<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Defisit APBN 2021 Diprediksi Rp939,6 Triliun, Sri Mulyani: Bagus</title><description>Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memproyeksi defisit APBN lebih kecil pada tahun ini</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/12/320/2439477/defisit-apbn-2021-diprediksi-rp939-6-triliun-sri-mulyani-bagus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/07/12/320/2439477/defisit-apbn-2021-diprediksi-rp939-6-triliun-sri-mulyani-bagus"/><item><title>Defisit APBN 2021 Diprediksi Rp939,6 Triliun, Sri Mulyani: Bagus</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/12/320/2439477/defisit-apbn-2021-diprediksi-rp939-6-triliun-sri-mulyani-bagus</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/07/12/320/2439477/defisit-apbn-2021-diprediksi-rp939-6-triliun-sri-mulyani-bagus</guid><pubDate>Senin 12 Juli 2021 17:03 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/12/320/2439477/defisit-apbn-2021-diprediksi-rp939-6-triliun-sri-mulyani-bagus-1XWOMJKaqW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani Prediksi Defisit APBN Tahun Ini Lebih Baik. (Foto: Okezone.com/KBUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/12/320/2439477/defisit-apbn-2021-diprediksi-rp939-6-triliun-sri-mulyani-bagus-1XWOMJKaqW.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani Prediksi Defisit APBN Tahun Ini Lebih Baik. (Foto: Okezone.com/KBUMN)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memproyeksi defisit APBN lebih kecil pada tahun ini. Namun, defisit APBN masih pada rentang 5,7% terhadap PDB.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, defisit fiskal bisa ditekan menjadi Rp939,6 triliun dari Rp1.006,4 triliun atau lebih kecil sekitar Rp66,8 triliun.
Baca Juga:&amp;nbsp;Reformasi Pajak, Sri Mulyani: APBN Punya Daya Batas
&quot;Proyeksi defisit APBN awal Rp1.006,4 triliun. Kita perkirakan akhir tahun defisitnya di bawah itu, yaitu Rp66,8 triliun lebih kecil, yaitu Rp939,6 triliun. Ini adalah sesuatu yang bagus,&quot; ujar Sri Mulyani dalam video virtual, Senin (12/4/2021).
Menurutnya, rendahnya defisit APBN ditopang oleh penerimaan negara yang diproyeksikan ini akan sebesar Rp1.760,7 triliun atau melampaui target yang ditetapkan di APBN 2021 yang sebesar Rp1.743,6 triliun.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sorry PNS, Sri Mulyani Alihkan Anggaran Perjalanan Dinas dan Rapat untuk Covid-19
&quot;Ini adalah sesuatu yang bagus. Artinya, APBN akan tetap responsif, membantu rakyat, dunia usaha, dan penanganan Covid-19 tetapi masih tetap menjaga defisit di tingkat yang hati-hati,&quot; katanya.Sayangnya, penerimaan pajak di tahun ini diperkirakan Rp1.176,3 triliun atau masih kurang Rp53,3 triliun dari target penerimaan pajak di tahun 2021 yang ditetapkan Rp1.229,6 triliun.
&amp;ldquo;Jadi, penerimaan negara diharapkan bisa sedikit di atas taret APBN 2021. Namun, ini sangat tergantung pada sisi ekonomi dan Covid-19, terutama di penerimaan perpajakan. Namun, harapannya kondisi ekonomi akan tetap pulih sehingga target penerimaan perpajakan bisa tercapai,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memproyeksi defisit APBN lebih kecil pada tahun ini. Namun, defisit APBN masih pada rentang 5,7% terhadap PDB.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, defisit fiskal bisa ditekan menjadi Rp939,6 triliun dari Rp1.006,4 triliun atau lebih kecil sekitar Rp66,8 triliun.
Baca Juga:&amp;nbsp;Reformasi Pajak, Sri Mulyani: APBN Punya Daya Batas
&quot;Proyeksi defisit APBN awal Rp1.006,4 triliun. Kita perkirakan akhir tahun defisitnya di bawah itu, yaitu Rp66,8 triliun lebih kecil, yaitu Rp939,6 triliun. Ini adalah sesuatu yang bagus,&quot; ujar Sri Mulyani dalam video virtual, Senin (12/4/2021).
Menurutnya, rendahnya defisit APBN ditopang oleh penerimaan negara yang diproyeksikan ini akan sebesar Rp1.760,7 triliun atau melampaui target yang ditetapkan di APBN 2021 yang sebesar Rp1.743,6 triliun.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sorry PNS, Sri Mulyani Alihkan Anggaran Perjalanan Dinas dan Rapat untuk Covid-19
&quot;Ini adalah sesuatu yang bagus. Artinya, APBN akan tetap responsif, membantu rakyat, dunia usaha, dan penanganan Covid-19 tetapi masih tetap menjaga defisit di tingkat yang hati-hati,&quot; katanya.Sayangnya, penerimaan pajak di tahun ini diperkirakan Rp1.176,3 triliun atau masih kurang Rp53,3 triliun dari target penerimaan pajak di tahun 2021 yang ditetapkan Rp1.229,6 triliun.
&amp;ldquo;Jadi, penerimaan negara diharapkan bisa sedikit di atas taret APBN 2021. Namun, ini sangat tergantung pada sisi ekonomi dan Covid-19, terutama di penerimaan perpajakan. Namun, harapannya kondisi ekonomi akan tetap pulih sehingga target penerimaan perpajakan bisa tercapai,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
