<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Minyak Dunia Naik Jadi USD72/Barel</title><description>Harga minyak dunai naik tipis pada Selasa. Harga minyak mencoba untuk  menutup beberapa kerugian yang diderita di hari sebelumnya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/30/320/2433009/harga-minyak-dunia-naik-jadi-usd72-barel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/06/30/320/2433009/harga-minyak-dunia-naik-jadi-usd72-barel"/><item><title>Harga Minyak Dunia Naik Jadi USD72/Barel</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/30/320/2433009/harga-minyak-dunia-naik-jadi-usd72-barel</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/06/30/320/2433009/harga-minyak-dunia-naik-jadi-usd72-barel</guid><pubDate>Rabu 30 Juni 2021 08:34 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/30/320/2433009/harga-minyak-dunia-naik-jadi-usd72-barel-s3xa4R64S8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kilang Minyak (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/30/320/2433009/harga-minyak-dunia-naik-jadi-usd72-barel-s3xa4R64S8.jpg</image><title>Kilang Minyak (Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Harga minyak dunia naik tipis pada Selasa. Harga minyak mencoba untuk menutup beberapa kerugian yang diderita di hari sebelumnya.
Minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus bertambah 7 sen menjadi menetap di USD72,98 per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus naik 8 sen menjadi ditutup pada USD74,76 per barel di London ICE Futures Exchange, dilansir dari Antara, Rabu (30/6/2021).
Baca Juga: Harga Minyak Turun karena Pembatasan Mobilitas Akibat Lonjakan Covid-19
 
Pada Senin, minyak mengalami kerugian yang nyata dengan patokan minyak mentah AS dan Brent masing-masing turun 1,54% dan 1,97%.
&quot;Koreksi harga dapat disebabkan terutama oleh kombinasi kekhawatiran tentang penyebaran cepat varian Delta dari virus corona dan potensi pembatasan terkait, harapan bahwa OPEC+ akan mengumumkan kenaikan produksi lagi, dan sentimen yang sangat positif sudah ada di pasar minyak,&quot; Eugen Weinberg, analis energi di Commerzbank Research, mengatakan dalam sebuah catatan pada Selasa.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Naik di Tengah Pemulihan Permintaan
 
&quot;Kabar baiknya tampaknya sudah diperhitungkan sekarang - yaitu cukup diperhitungkan dalam harga hari ini (yang cukup tinggi),&quot; katanya.Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, yang secara  kolektif dikenal sebagai OPEC+, dijadwalkan bertemu melalui konferensi  video pada 1 Juli untuk meninjau tingkat produksi minyak mentah.
Pedagang juga menunggu data persediaan bahan bakar resmi AS karena  Badan Informasi Energi (EIA) akan merilis laporan status minyak  mingguannya pada hari Rabu. Analis yang disurvei oleh S&amp;amp;P Global  Platts memperkirakan publikasi EIA menunjukkan penurunan 4,7 juta barel  dalam stok minyak mentah AS untuk pekan yang berakhir 25 Juni.
</description><content:encoded>JAKARTA - Harga minyak dunia naik tipis pada Selasa. Harga minyak mencoba untuk menutup beberapa kerugian yang diderita di hari sebelumnya.
Minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus bertambah 7 sen menjadi menetap di USD72,98 per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus naik 8 sen menjadi ditutup pada USD74,76 per barel di London ICE Futures Exchange, dilansir dari Antara, Rabu (30/6/2021).
Baca Juga: Harga Minyak Turun karena Pembatasan Mobilitas Akibat Lonjakan Covid-19
 
Pada Senin, minyak mengalami kerugian yang nyata dengan patokan minyak mentah AS dan Brent masing-masing turun 1,54% dan 1,97%.
&quot;Koreksi harga dapat disebabkan terutama oleh kombinasi kekhawatiran tentang penyebaran cepat varian Delta dari virus corona dan potensi pembatasan terkait, harapan bahwa OPEC+ akan mengumumkan kenaikan produksi lagi, dan sentimen yang sangat positif sudah ada di pasar minyak,&quot; Eugen Weinberg, analis energi di Commerzbank Research, mengatakan dalam sebuah catatan pada Selasa.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Naik di Tengah Pemulihan Permintaan
 
&quot;Kabar baiknya tampaknya sudah diperhitungkan sekarang - yaitu cukup diperhitungkan dalam harga hari ini (yang cukup tinggi),&quot; katanya.Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, yang secara  kolektif dikenal sebagai OPEC+, dijadwalkan bertemu melalui konferensi  video pada 1 Juli untuk meninjau tingkat produksi minyak mentah.
Pedagang juga menunggu data persediaan bahan bakar resmi AS karena  Badan Informasi Energi (EIA) akan merilis laporan status minyak  mingguannya pada hari Rabu. Analis yang disurvei oleh S&amp;amp;P Global  Platts memperkirakan publikasi EIA menunjukkan penurunan 4,7 juta barel  dalam stok minyak mentah AS untuk pekan yang berakhir 25 Juni.
</content:encoded></item></channel></rss>
