<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Vaksin Berbayar : untuk Rakyat atau Konglomerat? Simak Berita Selengkapnya di iNews Room Senin Pukul 18.00 WIB</title><description>Vaksin berbayar, awalnya akan dimulai hari ini. Namun langkah pemerintah  untuk menjalankan vaksin berbayar mendapat banyak kecaman.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/12/320/2439521/vaksin-berbayar-untuk-rakyat-atau-konglomerat-simak-berita-selengkapnya-di-inews-room-senin-pukul-18-00-wib</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/07/12/320/2439521/vaksin-berbayar-untuk-rakyat-atau-konglomerat-simak-berita-selengkapnya-di-inews-room-senin-pukul-18-00-wib"/><item><title>Vaksin Berbayar : untuk Rakyat atau Konglomerat? Simak Berita Selengkapnya di iNews Room Senin Pukul 18.00 WIB</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/12/320/2439521/vaksin-berbayar-untuk-rakyat-atau-konglomerat-simak-berita-selengkapnya-di-inews-room-senin-pukul-18-00-wib</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/07/12/320/2439521/vaksin-berbayar-untuk-rakyat-atau-konglomerat-simak-berita-selengkapnya-di-inews-room-senin-pukul-18-00-wib</guid><pubDate>Senin 12 Juli 2021 18:10 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/12/320/2439521/vaksin-berbayar-untuk-rakyat-atau-konglomerat-simak-berita-selengkapnya-di-inews-room-senin-pukul-18-00-wib-uMTyCUxpet.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Program Inews Room Membahas Vaksin Berbayar (Foto: MNC Media)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/12/320/2439521/vaksin-berbayar-untuk-rakyat-atau-konglomerat-simak-berita-selengkapnya-di-inews-room-senin-pukul-18-00-wib-uMTyCUxpet.jpg</image><title>Program Inews Room Membahas Vaksin Berbayar (Foto: MNC Media)</title></images><description>JAKARTA - Vaksin berbayar, awalnya akan dimulai hari ini. Namun langkah pemerintah untuk menjalankan vaksin berbayar mendapat banyak kecaman, sebagian masyarakat menganggap vaksin berbayar akan menyebabkan ketimpangan.
Petisi juga digaungkan oleh Koalisi Vaksin, mereka menyebut vaksin berbayar tidak sesuai dengan keputusan WHO dan kesepakatan global bahwa semua upaya pengendalian harus dilakukan dengan menghormati hak masyarakat untuk mendapatkan vaksin seadil-adilnya.
Baca Juga: Vaksin Covid-19 Berbayar Ditunda, Saham Kimia Farma Menguat 12%
Vaksin berbayar merupakan salah satu program pemerintah untuk mempercepat program vaksinasi di tengah lonjakan angka Covid-19 di Indonesia.
Setelah menuai polemik, PT Kimia Farma akhirnya memutuskan untuk meunda waktu pelaksanaan program vaksinasi berbayar. Hingga kini belum ada kejelasan sampai kapan penundaan akan dilakukan.
 
 Baca Juga: Soal Vaksinasi Covid-19 Berbayar, Berikut Penjelasan Lengkap KPCPEN

Melalui rilis resminya pemerintah memang telah menunda, artinya vaksinasi berbayar ini tidak akan batal, hanya menunggu waktu kapan dimulai sambil terus melakukan sosialisasi.
Lantas apakah penundaan ini dapat meredakan ketegangan dan kecaman yang datang terkait vaksin berbayar ini?
Vaksin Berbayar : untuk Rakyat atau Konglomerat? menjadi salah satu bahasan di program iNews Room episode Senin, 12 Juli 2021 mulai pukul 18.00 WIB.
iNews Room juga akan membahas tragedi pembunuhan akibat cinta ditolak oleh kekasih di Musi Banyuasin.
Kami juga akan update berita heboh di media sosial tentang seorang  seorang wanita yang mengaku dokter dan tidak percaya adanya virus  Corona.
Bersama Host Abraham Silaban, saksikan selengkapnya di iNews Room  mulai pukul 18.00 WIB secara langsung di iNews. Anda juga dapat  menyaksikan secara langsung melalui aplikasi RCTI+ dan www.rctiplus.com</description><content:encoded>JAKARTA - Vaksin berbayar, awalnya akan dimulai hari ini. Namun langkah pemerintah untuk menjalankan vaksin berbayar mendapat banyak kecaman, sebagian masyarakat menganggap vaksin berbayar akan menyebabkan ketimpangan.
Petisi juga digaungkan oleh Koalisi Vaksin, mereka menyebut vaksin berbayar tidak sesuai dengan keputusan WHO dan kesepakatan global bahwa semua upaya pengendalian harus dilakukan dengan menghormati hak masyarakat untuk mendapatkan vaksin seadil-adilnya.
Baca Juga: Vaksin Covid-19 Berbayar Ditunda, Saham Kimia Farma Menguat 12%
Vaksin berbayar merupakan salah satu program pemerintah untuk mempercepat program vaksinasi di tengah lonjakan angka Covid-19 di Indonesia.
Setelah menuai polemik, PT Kimia Farma akhirnya memutuskan untuk meunda waktu pelaksanaan program vaksinasi berbayar. Hingga kini belum ada kejelasan sampai kapan penundaan akan dilakukan.
 
 Baca Juga: Soal Vaksinasi Covid-19 Berbayar, Berikut Penjelasan Lengkap KPCPEN

Melalui rilis resminya pemerintah memang telah menunda, artinya vaksinasi berbayar ini tidak akan batal, hanya menunggu waktu kapan dimulai sambil terus melakukan sosialisasi.
Lantas apakah penundaan ini dapat meredakan ketegangan dan kecaman yang datang terkait vaksin berbayar ini?
Vaksin Berbayar : untuk Rakyat atau Konglomerat? menjadi salah satu bahasan di program iNews Room episode Senin, 12 Juli 2021 mulai pukul 18.00 WIB.
iNews Room juga akan membahas tragedi pembunuhan akibat cinta ditolak oleh kekasih di Musi Banyuasin.
Kami juga akan update berita heboh di media sosial tentang seorang  seorang wanita yang mengaku dokter dan tidak percaya adanya virus  Corona.
Bersama Host Abraham Silaban, saksikan selengkapnya di iNews Room  mulai pukul 18.00 WIB secara langsung di iNews. Anda juga dapat  menyaksikan secara langsung melalui aplikasi RCTI+ dan www.rctiplus.com</content:encoded></item></channel></rss>
