<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hary Tanoe: Digital Banking Ubah Tatanan Dunia Perbankan dan Keuangan</title><description>Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo menyatakan, kehadiran digital banking mendobrak dunia keuangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/30/320/2433246/hary-tanoe-digital-banking-ubah-tatanan-dunia-perbankan-dan-keuangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/06/30/320/2433246/hary-tanoe-digital-banking-ubah-tatanan-dunia-perbankan-dan-keuangan"/><item><title>Hary Tanoe: Digital Banking Ubah Tatanan Dunia Perbankan dan Keuangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/30/320/2433246/hary-tanoe-digital-banking-ubah-tatanan-dunia-perbankan-dan-keuangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/06/30/320/2433246/hary-tanoe-digital-banking-ubah-tatanan-dunia-perbankan-dan-keuangan</guid><pubDate>Rabu 30 Juni 2021 15:04 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/30/320/2433246/hary-tanoe-digital-banking-ubah-tatanan-dunia-perbankan-dan-keuangan-7KrP8Qrgty.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Hary Tanoesoedibjo (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/30/320/2433246/hary-tanoe-digital-banking-ubah-tatanan-dunia-perbankan-dan-keuangan-7KrP8Qrgty.jpeg</image><title>Hary Tanoesoedibjo (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo menyatakan, kehadiran digital banking mendobrak dunia keuangan, karena bank tidak perlu cabang, sehingga dalam membuka rekening bisa dengan aplikasi, termasuk menyalurkan kredit.

&quot;Ini ibarat di setiap rumah, ada cabang-cabangnya sepanjang mereka memiliki sambungan internet. Adanya digital banking ini mengubah tatanan dunia perbankan dan keuangan pada umumnya,&quot; kata Hary Tanoe dalam Webinar HUT ke-16 Koran Sindo bertajuk &quot;Bank Digital: Solusi Kemudahan Bertransaksi di Tengah Pandemi&quot;, Jakarta, Rabu (30/6/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;HUT ke-16, Ini Link Registrasi Webinar Koran Sindo: Tren Bank Digital &amp;amp; Geliat UMKM Go International&amp;nbsp;
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Hery Gunardi mengatakan bahwa pandemi ini mengubah gaya hidup masyarakat, termasuk dalam hal transaksi keuangan, menjadi serba digital.

&quot;Perkembangan digital di Indonesia didorong juga penetrasi internet yang tinggi, sebanyak 165 juta pengguna mobile internet belanja secara online, dan 130 juta pengguna mobile internet aktif dalam pembayaran via mobile,&quot; ungkap Hery.

Terlebih lagi, tercatat di tahun 2020, ekonomi digital di Indonesia mencapai USD44 miliar. Ekonomi digital ini diperkirakan akan mencapai USD124 miliar dalam 5 tahun ke depan.

&quot;Hal ini kemudian menjadikan Indonesia memiliki share 40% dari total ekonomi digital di ASEAN pada tahun 2025, ditambah Indonesia punya 2.193 startup, dengan 5 unicorn dan 1 decacorn,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo menyatakan, kehadiran digital banking mendobrak dunia keuangan, karena bank tidak perlu cabang, sehingga dalam membuka rekening bisa dengan aplikasi, termasuk menyalurkan kredit.

&quot;Ini ibarat di setiap rumah, ada cabang-cabangnya sepanjang mereka memiliki sambungan internet. Adanya digital banking ini mengubah tatanan dunia perbankan dan keuangan pada umumnya,&quot; kata Hary Tanoe dalam Webinar HUT ke-16 Koran Sindo bertajuk &quot;Bank Digital: Solusi Kemudahan Bertransaksi di Tengah Pandemi&quot;, Jakarta, Rabu (30/6/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;HUT ke-16, Ini Link Registrasi Webinar Koran Sindo: Tren Bank Digital &amp;amp; Geliat UMKM Go International&amp;nbsp;
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Hery Gunardi mengatakan bahwa pandemi ini mengubah gaya hidup masyarakat, termasuk dalam hal transaksi keuangan, menjadi serba digital.

&quot;Perkembangan digital di Indonesia didorong juga penetrasi internet yang tinggi, sebanyak 165 juta pengguna mobile internet belanja secara online, dan 130 juta pengguna mobile internet aktif dalam pembayaran via mobile,&quot; ungkap Hery.

Terlebih lagi, tercatat di tahun 2020, ekonomi digital di Indonesia mencapai USD44 miliar. Ekonomi digital ini diperkirakan akan mencapai USD124 miliar dalam 5 tahun ke depan.

&quot;Hal ini kemudian menjadikan Indonesia memiliki share 40% dari total ekonomi digital di ASEAN pada tahun 2025, ditambah Indonesia punya 2.193 startup, dengan 5 unicorn dan 1 decacorn,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
