<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bantu Penanganan Covid-19, Menko Airlangga Minta Pemda Gelontorkan Dana Alokasi Umum</title><description>Pemerintah meminta Gubernur di seluruh Indonesia untuk mengalokasikan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk penanganan Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/07/320/2436941/bantu-penanganan-covid-19-menko-airlangga-minta-pemda-gelontorkan-dana-alokasi-umum</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/07/07/320/2436941/bantu-penanganan-covid-19-menko-airlangga-minta-pemda-gelontorkan-dana-alokasi-umum"/><item><title>Bantu Penanganan Covid-19, Menko Airlangga Minta Pemda Gelontorkan Dana Alokasi Umum</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/07/320/2436941/bantu-penanganan-covid-19-menko-airlangga-minta-pemda-gelontorkan-dana-alokasi-umum</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/07/07/320/2436941/bantu-penanganan-covid-19-menko-airlangga-minta-pemda-gelontorkan-dana-alokasi-umum</guid><pubDate>Rabu 07 Juli 2021 14:45 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/07/320/2436941/bantu-penanganan-covid-19-menko-airlangga-minta-pemda-gelontorkan-dana-alokasi-umum-zR2McbPJXY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Perekonomian Airlangga (Foto: Dok Kemenko Perekonomian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/07/320/2436941/bantu-penanganan-covid-19-menko-airlangga-minta-pemda-gelontorkan-dana-alokasi-umum-zR2McbPJXY.jpg</image><title>Menko Perekonomian Airlangga (Foto: Dok Kemenko Perekonomian)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah meminta  Gubernur dan Kepala Daerah di seluruh Indonesia untuk mengalokasikan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk penanganan Covid-19. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan setidaknya ada  8%  Dana Alokasi Umum bisa untuk mengatasi situasi genting saat ini.
&quot;Kami meminta bagi seluruh gubernur dan juga para bupati dan walikota buat alokasikan anggaran DAU 8 persen untuk Covid-19,&quot; kata Airlangga dalam video virtual, Rabu (7/7/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Sidak saat PPKM Darurat, Erick Thohir: Bukan Mau Marah, Saya Ingin Support
Selain itu, Pemda diminta kembali meningkatkan penegakan disiplin protokol kesehatan. Terutama di beberapa daerah yang tingkat kepatuhannya menurun.
&quot;Kami meminta agar penegakan disiplin pakai masker di beberpaa daerah yang dimonitor kepatuhannya menurun,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;PPKM Darurat, Pengusaha Minta Ritel di Mal Tutup Jam 8 Malam
Serta meminta pemerintah daerah untuk meningkatkan testing dan tracing di masing-masing wilayah. Testing ditingkatkan sesuai dengan tingkat positivity rate mingguan dengan target di bawah 10%.
Sementara untuk tracing dilakukan kepada lebih dari 15 orang kontak erat untuk setiap pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.
&quot;Tracing perlu dilakukan sampai mencari lebih dari 15 kontak erat per kasus konfirmasi,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah meminta  Gubernur dan Kepala Daerah di seluruh Indonesia untuk mengalokasikan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk penanganan Covid-19. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan setidaknya ada  8%  Dana Alokasi Umum bisa untuk mengatasi situasi genting saat ini.
&quot;Kami meminta bagi seluruh gubernur dan juga para bupati dan walikota buat alokasikan anggaran DAU 8 persen untuk Covid-19,&quot; kata Airlangga dalam video virtual, Rabu (7/7/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Sidak saat PPKM Darurat, Erick Thohir: Bukan Mau Marah, Saya Ingin Support
Selain itu, Pemda diminta kembali meningkatkan penegakan disiplin protokol kesehatan. Terutama di beberapa daerah yang tingkat kepatuhannya menurun.
&quot;Kami meminta agar penegakan disiplin pakai masker di beberpaa daerah yang dimonitor kepatuhannya menurun,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;PPKM Darurat, Pengusaha Minta Ritel di Mal Tutup Jam 8 Malam
Serta meminta pemerintah daerah untuk meningkatkan testing dan tracing di masing-masing wilayah. Testing ditingkatkan sesuai dengan tingkat positivity rate mingguan dengan target di bawah 10%.
Sementara untuk tracing dilakukan kepada lebih dari 15 orang kontak erat untuk setiap pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.
&quot;Tracing perlu dilakukan sampai mencari lebih dari 15 kontak erat per kasus konfirmasi,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
