<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perdagangan Perdana Saham IPAC dan MASB Naik hingga 25%</title><description>Harga saham PT Era Graharealty Tbk dan PT Bank Multiarta Sentosa Tbk naik pada perdagangan perdana di BEI hari ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/30/278/2433061/perdagangan-perdana-saham-ipac-dan-masb-naik-hingga-25</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/06/30/278/2433061/perdagangan-perdana-saham-ipac-dan-masb-naik-hingga-25"/><item><title>Perdagangan Perdana Saham IPAC dan MASB Naik hingga 25%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/30/278/2433061/perdagangan-perdana-saham-ipac-dan-masb-naik-hingga-25</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/06/30/278/2433061/perdagangan-perdana-saham-ipac-dan-masb-naik-hingga-25</guid><pubDate>Rabu 30 Juni 2021 10:12 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/30/278/2433061/perdagangan-perdana-saham-ipac-dan-masb-naik-hingga-25-iYYZILWo05.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/30/278/2433061/perdagangan-perdana-saham-ipac-dan-masb-naik-hingga-25-iYYZILWo05.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Harga saham PT Era Graharealty Tbk dan PT Bank Multiarta Sentosa Tbk naik pada perdagangan perdana di BEI hari ini. Pergerakan saham dengan kode emiten IPAC dan MASB mengalami kenaikan masing-masing 10% dan 25%.
Dilihat melalui RTI, saham IPAC mengalami kenaikan sebesar Rp12 atau 10,00% ke Rp132 per lembar pada hari pertama penawaran perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia.
Baca Juga: IPO, Bank Multiarta Incar Dana Rp625,55 Miliar
 
Frekuensi perdagangan saham IPAC mencapai 3 kali dengan 300 lembar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp39.600. Price Earning Ratio (PER) 0,00 dan Market Cap sebesar Rp125,38 miliar.
Selain itu, saham MASB mengalami kenaikan sebesar Rp840 atau 25,00% ke Rp4.200 per lembar pada hari pertama IPO di Bursa Efek Indonesia.
Baca Juga: IPO, Era Indonesia Pasang Harga Rp120/Lembar Saham
 
Frekuensi perdagangan saham MASB mencapai 621 kali dengan 1,11 juta lembar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp4,59 miliar. Price Earning Ratio (PER) 0,00 dan Market Cap sebesar Rp5,21 triliun.
Diketahui, Era Graharealty melepas sebanyak 189.973.700 lembar saham dalam IPO ini atau setara 20% saham yang ditempatkan dan disetor penuh.
IPAC melaksanakan penawaran harga saham Rp120 per lembar saham dan total dana yang akan dikumpulkan perseroan sebesar Rp22,79 miliar. Pada IPO ini, sebanyak 47,36 juta merupakan saham baru yang dilepas dari portepel. Sementara itu, 142,60 juta saham adalah divestasi pemegang saham pengendali PT Realtindo Mandiri.Adapun penggunaan dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Saham  Baru ini, setelah dikurangi biaya-biaya terkait emisi Saham Baru yang  menjadi porsi Perseroan, akan digunakan seluruhnya untuk modal kerja  terkait kegiatan operasional Perseroan, seperti menggalakkan marketing  dan program rekrutmen member broker dan agen baru, memperkuat existing  brand ERA saat ini sehingga brand ERA semakin kuat dibanding dengan  kompetitor, merekrut software engineer untuk mengelola IT System menjadi  lebih efisien, menyediakan training berstandar internasional dan  mengembangkan kerjasama dengan developer untuk memasarkan proyek-proyek  properti ke masyarakat.
Sedangkan hasil penjualan Saham Divestasi setelah dikurangi biaya  emisi yang dihitung secara proporsional, akan dibayarkan kepada Pemegang  Saham Penjual.
Kemudian, Bank Multiarta Sentosa Tbk (MASB) melepas 186.176.500  lembar saham dengan harga 3.360 per saham, sehingga keseluruhan nilai  saham yang ditawarkan berjumlah Rp625,55 miliar.
Bank MAS yang 70% kepemilikannya dikendalikan oleh Wings Group sejak  Desember 2013, mendapat izin efektif dari Otoritas Jasa Keuangan pada  tanggal 22 Juni 2021, dan penawaran umum yang dilakukan pada tanggal  24-28 Juni mendapatkan respon yang positif dari para investor.
IPO ini dibarengi dengan penerbitan Warrant 1:1. Satu lembar saham  IPO mendapatkan 1 lembar warrant yang dapat dikonversi menjadi saham  mulai Januari 2022 sampai Juni 2022 dengan harga Rp3.500 per lembar  saham.
IPO Bank Mas merupakan langkah penguatan permodalan perseroan guna  mendukung pengembangan bank ke depan dan memenuhi kewajiban modal  disetor minimal Rp3 triliun seperti disyaratkan oleh OJK melalui  ketentuan POJK Nomor 12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum.
85% dana segar dari IPO ini akan digunakan untuk penguatan permodalan  dalam pengembangan kredit dan 15% digunakan untuk pengembangan layanan  digital banking perseroan.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga saham PT Era Graharealty Tbk dan PT Bank Multiarta Sentosa Tbk naik pada perdagangan perdana di BEI hari ini. Pergerakan saham dengan kode emiten IPAC dan MASB mengalami kenaikan masing-masing 10% dan 25%.
Dilihat melalui RTI, saham IPAC mengalami kenaikan sebesar Rp12 atau 10,00% ke Rp132 per lembar pada hari pertama penawaran perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia.
Baca Juga: IPO, Bank Multiarta Incar Dana Rp625,55 Miliar
 
Frekuensi perdagangan saham IPAC mencapai 3 kali dengan 300 lembar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp39.600. Price Earning Ratio (PER) 0,00 dan Market Cap sebesar Rp125,38 miliar.
Selain itu, saham MASB mengalami kenaikan sebesar Rp840 atau 25,00% ke Rp4.200 per lembar pada hari pertama IPO di Bursa Efek Indonesia.
Baca Juga: IPO, Era Indonesia Pasang Harga Rp120/Lembar Saham
 
Frekuensi perdagangan saham MASB mencapai 621 kali dengan 1,11 juta lembar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp4,59 miliar. Price Earning Ratio (PER) 0,00 dan Market Cap sebesar Rp5,21 triliun.
Diketahui, Era Graharealty melepas sebanyak 189.973.700 lembar saham dalam IPO ini atau setara 20% saham yang ditempatkan dan disetor penuh.
IPAC melaksanakan penawaran harga saham Rp120 per lembar saham dan total dana yang akan dikumpulkan perseroan sebesar Rp22,79 miliar. Pada IPO ini, sebanyak 47,36 juta merupakan saham baru yang dilepas dari portepel. Sementara itu, 142,60 juta saham adalah divestasi pemegang saham pengendali PT Realtindo Mandiri.Adapun penggunaan dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Saham  Baru ini, setelah dikurangi biaya-biaya terkait emisi Saham Baru yang  menjadi porsi Perseroan, akan digunakan seluruhnya untuk modal kerja  terkait kegiatan operasional Perseroan, seperti menggalakkan marketing  dan program rekrutmen member broker dan agen baru, memperkuat existing  brand ERA saat ini sehingga brand ERA semakin kuat dibanding dengan  kompetitor, merekrut software engineer untuk mengelola IT System menjadi  lebih efisien, menyediakan training berstandar internasional dan  mengembangkan kerjasama dengan developer untuk memasarkan proyek-proyek  properti ke masyarakat.
Sedangkan hasil penjualan Saham Divestasi setelah dikurangi biaya  emisi yang dihitung secara proporsional, akan dibayarkan kepada Pemegang  Saham Penjual.
Kemudian, Bank Multiarta Sentosa Tbk (MASB) melepas 186.176.500  lembar saham dengan harga 3.360 per saham, sehingga keseluruhan nilai  saham yang ditawarkan berjumlah Rp625,55 miliar.
Bank MAS yang 70% kepemilikannya dikendalikan oleh Wings Group sejak  Desember 2013, mendapat izin efektif dari Otoritas Jasa Keuangan pada  tanggal 22 Juni 2021, dan penawaran umum yang dilakukan pada tanggal  24-28 Juni mendapatkan respon yang positif dari para investor.
IPO ini dibarengi dengan penerbitan Warrant 1:1. Satu lembar saham  IPO mendapatkan 1 lembar warrant yang dapat dikonversi menjadi saham  mulai Januari 2022 sampai Juni 2022 dengan harga Rp3.500 per lembar  saham.
IPO Bank Mas merupakan langkah penguatan permodalan perseroan guna  mendukung pengembangan bank ke depan dan memenuhi kewajiban modal  disetor minimal Rp3 triliun seperti disyaratkan oleh OJK melalui  ketentuan POJK Nomor 12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum.
85% dana segar dari IPO ini akan digunakan untuk penguatan permodalan  dalam pengembangan kredit dan 15% digunakan untuk pengembangan layanan  digital banking perseroan.</content:encoded></item></channel></rss>
