<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Diprediksi Menguat ke 6.100</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan hari ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/13/278/2439724/ihsg-diprediksi-menguat-ke-6-100</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/07/13/278/2439724/ihsg-diprediksi-menguat-ke-6-100"/><item><title>IHSG Diprediksi Menguat ke 6.100</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/13/278/2439724/ihsg-diprediksi-menguat-ke-6-100</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/07/13/278/2439724/ihsg-diprediksi-menguat-ke-6-100</guid><pubDate>Selasa 13 Juli 2021 07:43 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/13/278/2439724/ihsg-diprediksi-menguat-ke-6-100-veCX9vidcY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi menguat hari ini (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/13/278/2439724/ihsg-diprediksi-menguat-ke-6-100-veCX9vidcY.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi menguat hari ini (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan hari ini. Pergerakan IHSG hari ini akan berada di kisaran 6.027-6.100.
Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG bergerak bullish setelah berhasil break out bearish trendline dan mencoba menguji upper bollinger bands hingga resistance fractal di 6.117-6.130.
Baca Juga: IHSG Menguat Ditopang Saham-Saham Kesehatan
 
Meskipun demikian momentum pergerakan dari Indikator Stochastic dan RSI memberikan sedikit tekanan yang akan menjadi alasan trader untuk bersikap konsolidasi. Sehingga diperkirakan IHSG berpotensi bergerak mendatar cenderung mencoba menguat atas level MA5 pada support resistance 6.027-6.100,&quot; ujar Lanjar dalam risetnya, Selasa (13/7/2021).
Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal diantaranya; ASRI, BBNI, INKP, JPFA, KLBF, LSIP, MAIN, MEDC, PWOM, SMRA, TKIM, UNVR.
Baca Juga: IHSG Ditutup Menguat, Gaspol ke Level 6.078
 
Sebelumnya, IHSG ditutup naik 38,72 poin atau 0,64 persen ke level 6.078 dengan saham BBCA (+2.5%), ARTO (+4.9%), BBHI (+25.0%), UNVR (+2.8%) dan CPIN (+4.0%) yang menguat menjadi leader pendorong IHSG hingga akhir sesi perdagangan.
Penguatan bursa regional seperti Jepang dan Tiongkok menjadi salah satu faktor utama setelah penguatan mayoritas saham di Wallstreet akhir pekan lalu yang mengirim kelevel rekor tertinggi baru. Saham-saham disektor kesehatan menjadi yang ramai diminati investor setelah adanya izin penjualan vaksin mandiri dan potensi bisnis di sektor kesehatan akibat peningkatan angka covid-19 di Indonesia.
Sementara itu, Bursa Asia mayoritas menguat dipimpin oleh indeks  Jepang dengan Nikkei (+2.25%) dan TOPIX(+2.14%) diiringi dengan indeks  HangSeng (+0.62%) dan CSI300 (+1.25%) setelah mendapat optimisme dari  pencapaian rekor baru di wallstreet pada akhir pekan lalu. Serangkaian  langkah kongkrit dari kebijakan bank sentral seperti PBOC bergerak  mengambil langkah untuk meningkatkan likuiditas perbankan direspon  positif oleh investor di Asia.
Bursa Eropa membuka perdagangan dengan bervariasi. Indeks FTSE  (-0.24%) turun sedangkan DAX (+0.24%) dan CAC40 (+0.18%) dizona positif.  Saham-saham propertu dan utilitas menguat mengimbangi pelemahan  saham-saham komoditas dan travel di Eropa.
Futures AS beragam karena investor menunggu musim pendapatan kuartal  kedua mulai minggu ini untuk mengukur apakah profitabilitas perusahaan  dapat mendukung penilaian ekuitas. Selanjutnya investor masih akan tetap  khawatir tentang penyebaran varian delta dan perlambatan tingkat  vaksinasi, sambil mempertimbangkan kapan Fed akan mulai mengurangi  stimulus.</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan hari ini. Pergerakan IHSG hari ini akan berada di kisaran 6.027-6.100.
Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG bergerak bullish setelah berhasil break out bearish trendline dan mencoba menguji upper bollinger bands hingga resistance fractal di 6.117-6.130.
Baca Juga: IHSG Menguat Ditopang Saham-Saham Kesehatan
 
Meskipun demikian momentum pergerakan dari Indikator Stochastic dan RSI memberikan sedikit tekanan yang akan menjadi alasan trader untuk bersikap konsolidasi. Sehingga diperkirakan IHSG berpotensi bergerak mendatar cenderung mencoba menguat atas level MA5 pada support resistance 6.027-6.100,&quot; ujar Lanjar dalam risetnya, Selasa (13/7/2021).
Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal diantaranya; ASRI, BBNI, INKP, JPFA, KLBF, LSIP, MAIN, MEDC, PWOM, SMRA, TKIM, UNVR.
Baca Juga: IHSG Ditutup Menguat, Gaspol ke Level 6.078
 
Sebelumnya, IHSG ditutup naik 38,72 poin atau 0,64 persen ke level 6.078 dengan saham BBCA (+2.5%), ARTO (+4.9%), BBHI (+25.0%), UNVR (+2.8%) dan CPIN (+4.0%) yang menguat menjadi leader pendorong IHSG hingga akhir sesi perdagangan.
Penguatan bursa regional seperti Jepang dan Tiongkok menjadi salah satu faktor utama setelah penguatan mayoritas saham di Wallstreet akhir pekan lalu yang mengirim kelevel rekor tertinggi baru. Saham-saham disektor kesehatan menjadi yang ramai diminati investor setelah adanya izin penjualan vaksin mandiri dan potensi bisnis di sektor kesehatan akibat peningkatan angka covid-19 di Indonesia.
Sementara itu, Bursa Asia mayoritas menguat dipimpin oleh indeks  Jepang dengan Nikkei (+2.25%) dan TOPIX(+2.14%) diiringi dengan indeks  HangSeng (+0.62%) dan CSI300 (+1.25%) setelah mendapat optimisme dari  pencapaian rekor baru di wallstreet pada akhir pekan lalu. Serangkaian  langkah kongkrit dari kebijakan bank sentral seperti PBOC bergerak  mengambil langkah untuk meningkatkan likuiditas perbankan direspon  positif oleh investor di Asia.
Bursa Eropa membuka perdagangan dengan bervariasi. Indeks FTSE  (-0.24%) turun sedangkan DAX (+0.24%) dan CAC40 (+0.18%) dizona positif.  Saham-saham propertu dan utilitas menguat mengimbangi pelemahan  saham-saham komoditas dan travel di Eropa.
Futures AS beragam karena investor menunggu musim pendapatan kuartal  kedua mulai minggu ini untuk mengukur apakah profitabilitas perusahaan  dapat mendukung penilaian ekuitas. Selanjutnya investor masih akan tetap  khawatir tentang penyebaran varian delta dan perlambatan tingkat  vaksinasi, sambil mempertimbangkan kapan Fed akan mulai mengurangi  stimulus.</content:encoded></item></channel></rss>
