<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dihantui Covid-19, IHSG Berat untuk Menguat</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup stagnan pada perdagangan Jumat (9/7) sore. IHSG ditutup menetap di level 6.039.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/09/278/2438305/dihantui-covid-19-ihsg-berat-untuk-menguat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/07/09/278/2438305/dihantui-covid-19-ihsg-berat-untuk-menguat"/><item><title>Dihantui Covid-19, IHSG Berat untuk Menguat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/09/278/2438305/dihantui-covid-19-ihsg-berat-untuk-menguat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/07/09/278/2438305/dihantui-covid-19-ihsg-berat-untuk-menguat</guid><pubDate>Jum'at 09 Juli 2021 17:50 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/09/278/2438305/dihantui-covid-19-ihsg-berat-untuk-menguat-oSOwp1gzv3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/09/278/2438305/dihantui-covid-19-ihsg-berat-untuk-menguat-oSOwp1gzv3.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup stagnan pada perdagangan Jumat (9/7/2021) sore. IHSG ditutup menetap di level 6.039.
Pengamat Pasar Modal Oktavianus Audi mengatakan, pergerakan IHSG hari ini masih sesuai ekspetasi. Di mana, peluang IHSG untuk menguat masih berat.
Baca Juga: Akhiri Perdagangan, IHSG Ditutup Melemah Tipis ke 6.039
 
&amp;ldquo;Kalau untuk closing hari ini masih sesuai dengan ekspetasi ya. Di mana, memang peluang kita untuk menguat pun masih kecenderungan sedikit agak berat ya,&amp;rdquo; katanya dalam acara 2ND Session Closing Market IDX Channel, Jumat (9/7/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp; IPO Unicorn Jadi Penggerak IHSG?
 
Menurutnya, dengan melihat data-data saat ini ditambah dengan masih melonjaknya kasus positif Covid-19 di Indonesia menyebabkan pergerakan IHSG masih cenderung tertahan.
&amp;ldquo;Karena kalau melihat data-data sekarang, ditambah lagi dengan kasus Covid yang masih terus bertambah kasus baru, jadi ini saya pikir masih akan kecenderungan ada burden,&amp;rdquo; ujar Audi.
Lanjut Audi, pergerakan di market regional juga masih bergerak mix.  Hal tersebut menunjukkan masih sejalan dengan market dalam negeri.
&amp;ldquo;Kalau kita lihat juga, secara regional untuk hari ini juga masih mix  dan ini memang masih sejalan dengan regional kita. Jadi, memang  kecenderungan untuk IHSG kita masih sesuai dengan ekspetasi untuk hari  ini,&amp;rdquo; ucap dia.
Sementara itu, dia menjelaskan, level resistance IHSG masih berada di  level 6.100. Sementara, level support IHSG berada di level 6.000-an.
&amp;ldquo;Untuk IHSG sendiri memang level resistance masih ada di level 6.100,  ini memang masih cukup lumayan ada gap-nya. Tapi kalau untuk level  support kita juga masih cukup lumayan, ini masih ada di level 6.000-an,&amp;rdquo;  jelas Audi.
Audi kemudian juga merekomendasikan beberapa saham pilihan yang bisa  menjadi pertimbangan para investor. Saham-saham tersebut yaitu, INCO,  INTP, TLKM, dan ASSA.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup stagnan pada perdagangan Jumat (9/7/2021) sore. IHSG ditutup menetap di level 6.039.
Pengamat Pasar Modal Oktavianus Audi mengatakan, pergerakan IHSG hari ini masih sesuai ekspetasi. Di mana, peluang IHSG untuk menguat masih berat.
Baca Juga: Akhiri Perdagangan, IHSG Ditutup Melemah Tipis ke 6.039
 
&amp;ldquo;Kalau untuk closing hari ini masih sesuai dengan ekspetasi ya. Di mana, memang peluang kita untuk menguat pun masih kecenderungan sedikit agak berat ya,&amp;rdquo; katanya dalam acara 2ND Session Closing Market IDX Channel, Jumat (9/7/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp; IPO Unicorn Jadi Penggerak IHSG?
 
Menurutnya, dengan melihat data-data saat ini ditambah dengan masih melonjaknya kasus positif Covid-19 di Indonesia menyebabkan pergerakan IHSG masih cenderung tertahan.
&amp;ldquo;Karena kalau melihat data-data sekarang, ditambah lagi dengan kasus Covid yang masih terus bertambah kasus baru, jadi ini saya pikir masih akan kecenderungan ada burden,&amp;rdquo; ujar Audi.
Lanjut Audi, pergerakan di market regional juga masih bergerak mix.  Hal tersebut menunjukkan masih sejalan dengan market dalam negeri.
&amp;ldquo;Kalau kita lihat juga, secara regional untuk hari ini juga masih mix  dan ini memang masih sejalan dengan regional kita. Jadi, memang  kecenderungan untuk IHSG kita masih sesuai dengan ekspetasi untuk hari  ini,&amp;rdquo; ucap dia.
Sementara itu, dia menjelaskan, level resistance IHSG masih berada di  level 6.100. Sementara, level support IHSG berada di level 6.000-an.
&amp;ldquo;Untuk IHSG sendiri memang level resistance masih ada di level 6.100,  ini memang masih cukup lumayan ada gap-nya. Tapi kalau untuk level  support kita juga masih cukup lumayan, ini masih ada di level 6.000-an,&amp;rdquo;  jelas Audi.
Audi kemudian juga merekomendasikan beberapa saham pilihan yang bisa  menjadi pertimbangan para investor. Saham-saham tersebut yaitu, INCO,  INTP, TLKM, dan ASSA.</content:encoded></item></channel></rss>
