<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada Varian Delta, Menko Airlangga Optimis Ekonomi Tumbuh 4,5% di 2021</title><description>Pemerintah optimis perekonomian Indonesia tahun ini masih mampu tumbuh di kisaran 3,7% sampai 4,5%,</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/13/320/2439849/ada-varian-delta-menko-airlangga-optimis-ekonomi-tumbuh-4-5-di-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/07/13/320/2439849/ada-varian-delta-menko-airlangga-optimis-ekonomi-tumbuh-4-5-di-2021"/><item><title>Ada Varian Delta, Menko Airlangga Optimis Ekonomi Tumbuh 4,5% di 2021</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/13/320/2439849/ada-varian-delta-menko-airlangga-optimis-ekonomi-tumbuh-4-5-di-2021</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/07/13/320/2439849/ada-varian-delta-menko-airlangga-optimis-ekonomi-tumbuh-4-5-di-2021</guid><pubDate>Selasa 13 Juli 2021 12:01 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/13/320/2439849/ada-varian-delta-menko-airlangga-optimis-ekonomi-tumbuh-4-5-di-2021-WD3pLHDF9j.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Perekonomian Airlangga (Foto: Dok Kemenko Perekonomian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/13/320/2439849/ada-varian-delta-menko-airlangga-optimis-ekonomi-tumbuh-4-5-di-2021-WD3pLHDF9j.jpg</image><title>Menko Perekonomian Airlangga (Foto: Dok Kemenko Perekonomian)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah optimis perekonomian Indonesia tahun ini masih mampu tumbuh di kisaran 3,7% sampai 4,5%, meski muncul varian baru Covid-19 yaitu delta. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan momentum pemulihan telah mulai dirasakan dengan membaiknya perekonomian pada kuartal I-2021 yang hanya terkontraksi 0,74%.
&quot;Pemerintah memprediksi bahwa di tahun 2021 dengan adanya varian delta, diharapkan pandemik Covid-19 ini bisa tertangani sehingga di tahun 2021 kita masih dapat tumbuh positif di 3,7% sampai dengan 4,5 %,&quot; kata Airlangga Hartato dalam video virtual, Selasa (13/7/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Menko Airlangga Bakal Terbang ke Singapura, Ini Agendanya
Di sisi eksternal Indonesia terbantu dengan surplus neraca perdagangan selama 13 bulan berturut-turut. Dan ini ditopang oleh peningkatan harga komoditas global.  Hal ini, tentu akan dapat memberikan sentimen positif bagi kegiatan ekspor-impor Indonesia ke depan.
&quot;Momentum pertumbuhan dan pemulihan harus terus kita jaga agar ekonomi bisa recover,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Menko Airlangga: Percepatan Vaksinasi dan PPKM Jadi Kunci Pengendalian Covid-19
Dia menambahkan sejumlah lembaga internasional pun memproyeksikan bahwa procurement Indonesia tahun ini mampu tumbuh 4,3% sampai 4,9%, sedangkan pada 2022 diperkirakan berada di kisaran 5% hingga 5,8%. Permintaan domestik, lanjut dia, saat ini juga telah membaik dan direspons dengan peningkatan aktivitas produksi seperti di sektor industri pengolahan, perdagangan, dan konstruksi.

&amp;ldquo;Indeks PMI (Purchasing Managers' Index) manufaktur kita di bulan Juni tetap pada level ekspansi di 53,5. Bahkan, ini lebih tinggi dibandingkan berbagai negara lain, seperti Vietnam, Myanmar, Thailand, dan Malaysia,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah optimis perekonomian Indonesia tahun ini masih mampu tumbuh di kisaran 3,7% sampai 4,5%, meski muncul varian baru Covid-19 yaitu delta. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan momentum pemulihan telah mulai dirasakan dengan membaiknya perekonomian pada kuartal I-2021 yang hanya terkontraksi 0,74%.
&quot;Pemerintah memprediksi bahwa di tahun 2021 dengan adanya varian delta, diharapkan pandemik Covid-19 ini bisa tertangani sehingga di tahun 2021 kita masih dapat tumbuh positif di 3,7% sampai dengan 4,5 %,&quot; kata Airlangga Hartato dalam video virtual, Selasa (13/7/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Menko Airlangga Bakal Terbang ke Singapura, Ini Agendanya
Di sisi eksternal Indonesia terbantu dengan surplus neraca perdagangan selama 13 bulan berturut-turut. Dan ini ditopang oleh peningkatan harga komoditas global.  Hal ini, tentu akan dapat memberikan sentimen positif bagi kegiatan ekspor-impor Indonesia ke depan.
&quot;Momentum pertumbuhan dan pemulihan harus terus kita jaga agar ekonomi bisa recover,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Menko Airlangga: Percepatan Vaksinasi dan PPKM Jadi Kunci Pengendalian Covid-19
Dia menambahkan sejumlah lembaga internasional pun memproyeksikan bahwa procurement Indonesia tahun ini mampu tumbuh 4,3% sampai 4,9%, sedangkan pada 2022 diperkirakan berada di kisaran 5% hingga 5,8%. Permintaan domestik, lanjut dia, saat ini juga telah membaik dan direspons dengan peningkatan aktivitas produksi seperti di sektor industri pengolahan, perdagangan, dan konstruksi.

&amp;ldquo;Indeks PMI (Purchasing Managers' Index) manufaktur kita di bulan Juni tetap pada level ekspansi di 53,5. Bahkan, ini lebih tinggi dibandingkan berbagai negara lain, seperti Vietnam, Myanmar, Thailand, dan Malaysia,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
