<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Heboh Susu Beruang Diburu Warga +62, Nestle: Tak Ada Kenaikan Harga</title><description>PT Nestle Indonesia menegaskan tidak ada kenaikan harga meski permintaan Susu Beruang</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/06/320/2436119/heboh-susu-beruang-diburu-warga-62-nestle-tak-ada-kenaikan-harga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/07/06/320/2436119/heboh-susu-beruang-diburu-warga-62-nestle-tak-ada-kenaikan-harga"/><item><title>Heboh Susu Beruang Diburu Warga +62, Nestle: Tak Ada Kenaikan Harga</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/06/320/2436119/heboh-susu-beruang-diburu-warga-62-nestle-tak-ada-kenaikan-harga</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/07/06/320/2436119/heboh-susu-beruang-diburu-warga-62-nestle-tak-ada-kenaikan-harga</guid><pubDate>Selasa 06 Juli 2021 09:26 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/06/320/2436119/heboh-susu-beruang-diburu-warga-62-nestle-tak-ada-kenaikan-harga-m2r1ynNhVp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nestle Soal Harga Susu Beruang. (Foto: Okezone.com/Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/06/320/2436119/heboh-susu-beruang-diburu-warga-62-nestle-tak-ada-kenaikan-harga-m2r1ynNhVp.jpg</image><title>Nestle Soal Harga Susu Beruang. (Foto: Okezone.com/Sindonews)</title></images><description>JAKARTA - PT Nestle Indonesia menegaskan tidak ada kenaikan harga meski permintaan Susu Beruang atau Bear Brand meningkat di tengah lonjakan kasus corona belakangan ini.
Direktur Corporate Affairs Nestle Indonesia Debora Tjandrakusuma mengatakan, selama pandemi Covid-19, Nestl&amp;eacute; berfokus pada tanggung jawabnya untuk memenuhi permintaan konsumen akan produk-produk makanan dan minuman bernutrisi kami, seperti produk susu  Dancow, Bear Brand dan minuman coklat malt Milo dengan memastikan keberlangsungan operasi pabrik-pabrik.
&quot;Saat ini semua pabrik dan pusat distribusi kami beroperasi,&quot; kata Debora dalam siaran pers yang diterima di Jakarta.
Baca Juga:&amp;nbsp;Menko Airlangga: Ekonomi RI Tumbuh 3,7%-4,5% Tahun Ini
Pada saat yang sama, pihaknya juga memastikan kesehatan dan keselamatan para karyawan, mitra bisnis dan pelanggan, serta memberikan bantuan APD, produk-produk bergizi dan sembako kepada para garda terdepan pekerja kesehatan serta masyarakat terdampak.
&quot;Kami melakukan yang terbaik yang kami bisa guna memenuhi permintaan para konsumen akan produk-produk kami untuk mengotimalkan kapasitas produksi dan rantai pasokan, terutama untuk produk susu BEAR BRAND,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Menko Airlangga: Diputuskan Perpanjangan PPKM Mikro 6-20 Juli
Untuk informasi,  tidak melakukan kenaikan harga atas produk-produk kami termasuk produk susu Bear Brand
&quot;Kami terus menerus memaksimalkan upaya kami untuk memasok produk susu Bear Brand kepada para konsumen. Mengenai adanya kenaikan harga di e-commerce untuk produk produk Bear Brand, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku khususnya peraturan persaingan usaha,&quot; katanya.Dia menekankan tidak dapat menentukan harga jual akhir produk , dan yang dapat kami lakukan adalah berusaha semaksimal mungkin untuk memasok terus produk susu BEAR BRAND agar dapat memenuhi permintaan konsumen.
&quot;Selama masa PPKM Darurat, kami mengajak para konsumen untuk menjaga kesehatan mereka dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan berpartisipasi di program vaksinasi pemerintah guna mendukung pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 ini,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Nestle Indonesia menegaskan tidak ada kenaikan harga meski permintaan Susu Beruang atau Bear Brand meningkat di tengah lonjakan kasus corona belakangan ini.
Direktur Corporate Affairs Nestle Indonesia Debora Tjandrakusuma mengatakan, selama pandemi Covid-19, Nestl&amp;eacute; berfokus pada tanggung jawabnya untuk memenuhi permintaan konsumen akan produk-produk makanan dan minuman bernutrisi kami, seperti produk susu  Dancow, Bear Brand dan minuman coklat malt Milo dengan memastikan keberlangsungan operasi pabrik-pabrik.
&quot;Saat ini semua pabrik dan pusat distribusi kami beroperasi,&quot; kata Debora dalam siaran pers yang diterima di Jakarta.
Baca Juga:&amp;nbsp;Menko Airlangga: Ekonomi RI Tumbuh 3,7%-4,5% Tahun Ini
Pada saat yang sama, pihaknya juga memastikan kesehatan dan keselamatan para karyawan, mitra bisnis dan pelanggan, serta memberikan bantuan APD, produk-produk bergizi dan sembako kepada para garda terdepan pekerja kesehatan serta masyarakat terdampak.
&quot;Kami melakukan yang terbaik yang kami bisa guna memenuhi permintaan para konsumen akan produk-produk kami untuk mengotimalkan kapasitas produksi dan rantai pasokan, terutama untuk produk susu BEAR BRAND,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Menko Airlangga: Diputuskan Perpanjangan PPKM Mikro 6-20 Juli
Untuk informasi,  tidak melakukan kenaikan harga atas produk-produk kami termasuk produk susu Bear Brand
&quot;Kami terus menerus memaksimalkan upaya kami untuk memasok produk susu Bear Brand kepada para konsumen. Mengenai adanya kenaikan harga di e-commerce untuk produk produk Bear Brand, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku khususnya peraturan persaingan usaha,&quot; katanya.Dia menekankan tidak dapat menentukan harga jual akhir produk , dan yang dapat kami lakukan adalah berusaha semaksimal mungkin untuk memasok terus produk susu BEAR BRAND agar dapat memenuhi permintaan konsumen.
&quot;Selama masa PPKM Darurat, kami mengajak para konsumen untuk menjaga kesehatan mereka dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan berpartisipasi di program vaksinasi pemerintah guna mendukung pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 ini,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
