<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Airlangga Klaim Pekerja Terdampak Covid-19 Turun Jadi 19,1 Juta Orang</title><description>Pemerintah mengklaim jumlah penduduk usia kerja yang terdampak pandemi covid-19 telah berkurang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/13/320/2439897/menko-airlangga-klaim-pekerja-terdampak-covid-19-turun-jadi-19-1-juta-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/07/13/320/2439897/menko-airlangga-klaim-pekerja-terdampak-covid-19-turun-jadi-19-1-juta-orang"/><item><title>Menko Airlangga Klaim Pekerja Terdampak Covid-19 Turun Jadi 19,1 Juta Orang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/13/320/2439897/menko-airlangga-klaim-pekerja-terdampak-covid-19-turun-jadi-19-1-juta-orang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/07/13/320/2439897/menko-airlangga-klaim-pekerja-terdampak-covid-19-turun-jadi-19-1-juta-orang</guid><pubDate>Selasa 13 Juli 2021 13:16 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/13/320/2439897/menko-airlangga-klaim-pekerja-terdampak-covid-19-turun-jadi-19-1-juta-orang-NGitiC6X1H.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pekerja (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/13/320/2439897/menko-airlangga-klaim-pekerja-terdampak-covid-19-turun-jadi-19-1-juta-orang-NGitiC6X1H.jpg</image><title>Pekerja (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah mengklaim jumlah penduduk usia kerja yang terdampak pandemi covid-19 telah berkurang dari 29,12 juta orang pada tahun lalu menjadi 19,1 juta orang pada tahun ini.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto  mengatakan penurunan terjadi berkat aktivitas industri yang mulai menggeliat di tengah pemulihan ekonomi. Hal ini membuat sektor ketenagakerjaan pun berangsur-angsur pulih.
&quot;Sehingga penduduk usia kerja yang terdampak pandemi tahun lalu sebanyak 29,12 juta orang mulai tereduksi menjadi 19,1 juta orang,&quot; kata Airlangga dalam video virtual, Selasa (13/7/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Ada Anggaran Hampir Rp700 Triliun Atasi Dampak PPKM Darurat
Menurutnya, dengan  PPKM Darurat dan pengetatan PPKM Mikro tentunya akan mendorong sektor konsumsi ke bawah sebagai dampak pembatasan kegiatan masyarakat. Oleh karena itu pemerintah berupaya mengkompensasinya dengan optimalisasi belanja APBN.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ada Varian Delta, Menko Airlangga Optimis Ekonomi Tumbuh 4,5% di 2021
&quot;Salah satunya dengan program PEN agar konsumsi bisa terus terdorong,&quot; katanya.Berbagai upaya pemerintah untuk penanganan Covid -19 dan PEN akan dapat tercapai dengan kerja sama yang baik dengan seluruh stakeholder termasuk para investor dan pelaku ekonomi.Oleh karena itu pemerintah berkomitmen untuk mendukung dan mendorong kemudahan berusaha serta perizinan seperti yang ditetapkan oleh UU Cipta Kerja.
&quot;Termasuk memberikan insentif pada usaha prioritas dengan kriteria tertentu,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah mengklaim jumlah penduduk usia kerja yang terdampak pandemi covid-19 telah berkurang dari 29,12 juta orang pada tahun lalu menjadi 19,1 juta orang pada tahun ini.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto  mengatakan penurunan terjadi berkat aktivitas industri yang mulai menggeliat di tengah pemulihan ekonomi. Hal ini membuat sektor ketenagakerjaan pun berangsur-angsur pulih.
&quot;Sehingga penduduk usia kerja yang terdampak pandemi tahun lalu sebanyak 29,12 juta orang mulai tereduksi menjadi 19,1 juta orang,&quot; kata Airlangga dalam video virtual, Selasa (13/7/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Ada Anggaran Hampir Rp700 Triliun Atasi Dampak PPKM Darurat
Menurutnya, dengan  PPKM Darurat dan pengetatan PPKM Mikro tentunya akan mendorong sektor konsumsi ke bawah sebagai dampak pembatasan kegiatan masyarakat. Oleh karena itu pemerintah berupaya mengkompensasinya dengan optimalisasi belanja APBN.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ada Varian Delta, Menko Airlangga Optimis Ekonomi Tumbuh 4,5% di 2021
&quot;Salah satunya dengan program PEN agar konsumsi bisa terus terdorong,&quot; katanya.Berbagai upaya pemerintah untuk penanganan Covid -19 dan PEN akan dapat tercapai dengan kerja sama yang baik dengan seluruh stakeholder termasuk para investor dan pelaku ekonomi.Oleh karena itu pemerintah berkomitmen untuk mendukung dan mendorong kemudahan berusaha serta perizinan seperti yang ditetapkan oleh UU Cipta Kerja.
&quot;Termasuk memberikan insentif pada usaha prioritas dengan kriteria tertentu,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
