<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pupuk Indonesia Setor Pajak dan Dividen Rp8,2 Triliun ke Negara</title><description>PT Pupuk Indonesia (Persero) mengungkap setoran dividen dan pajak tahun buku 2020 sebesar Rp8,25 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/02/320/2434310/pupuk-indonesia-setor-pajak-dan-dividen-rp8-2-triliun-ke-negara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/07/02/320/2434310/pupuk-indonesia-setor-pajak-dan-dividen-rp8-2-triliun-ke-negara"/><item><title>Pupuk Indonesia Setor Pajak dan Dividen Rp8,2 Triliun ke Negara</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/02/320/2434310/pupuk-indonesia-setor-pajak-dan-dividen-rp8-2-triliun-ke-negara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/07/02/320/2434310/pupuk-indonesia-setor-pajak-dan-dividen-rp8-2-triliun-ke-negara</guid><pubDate>Jum'at 02 Juli 2021 10:43 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/02/320/2434310/pupuk-indonesia-setor-pajak-dan-dividen-rp8-2-triliun-ke-negara-vmWy0fcIsy.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah. Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/02/320/2434310/pupuk-indonesia-setor-pajak-dan-dividen-rp8-2-triliun-ke-negara-vmWy0fcIsy.jpeg</image><title>Uang Rupiah. Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - PT Pupuk Indonesia (Persero) mengungkap setoran dividen dan pajak tahun buku 2020 sebesar Rp8,25 triliun. Terdiri dari dividen sebesar Rp588 miliar dan pajak senilai Rp7,67 triliun.
Adapun penetapan dividen tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang berlangsung, Rabu (30/6/2021) lalu.
Baca Juga: Pupuk Kaltim Bakal IPO Pertengahan 2022
 
Direktur Utama Pupuk Indonesia, Bakir Pasaman menyebut, meski pertumbuhan ekonomi dan bisnis perseroan terdampak pandemi covid-19, namun perusahaan masih tetap bisa mencatat kinerja yang cukup baik dan memberikan kontribusi kepada negara.
&amp;ldquo;Kami melakukan berbagai upaya dan langkah strategis agar tetap bisa mencapai kinerja perusahaan, walaupun di tengah pandemi Covid-19,&amp;rdquo; ujar Bakir dikutip dalam keterangan resmi Kementerian BUMN, Jumat (2/7/2021).
Baca Juga: Mentan Harap Pupuk Asal Indonesia Bisa Diekspor
 
Perubahan dari strategic holding menjadi activist holding menjadi alternatif manajemen menggenjot kinerja perusahaan sepanjang 2020.
&amp;ldquo;Beberapa wujud dari perubahan peran holding tersebut adalah dengan adanya sentralisasi sejumlah fungsi, seperti pemasaran, pengadaan, riset, SDM, IT, dan lain-lain,&amp;rdquo; katanya.
Perusahaan juga lebih gencar memperluas pasar ke sektor non subsidi, antara lain melalui pengembangan program Agro Solution dan juga Retail Management.Selain itu, perusahaan berupaya mendekatkan diri dengan konsumen dan  memenuhi kebutuhan petani dengan menyediakan produk-produk di luar pupuk  subsidi. Langkah itu dinilai dapat membantu peningkatan produktivitas  pertanian.
Upaya dan langkah strategis tersebut, lanjut Bakir, tercermin pada  sejumlah kinerja operasional perusahaan tahun lalu. Seperti pendapatan  yang mencapai Rp71,88 triliun.
Untuk kinerja produksi, Pupuk Indonesia merealisasikan sebesar 19,38  juta ton. Jumlah ini terdiri dari produksi pupuk 12,3 juta ton dan  non-pupuk 7,08 juta ton. Sedangkan total penjualan selama 2020 mencapai  14,37 juta ton.
&amp;ldquo;Dari kinerja operasional tersebut kami berhasil membukukan laba pada tahun 2020 sebesar Rp2,33 triliun,&amp;rdquo; tutur dia.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pupuk Indonesia (Persero) mengungkap setoran dividen dan pajak tahun buku 2020 sebesar Rp8,25 triliun. Terdiri dari dividen sebesar Rp588 miliar dan pajak senilai Rp7,67 triliun.
Adapun penetapan dividen tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang berlangsung, Rabu (30/6/2021) lalu.
Baca Juga: Pupuk Kaltim Bakal IPO Pertengahan 2022
 
Direktur Utama Pupuk Indonesia, Bakir Pasaman menyebut, meski pertumbuhan ekonomi dan bisnis perseroan terdampak pandemi covid-19, namun perusahaan masih tetap bisa mencatat kinerja yang cukup baik dan memberikan kontribusi kepada negara.
&amp;ldquo;Kami melakukan berbagai upaya dan langkah strategis agar tetap bisa mencapai kinerja perusahaan, walaupun di tengah pandemi Covid-19,&amp;rdquo; ujar Bakir dikutip dalam keterangan resmi Kementerian BUMN, Jumat (2/7/2021).
Baca Juga: Mentan Harap Pupuk Asal Indonesia Bisa Diekspor
 
Perubahan dari strategic holding menjadi activist holding menjadi alternatif manajemen menggenjot kinerja perusahaan sepanjang 2020.
&amp;ldquo;Beberapa wujud dari perubahan peran holding tersebut adalah dengan adanya sentralisasi sejumlah fungsi, seperti pemasaran, pengadaan, riset, SDM, IT, dan lain-lain,&amp;rdquo; katanya.
Perusahaan juga lebih gencar memperluas pasar ke sektor non subsidi, antara lain melalui pengembangan program Agro Solution dan juga Retail Management.Selain itu, perusahaan berupaya mendekatkan diri dengan konsumen dan  memenuhi kebutuhan petani dengan menyediakan produk-produk di luar pupuk  subsidi. Langkah itu dinilai dapat membantu peningkatan produktivitas  pertanian.
Upaya dan langkah strategis tersebut, lanjut Bakir, tercermin pada  sejumlah kinerja operasional perusahaan tahun lalu. Seperti pendapatan  yang mencapai Rp71,88 triliun.
Untuk kinerja produksi, Pupuk Indonesia merealisasikan sebesar 19,38  juta ton. Jumlah ini terdiri dari produksi pupuk 12,3 juta ton dan  non-pupuk 7,08 juta ton. Sedangkan total penjualan selama 2020 mencapai  14,37 juta ton.
&amp;ldquo;Dari kinerja operasional tersebut kami berhasil membukukan laba pada tahun 2020 sebesar Rp2,33 triliun,&amp;rdquo; tutur dia.</content:encoded></item></channel></rss>
