<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Luhut Ungkap Biang Kerok Oksigen Langka</title><description>Pemerintah tengah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi isu seperti kekurangan kapasitas rumah sakit maupun pasokan oksigen.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/05/320/2435660/menko-luhut-ungkap-biang-kerok-oksigen-langka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/07/05/320/2435660/menko-luhut-ungkap-biang-kerok-oksigen-langka"/><item><title>Menko Luhut Ungkap Biang Kerok Oksigen Langka</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/05/320/2435660/menko-luhut-ungkap-biang-kerok-oksigen-langka</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/07/05/320/2435660/menko-luhut-ungkap-biang-kerok-oksigen-langka</guid><pubDate>Senin 05 Juli 2021 13:13 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/05/320/2435660/menko-luhut-ungkap-biang-kerok-oksigen-langka-gFQTrvT6G6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/05/320/2435660/menko-luhut-ungkap-biang-kerok-oksigen-langka-gFQTrvT6G6.jpg</image><title>Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah tengah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi isu seperti kekurangan kapasitas rumah sakit maupun pasokan oksigen. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan  ada hambatan terkait distribusi oksigen yang membuatnya menjai langka. Serta, ada peningkatan penggunaan oksigen.
&quot;Oksigen sebenarnya ini karena peningkatan 3-4 kali mungkin jumlahnya yang membutuhkan jadi sempat distribusi agak tersendat,&quot; ujar Luhut dalam video virtual, Senin (5/7/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Integrasi Data Digital, Erick Thohir hingga Menkes Yakin Penumpang Pesawat Orang Sehat
Dia menekankan sudah terdapat lima produsen oksigen yang diminta untuk melayani sektor kesehatan terlebih dahulu.
&quot;Ada lima produsen oksigen yang kita minta 100% sekarang diberikan untuk masalah kesehatan terlebih dahulu,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani: Ekonomi Kuartal III-IV Tergantung Covid-19 dan PPKM Darurat
Dalam kesempatan yang sama, Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Jubir Menko Marves) Jodi Mahardi memastikan suplai oksigen medis serta kapasitas rumah sakit melalui Rumah Sakit Lapangan bisa terus tersedia untuk masyarakat guna menangani Covid-19.
&amp;ldquo;Melaporkan rapat kemarin, pemerintah saat ini sedang memaksimalkan penggunaan produksi oksigen industri untuk menjadi oksigen medis. Kita pastikan suplai oksigen dan kapasitas Rumah Sakit agar mencukupi,&amp;rdquo; katanya.
Rencananya, pemerintah melalui Kementerian Perindustrian dan Kementerian Kesehatan akan membuat database produsen dan distributor untuk ketersediaan oksigen, baik dengan memproduksi dari dalam negeri maupun melakukan impor.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah tengah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi isu seperti kekurangan kapasitas rumah sakit maupun pasokan oksigen. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan  ada hambatan terkait distribusi oksigen yang membuatnya menjai langka. Serta, ada peningkatan penggunaan oksigen.
&quot;Oksigen sebenarnya ini karena peningkatan 3-4 kali mungkin jumlahnya yang membutuhkan jadi sempat distribusi agak tersendat,&quot; ujar Luhut dalam video virtual, Senin (5/7/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Integrasi Data Digital, Erick Thohir hingga Menkes Yakin Penumpang Pesawat Orang Sehat
Dia menekankan sudah terdapat lima produsen oksigen yang diminta untuk melayani sektor kesehatan terlebih dahulu.
&quot;Ada lima produsen oksigen yang kita minta 100% sekarang diberikan untuk masalah kesehatan terlebih dahulu,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani: Ekonomi Kuartal III-IV Tergantung Covid-19 dan PPKM Darurat
Dalam kesempatan yang sama, Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Jubir Menko Marves) Jodi Mahardi memastikan suplai oksigen medis serta kapasitas rumah sakit melalui Rumah Sakit Lapangan bisa terus tersedia untuk masyarakat guna menangani Covid-19.
&amp;ldquo;Melaporkan rapat kemarin, pemerintah saat ini sedang memaksimalkan penggunaan produksi oksigen industri untuk menjadi oksigen medis. Kita pastikan suplai oksigen dan kapasitas Rumah Sakit agar mencukupi,&amp;rdquo; katanya.
Rencananya, pemerintah melalui Kementerian Perindustrian dan Kementerian Kesehatan akan membuat database produsen dan distributor untuk ketersediaan oksigen, baik dengan memproduksi dari dalam negeri maupun melakukan impor.</content:encoded></item></channel></rss>
