<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>MSIN Gandeng Moonton, Gelar E-Sports Star Indonesia Season 2</title><description>PT MNC Studios International Tbk (MSIN) melalui PT Esports Star Indonesia (ESI) menandatangani perjanjian dengan Moonton.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/06/278/2435981/msin-gandeng-moonton-gelar-e-sports-star-indonesia-season-2</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/07/06/278/2435981/msin-gandeng-moonton-gelar-e-sports-star-indonesia-season-2"/><item><title>MSIN Gandeng Moonton, Gelar E-Sports Star Indonesia Season 2</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/06/278/2435981/msin-gandeng-moonton-gelar-e-sports-star-indonesia-season-2</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/07/06/278/2435981/msin-gandeng-moonton-gelar-e-sports-star-indonesia-season-2</guid><pubDate>Selasa 06 Juli 2021 08:00 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/05/278/2435981/msin-gandeng-moonton-gelar-e-sports-star-indonesia-season-2-MXRXydAGZd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Direktur MSIN Valencia Tanoesoedibjo (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/05/278/2435981/msin-gandeng-moonton-gelar-e-sports-star-indonesia-season-2-MXRXydAGZd.jpg</image><title>Direktur MSIN Valencia Tanoesoedibjo (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT MNC Studios International Tbk (MSIN) melalui PT Esports Star Indonesia (ESI) menandatangani perjanjian dengan Moonton untuk mengadakan program pencarian bakat bernama E-Sports Star Indonesia season 2 untuk memproduksi dan menyiarkan pertandingan Mobile Legends: Bang Bang, yang merupakan game seluler peringkat 1 di Indonesia berdasarkan pengguna aktif bulanannya menurut Hootsuite.
Baca Juga: Sinetron Ikatan Cinta Raih Penghargaan Menko Airlangga, Saham MSIN To The Moon!
Season kedua dari program ini dilaksanakan sehubungan dengan besarnya antusiasme pemirsa pada season pertama, yang sukses ditayangkan pada bulan Agustus &amp;ndash; Desember 2020 dan mampu menarik lebih dari 27.000 peserta pada proses audisi. Didukung dengan segudang pengalaman yang dimiliki Perseroan dalam produksi program pencarian bakat dan kompetisi profesional yang telah dilakukan sebelumnya, seperti Piala Presiden Esports (2019 -2020), Free Fire Master League (2020 &amp;ndash; 2021), dan E-sports Star Indonesia (2020 &amp;ndash; 2021), Perseroan berkeyakinan bahwa kolaborasi baru dengan Moonton akan dapat mampu menghasilkan program E-Sports terbaik dalam hal produksi maupun kualitas program.
Direktur MSIN Valencia Tanoesoedibjo merasa senang dengan berlanjutnya kolaborasi dengan Moonton. Dirinya berharap kerjasama ini akan semakin memperluas keterlibatan kami untuk mendukung dan mendorong pertumbuhan industri game nasional.
Baca Juga: Keren! Sinetron Ikatan Cinta Raih Penghargaan dari Menko Airlangga
 
&amp;ldquo;Kami melihat bahwa terdapat potensi besar dalam industri game di Indonesia dan kami sangat antusias untuk dapat membawa kembali program unik dan game changing kami di tahun ini. Kami yakin bahwa dengan menggabungkan keahlian kami di industri hiburan dan dunia game, kami akan dapat sekali lagi memberikan hasil yang memuaskan. Dengan Moonton, kami optimis dapat mencapai terobosan lebih lanjut di industri hiburan dan game, dengan memberikan hiburan yang menarik, mengedukasi, dan menghibur penonton-penonton di seluruh Indonesia,&quot; kata dia dalam keterangannya, Selasa (6/7/2021).
E-Sports Star Indonesia season 2 akan ditayangkan perdana pada 29 Oktober 2021 hingga 17 Desember 2021 di GTV (FTA &amp;ndash; lokal) dan RCTI+ (OTT &amp;ndash; lokal dan internasional). Proses audisi online akan dimulai pada Agustus 2021 di RCTI+, super-app terbesar di Indonesia yang telah berkembang pesat yang memiliki lebih dari 32 juta pengguna aktif hingga hari ini. Tinjauan Industri Game Industri game telah menunjukkan tingkat pertumbuhan yang cukup pesat selama beberapa tahun terakhir, terutama pada game seluler. Pasar game dunia diperkirakan akan terus tumbuh menjadi USD204,6 miliar, dengan CAGR +7,2% untuk tahun 2019 &amp;ndash; 2023.
Saat ini, Asia Pasifik (APAC) dikenal sebagai pasar game terbesar di  dunia yang telah menghasilkan USD84,3 miliar, merepresentasikan hampir  50% dari pendapatan game di seluruh dunia. APAC memiliki 1,45 miliar  pemain yang mewakili 54% dari pemain game global. Sebagai potensi pasar  game terbesar di Asia Tenggara, Indonesia diprojeksikan akan mencatat  pendapatan game sebesar USD1,7 miliar pada tahun 2020 dan akan terus  mengalami peningkatan sekitar 25-35% setiap tahunnya.
Selain itu, peningkatan jumlah pemain game secara global juga  diprediksikan akan tumbuh pesat, dengan proyeksi peningkatan sebesar 11%  YoY pada tahun 2021 sehingga memiliki 3 miliar gamer dari seluruh  dunia. Wilayah APAC juga diperkirakan akan terus mengalami pertumbuhan  sebesar 11% YoY, dari sekitar 1,45 juta gamer pada tahun 2020 menjadi  1,62 juta pada tahun 2021. Saat ini industri game global didominasi oleh  para mobile gamer, yang telah menyumbangkan sekitar 93% pada tahun  2020. Indonesia yang merupakan salah satu negara dengan pengguna  internet terbesar di dunia, memiliki lebih dari 50,8 juta mobile  gamerSource: Newzoo Source: Newzoo pada tahun 2020 menurut Statista dan  diperkirakan akan terus mengalami pertumbuhan menjadi sebesar 127,7 juta  mobile gamer pada tahun 2025, ini mewakili pertumbuhan CAGR sebesar  20,3% dari tahun 2020 - 2025.
Update Bisnis ESI
 
Seperti yang telah diumumkan sebelumnya, unit game khusus yang  dimiliki Perseroan menargetkan untuk merilis gamenya sendiri berjudul  Rapid Fire pada bulan September 2021 melalui kemitraan dengan pengembang  game asal Korea Selatan, LightningVR.co., Ltd (LVR). Selanjutnya,  kesepakatan tersebut mencakup hak penerbitan global untuk semua negara,  termasuk E-Sports, lisensi, dan hak yang terkait dengan penjualan  merchandise. ESI didirikan untuk memberikan solusi inovatif end-to-end  yang menyeluruh, mencakup pengembangan game, penerbitan game, manajemen  event, yang terdiri dari manajemen bakat &amp;amp; kompetisi E-Sports  profesional, serta manajemen tim E-Sports. Penerbitan game ESI akan  dibantu dengan kuat oleh TV FTA milik MNCN, yaitu GTV untuk memberikan  dukungan pemasaran untuk pasar Indonesia dan RCTI+ untuk mencakup pasar  global. Kolaborasi strategis dengan RCTI+ akan terbukti bermanfaat untuk  memajukan operasional game ESI, dan diharapkan akan menarik perhatian  penggemar game di seluruh dunia, yang diproyeksikan akan tumbuh menjadi  577 juta pada tahun 2024.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT MNC Studios International Tbk (MSIN) melalui PT Esports Star Indonesia (ESI) menandatangani perjanjian dengan Moonton untuk mengadakan program pencarian bakat bernama E-Sports Star Indonesia season 2 untuk memproduksi dan menyiarkan pertandingan Mobile Legends: Bang Bang, yang merupakan game seluler peringkat 1 di Indonesia berdasarkan pengguna aktif bulanannya menurut Hootsuite.
Baca Juga: Sinetron Ikatan Cinta Raih Penghargaan Menko Airlangga, Saham MSIN To The Moon!
Season kedua dari program ini dilaksanakan sehubungan dengan besarnya antusiasme pemirsa pada season pertama, yang sukses ditayangkan pada bulan Agustus &amp;ndash; Desember 2020 dan mampu menarik lebih dari 27.000 peserta pada proses audisi. Didukung dengan segudang pengalaman yang dimiliki Perseroan dalam produksi program pencarian bakat dan kompetisi profesional yang telah dilakukan sebelumnya, seperti Piala Presiden Esports (2019 -2020), Free Fire Master League (2020 &amp;ndash; 2021), dan E-sports Star Indonesia (2020 &amp;ndash; 2021), Perseroan berkeyakinan bahwa kolaborasi baru dengan Moonton akan dapat mampu menghasilkan program E-Sports terbaik dalam hal produksi maupun kualitas program.
Direktur MSIN Valencia Tanoesoedibjo merasa senang dengan berlanjutnya kolaborasi dengan Moonton. Dirinya berharap kerjasama ini akan semakin memperluas keterlibatan kami untuk mendukung dan mendorong pertumbuhan industri game nasional.
Baca Juga: Keren! Sinetron Ikatan Cinta Raih Penghargaan dari Menko Airlangga
 
&amp;ldquo;Kami melihat bahwa terdapat potensi besar dalam industri game di Indonesia dan kami sangat antusias untuk dapat membawa kembali program unik dan game changing kami di tahun ini. Kami yakin bahwa dengan menggabungkan keahlian kami di industri hiburan dan dunia game, kami akan dapat sekali lagi memberikan hasil yang memuaskan. Dengan Moonton, kami optimis dapat mencapai terobosan lebih lanjut di industri hiburan dan game, dengan memberikan hiburan yang menarik, mengedukasi, dan menghibur penonton-penonton di seluruh Indonesia,&quot; kata dia dalam keterangannya, Selasa (6/7/2021).
E-Sports Star Indonesia season 2 akan ditayangkan perdana pada 29 Oktober 2021 hingga 17 Desember 2021 di GTV (FTA &amp;ndash; lokal) dan RCTI+ (OTT &amp;ndash; lokal dan internasional). Proses audisi online akan dimulai pada Agustus 2021 di RCTI+, super-app terbesar di Indonesia yang telah berkembang pesat yang memiliki lebih dari 32 juta pengguna aktif hingga hari ini. Tinjauan Industri Game Industri game telah menunjukkan tingkat pertumbuhan yang cukup pesat selama beberapa tahun terakhir, terutama pada game seluler. Pasar game dunia diperkirakan akan terus tumbuh menjadi USD204,6 miliar, dengan CAGR +7,2% untuk tahun 2019 &amp;ndash; 2023.
Saat ini, Asia Pasifik (APAC) dikenal sebagai pasar game terbesar di  dunia yang telah menghasilkan USD84,3 miliar, merepresentasikan hampir  50% dari pendapatan game di seluruh dunia. APAC memiliki 1,45 miliar  pemain yang mewakili 54% dari pemain game global. Sebagai potensi pasar  game terbesar di Asia Tenggara, Indonesia diprojeksikan akan mencatat  pendapatan game sebesar USD1,7 miliar pada tahun 2020 dan akan terus  mengalami peningkatan sekitar 25-35% setiap tahunnya.
Selain itu, peningkatan jumlah pemain game secara global juga  diprediksikan akan tumbuh pesat, dengan proyeksi peningkatan sebesar 11%  YoY pada tahun 2021 sehingga memiliki 3 miliar gamer dari seluruh  dunia. Wilayah APAC juga diperkirakan akan terus mengalami pertumbuhan  sebesar 11% YoY, dari sekitar 1,45 juta gamer pada tahun 2020 menjadi  1,62 juta pada tahun 2021. Saat ini industri game global didominasi oleh  para mobile gamer, yang telah menyumbangkan sekitar 93% pada tahun  2020. Indonesia yang merupakan salah satu negara dengan pengguna  internet terbesar di dunia, memiliki lebih dari 50,8 juta mobile  gamerSource: Newzoo Source: Newzoo pada tahun 2020 menurut Statista dan  diperkirakan akan terus mengalami pertumbuhan menjadi sebesar 127,7 juta  mobile gamer pada tahun 2025, ini mewakili pertumbuhan CAGR sebesar  20,3% dari tahun 2020 - 2025.
Update Bisnis ESI
 
Seperti yang telah diumumkan sebelumnya, unit game khusus yang  dimiliki Perseroan menargetkan untuk merilis gamenya sendiri berjudul  Rapid Fire pada bulan September 2021 melalui kemitraan dengan pengembang  game asal Korea Selatan, LightningVR.co., Ltd (LVR). Selanjutnya,  kesepakatan tersebut mencakup hak penerbitan global untuk semua negara,  termasuk E-Sports, lisensi, dan hak yang terkait dengan penjualan  merchandise. ESI didirikan untuk memberikan solusi inovatif end-to-end  yang menyeluruh, mencakup pengembangan game, penerbitan game, manajemen  event, yang terdiri dari manajemen bakat &amp;amp; kompetisi E-Sports  profesional, serta manajemen tim E-Sports. Penerbitan game ESI akan  dibantu dengan kuat oleh TV FTA milik MNCN, yaitu GTV untuk memberikan  dukungan pemasaran untuk pasar Indonesia dan RCTI+ untuk mencakup pasar  global. Kolaborasi strategis dengan RCTI+ akan terbukti bermanfaat untuk  memajukan operasional game ESI, dan diharapkan akan menarik perhatian  penggemar game di seluruh dunia, yang diproyeksikan akan tumbuh menjadi  577 juta pada tahun 2024.</content:encoded></item></channel></rss>
