miliar pada 2020 
 
Sebelumnya, IHSG sempat menguat mendekati sepersen di awal sesi perdagangan dan ditutup naik 9,58 poin atau 0,16% ke level 5.949,05 dengan saham-saham disektor Barang Konsumsi Primer (+1.48%) melonjak lebih dari sepersen menjadi pendorong penguatan IHSG hingga akhir sesi sedangkan sektor Teknologi (-1.13%) dan Transportasi (-1.83%) yang melemah menjadi penekan IHSG.
Saham SSMA (+7.5%), GGRM (+6.7%) dan ASII (+2.8%) menjadi leader penguatan pada perdagangan kemarin. Investor masih dihantui dampak dari PPKM Darurat akibat penyebaran dan angka kasus Covid-19 kembali meningkat.Leader:
SMMA, GGRM, ASII, CPIN, ARTO
Laggard:
BBRI, BRIS, EMTK, BBCA, BANK
Sementara itu, Bursa Asia diperkirakan stabil pada hari Rabu setelah  saham AS naik tipis ke rekor optimisme ekonomi dan tanda-tanda bahwa  vaksin dapat melawan jenis virus corona yang sangat menular. Moderna  Inc. mengatakan vaksinnya menghasilkan antibodi pelindung terhadap  strain delta, yang telah menyebar ke seluruh dunia sejak muncul di  India.
Futures naik di Jepang, Australia dan Hong Kong, sementara kontrak AS  sedikit lebih tinggi. Kekhawatiran investor menurun setelah Presiden  Federal Reserve Bank of Richmond Thomas Barkin mengatakan dia ingin  melihat lebih banyak kemajuan pasar tenaga kerja AS sebelum memperlambat  pembelian aset bank sentral.
Minyak naik kembali di atas USD73 per barel. Para menteri OPEC+  terpecah menjelang pertemuan penting akhir pekan ini mengenai kebijakan  produksi. Batubara (+1.91%), Timah (+0.40%) dan Nikel (+0.60%) naik akan  menjadi katalis untuk saham-saham pertambangan. Secara sentimen IHSG  berpeluang menguat.</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramal menguat pada perdagangan hari ini. Pergerakan IHSG akan berada di kisaran 5.885-5.991.
Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi mengatakan, pergerakan IHSG secara teknikal bergerak pada trend bearish jangka pendek setelah gagal break out bearish trend jangka panjang dan gagal bertahan di level psikologis 6000.
Baca Juga: IHSG Ditutup Menguat ke 5.949 di Tengah Kabar PPKM Darurat 
 
&quot;Momentum pergerakan dari Indikator Stochastic dan RSI mengarah ke area oversold dengan momentum bearish. Indikator MACD bergerak tertekan antara MACD line dan Histogram yang beriringan melemah menuju kondisi undervalue. Sehingga kami perkirakan pergerakan IHSG masih sangat berat dengan potensi mencoba menguat pada support resistance 5.885-5.991,&quot; ujar Lanjar dalam risetnya, Rabu (30/6/2021).
Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal di antaranya; AKRA, BBRI, TLKM, WIKA, AALI, ACST, ASII, HMSP, ICBP, IMAS, INCO, INTP, JPFA, JSMR, PTPP.
Baca Juga: Pendapatan Naik, BEI Raup Laba Bersih Rp487 Miliar pada 2020 
 
Sebelumnya, IHSG sempat menguat mendekati sepersen di awal sesi perdagangan dan ditutup naik 9,58 poin atau 0,16% ke level 5.949,05 dengan saham-saham disektor Barang Konsumsi Primer (+1.48%) melonjak lebih dari sepersen menjadi pendorong penguatan IHSG hingga akhir sesi sedangkan sektor Teknologi (-1.13%) dan Transportasi (-1.83%) yang melemah menjadi penekan IHSG.
Saham SSMA (+7.5%), GGRM (+6.7%) dan ASII (+2.8%) menjadi leader penguatan pada perdagangan kemarin. Investor masih dihantui dampak dari PPKM Darurat akibat penyebaran dan angka kasus Covid-19 kembali meningkat.Leader:
SMMA, GGRM, ASII, CPIN, ARTO
Laggard:
BBRI, BRIS, EMTK, BBCA, BANK
Sementara itu, Bursa Asia diperkirakan stabil pada hari Rabu setelah  saham AS naik tipis ke rekor optimisme ekonomi dan tanda-tanda bahwa  vaksin dapat melawan jenis virus corona yang sangat menular. Moderna  Inc. mengatakan vaksinnya menghasilkan antibodi pelindung terhadap  strain delta, yang telah menyebar ke seluruh dunia sejak muncul di  India.
Futures naik di Jepang, Australia dan Hong Kong, sementara kontrak AS  sedikit lebih tinggi. Kekhawatiran investor menurun setelah Presiden  Federal Reserve Bank of Richmond Thomas Barkin mengatakan dia ingin  melihat lebih banyak kemajuan pasar tenaga kerja AS sebelum memperlambat  pembelian aset bank sentral.
Minyak naik kembali di atas USD73 per barel. Para menteri OPEC+  terpecah menjelang pertemuan penting akhir pekan ini mengenai kebijakan  produksi. Batubara (+1.91%), Timah (+0.40%) dan Nikel (+0.60%) naik akan  menjadi katalis untuk saham-saham pertambangan. Secara sentimen IHSG  berpeluang menguat.</content:encoded></item></channel></rss>
