<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laba Bersih Garudafood Turun 12,6% Jadi Rp122 Miliar</title><description>PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) mencatatkan laba bersih sebesar Rp122,73 miliar atau turun 12,62%</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/07/278/2436749/laba-bersih-garudafood-turun-12-6-jadi-rp122-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/07/07/278/2436749/laba-bersih-garudafood-turun-12-6-jadi-rp122-miliar"/><item><title>Laba Bersih Garudafood Turun 12,6% Jadi Rp122 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/07/278/2436749/laba-bersih-garudafood-turun-12-6-jadi-rp122-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/07/07/278/2436749/laba-bersih-garudafood-turun-12-6-jadi-rp122-miliar</guid><pubDate>Rabu 07 Juli 2021 09:35 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/07/278/2436749/laba-bersih-garudafood-turun-12-6-jadi-rp122-miliar-Qeal3lLvIG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba Garudafood Turun. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/07/278/2436749/laba-bersih-garudafood-turun-12-6-jadi-rp122-miliar-Qeal3lLvIG.jpg</image><title>Laba Garudafood Turun. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) mencatatkan laba bersih sebesar Rp122,73 miliar atau turun 12,62% pada kuartal I-2021. Di mana pada 31 Maret 2020, GOOD mencatat laba Rp140,47 miliar.
Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (7/7/2021), Perseroan mencatatkan penjualan neto sebesar Rp2,27 triliun atau naik 1,20 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,24 triliun dengan laba per saham dasar Rp16,71.
Baca Juga:&amp;nbsp;Siapkan Rp50 Miliar, Garudafood Berencana Buyback Saham
Adapun penjualan Perseroan terdiri atas pihak berelasi (lokal dan ekspor) dan pihak ketiga (lokal dan ekspor). Pihak ketiga lokal menjadi penyumbang terbesar penjualan sebesar Rp2,11 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp2,11 triliun.
Kemudian, pihak ketiga ekspor tercatat sebesar Rp93,39 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp87,16 miliar, pihak berelasi lokal tercatat sebesar Rp52,56 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp39,88 miliar, dan pihak berelasi ekspor tercatat Rp10,65 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp6,88 miliar.
Baca Juga:&amp;nbsp;Garudafood Siapkan Dividen Rp131 Miliar, Cek Jadwal Pembagiannya
GOOD mencatatkan adanya kenaikan beban pokok penjualan di kuartal I-2021 menjadi Rp1,59 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp1,52 triliun. Beban keuangan juga naik menjadi Rp44,56 miliar dari sebelumnya Rp28,65 miliar.Sementara itu, beban penjualan turun menjadi Rp335,47 miliar dari sebelumnya Rp382,10 miliar, dan beban umum dan beban pajak penghasilan turun menjadi Rp44,73 miliar dari sebelumnya Rp67,32 miliar.
Selain itu, kas neto diperoleh dari aktivitas operasi tercatat Rp100,75 miliar, kas neto digunakan untuk aktivitas investasi tercatat Rp40,43 miliar, dan kas neto digunakan untuk aktivitas pendanaan tercatat Rp15,59 miliar.
Garudafood Putra Putri Jaya mencatatkan liabilitas sebesar Rp3,82 triliun dan ekuitas Rp3,03 triliun. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi Rp6,86 triliun dibanding tahun 2020 sebesar Rp6,57 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) mencatatkan laba bersih sebesar Rp122,73 miliar atau turun 12,62% pada kuartal I-2021. Di mana pada 31 Maret 2020, GOOD mencatat laba Rp140,47 miliar.
Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (7/7/2021), Perseroan mencatatkan penjualan neto sebesar Rp2,27 triliun atau naik 1,20 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,24 triliun dengan laba per saham dasar Rp16,71.
Baca Juga:&amp;nbsp;Siapkan Rp50 Miliar, Garudafood Berencana Buyback Saham
Adapun penjualan Perseroan terdiri atas pihak berelasi (lokal dan ekspor) dan pihak ketiga (lokal dan ekspor). Pihak ketiga lokal menjadi penyumbang terbesar penjualan sebesar Rp2,11 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp2,11 triliun.
Kemudian, pihak ketiga ekspor tercatat sebesar Rp93,39 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp87,16 miliar, pihak berelasi lokal tercatat sebesar Rp52,56 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp39,88 miliar, dan pihak berelasi ekspor tercatat Rp10,65 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp6,88 miliar.
Baca Juga:&amp;nbsp;Garudafood Siapkan Dividen Rp131 Miliar, Cek Jadwal Pembagiannya
GOOD mencatatkan adanya kenaikan beban pokok penjualan di kuartal I-2021 menjadi Rp1,59 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp1,52 triliun. Beban keuangan juga naik menjadi Rp44,56 miliar dari sebelumnya Rp28,65 miliar.Sementara itu, beban penjualan turun menjadi Rp335,47 miliar dari sebelumnya Rp382,10 miliar, dan beban umum dan beban pajak penghasilan turun menjadi Rp44,73 miliar dari sebelumnya Rp67,32 miliar.
Selain itu, kas neto diperoleh dari aktivitas operasi tercatat Rp100,75 miliar, kas neto digunakan untuk aktivitas investasi tercatat Rp40,43 miliar, dan kas neto digunakan untuk aktivitas pendanaan tercatat Rp15,59 miliar.
Garudafood Putra Putri Jaya mencatatkan liabilitas sebesar Rp3,82 triliun dan ekuitas Rp3,03 triliun. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi Rp6,86 triliun dibanding tahun 2020 sebesar Rp6,57 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
