<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Melemah saat PPKM Darurat, Investor Harus Apa?</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melemahan pada perdagangan pekan ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/05/278/2435959/ihsg-melemah-saat-ppkm-darurat-investor-harus-apa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/07/05/278/2435959/ihsg-melemah-saat-ppkm-darurat-investor-harus-apa"/><item><title>IHSG Melemah saat PPKM Darurat, Investor Harus Apa?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/05/278/2435959/ihsg-melemah-saat-ppkm-darurat-investor-harus-apa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/07/05/278/2435959/ihsg-melemah-saat-ppkm-darurat-investor-harus-apa</guid><pubDate>Senin 05 Juli 2021 20:54 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/05/278/2435959/ihsg-melemah-saat-ppkm-darurat-investor-harus-apa-xvofkdA6m9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/05/278/2435959/ihsg-melemah-saat-ppkm-darurat-investor-harus-apa-xvofkdA6m9.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melemahan pada perdagangan pekan ini. Selama sepekan, perdagangan IHSG akan dipengaruhi sentimen penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa dan Bali.
Baca Juga: IHSG Sesi I Drop ke Level 5.992 
 
Analis Trimegah Sekuritas, Rovandi mengatakan, menurut analisis IHSG berpotensi terjadi koreksi selama perdagangan sepekan pertama PPKM Darurat.
&quot;Minggu ini IHSG berpotensi koreksi, dengan support resistance 5.890-6.130,&quot; ujar Rovandi kepada MNC Portal Indonesia, Senin (5/7/2021).
Baca Juga: Tetap Menguat di Tengah Lonjakan Covid-19, IHSG Masih Perlu Berjuang
Rovandi menambahkan, investor bisa memanfaatkan buy on weakness atau membeli saham di harga rendah, namun berprospek mengalami kenaikan kembali dalam jangka pendek jika IHSG berada di zona merah.
&quot;Investor bisa buy on weakness saham-saham yang mengalami koreksi di (Indeks) LQ 45,&quot; kata dia.
Dia juga menyarankan kepada para investor untuk menahan saham-saham  sektor tertentu di tengah sentimen PPKM Darurat, seperti sektor  telekomunikasi dan pertambangan.
&quot;Hold untuk saham-saham tertentu. Sektor telekomunikasi TLKM (Telkom  Indonesia) dan EXCL (XL Axiata). Sektor pertambangan PTBA (Bukit Asam),  INCO (Vale Indonesia), ITMG (Indo Tambangraya Megah), dan juga PGAS  (Perusahaan Gas Negara),&quot; ucapnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melemahan pada perdagangan pekan ini. Selama sepekan, perdagangan IHSG akan dipengaruhi sentimen penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa dan Bali.
Baca Juga: IHSG Sesi I Drop ke Level 5.992 
 
Analis Trimegah Sekuritas, Rovandi mengatakan, menurut analisis IHSG berpotensi terjadi koreksi selama perdagangan sepekan pertama PPKM Darurat.
&quot;Minggu ini IHSG berpotensi koreksi, dengan support resistance 5.890-6.130,&quot; ujar Rovandi kepada MNC Portal Indonesia, Senin (5/7/2021).
Baca Juga: Tetap Menguat di Tengah Lonjakan Covid-19, IHSG Masih Perlu Berjuang
Rovandi menambahkan, investor bisa memanfaatkan buy on weakness atau membeli saham di harga rendah, namun berprospek mengalami kenaikan kembali dalam jangka pendek jika IHSG berada di zona merah.
&quot;Investor bisa buy on weakness saham-saham yang mengalami koreksi di (Indeks) LQ 45,&quot; kata dia.
Dia juga menyarankan kepada para investor untuk menahan saham-saham  sektor tertentu di tengah sentimen PPKM Darurat, seperti sektor  telekomunikasi dan pertambangan.
&quot;Hold untuk saham-saham tertentu. Sektor telekomunikasi TLKM (Telkom  Indonesia) dan EXCL (XL Axiata). Sektor pertambangan PTBA (Bukit Asam),  INCO (Vale Indonesia), ITMG (Indo Tambangraya Megah), dan juga PGAS  (Perusahaan Gas Negara),&quot; ucapnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
