<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Skenario PPKM Darurat Diperpanjang, Ekonomi Kuartal III Diprediksi Loyo</title><description>Apabila skenario perpanjangan PPKM Darurat diterapkan akan berimbas pada pertumbuhan ekonomi kuartal III 2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/13/320/2439914/skenario-ppkm-darurat-diperpanjang-ekonomi-kuartal-iii-diprediksi-loyo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/07/13/320/2439914/skenario-ppkm-darurat-diperpanjang-ekonomi-kuartal-iii-diprediksi-loyo"/><item><title>Skenario PPKM Darurat Diperpanjang, Ekonomi Kuartal III Diprediksi Loyo</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/13/320/2439914/skenario-ppkm-darurat-diperpanjang-ekonomi-kuartal-iii-diprediksi-loyo</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/07/13/320/2439914/skenario-ppkm-darurat-diperpanjang-ekonomi-kuartal-iii-diprediksi-loyo</guid><pubDate>Selasa 13 Juli 2021 13:41 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/13/320/2439914/skenario-ppkm-darurat-diperpanjang-ekonomi-kuartal-iii-diprediksi-loyo-gOUCPTeSdY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pertumbuhan ekonomi diprediksi menurun jika PPKM Darurat diperpanjang (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/13/320/2439914/skenario-ppkm-darurat-diperpanjang-ekonomi-kuartal-iii-diprediksi-loyo-gOUCPTeSdY.jpg</image><title>Pertumbuhan ekonomi diprediksi menurun jika PPKM Darurat diperpanjang (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah menyiapkan skenario PPKM Darurat diperpanjang hingga 6 minggu. Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal mengatakan apabila skenario perpanjangan PPKM Darurat diterapkan akan berimbas pada pertumbuhan ekonomi kuartal III-2021.
Baca Juga: Sholat Idul Adha dan Kurban di Masjid Istiqlal Masih dalam Perencanaan
 
Terdapat tiga sektor yang menjadi acuan Faisal mengapa pertumbuhan ekonomi diproyeksikan turun selama penerapan kebijakan tersebut. Pertama, adalah sektor ritel yang menjadi sasaran pembatasan sosial lantaran ada banyak kontak fisik di dalamnya.
&quot;Terutama yang terasa adalah sektor-sektor yang paling menjadi sasaran restriksi yaitu ritel yang besar, berupa department store dan mal,&quot; kata Faisal saat dihubungi MNC Portal, Selasa (13/7/2021).
 
Baca Juga: Diperketat, Penumpang KA Lokal Turun 69% 
Kedua, sektor transportasi, yang menurutnya juga akan terkena imbas. Meskipun ada keringanan sampai 70% mobilitas sosial, jasa transportasi baik darat, laut, dan udara akan terkena dampak perpanjangan PPKM Darurat.
Sementara sektor pariwisata, jelasnya, akan mengalami penurunan yang cukup signifikan dalam durasi 4-6 minggu penerapan perpanjangan.
&quot;Sehingga ini potensinya dapat menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi di kuartal III,&quot; terangnya.Faisal memandang bahwa masyarakat Indonesia masih mengandalkan kontak  fisik alias pelayanan face-to-face dalam setiap kegiatan ekonomi.
Dia berharap pemerintah bisa memaksimalkan wacana tersebut apabila  jadi diberlakukan. Lebih jauh dirinya juga mengharapkan agar dapat  mengejar target kekebalan komunitas sampai akhir tahun 2021.
&quot;Walaupun misalkan berdarah-darah ekonominya selama diberlakukan  pembatasan, tapi kalau kemudian efektif, pandemi turun dan lebih cepat  dicabut, maka ekonomi bakal berjalan lagi,&quot; jelasnya.
Senada, Ekonom Center of Economic and Law Studies Bhima Yudhistira  secara spesifik memperkirakan pertumbuhan ekonomi di kuartal ke-III  bakal mengalami kontraksi.
&quot;Pertumbuhan ekonomi di kuartal III dapat terkontraksi hingga -0,5%  sebagai batas bawahnya dan di kisaran 2% untuk batas atasnya,&quot;kata Bhima  kepada MNC Portal di Jakarta, Selasa (13/7/2021).</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah menyiapkan skenario PPKM Darurat diperpanjang hingga 6 minggu. Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal mengatakan apabila skenario perpanjangan PPKM Darurat diterapkan akan berimbas pada pertumbuhan ekonomi kuartal III-2021.
Baca Juga: Sholat Idul Adha dan Kurban di Masjid Istiqlal Masih dalam Perencanaan
 
Terdapat tiga sektor yang menjadi acuan Faisal mengapa pertumbuhan ekonomi diproyeksikan turun selama penerapan kebijakan tersebut. Pertama, adalah sektor ritel yang menjadi sasaran pembatasan sosial lantaran ada banyak kontak fisik di dalamnya.
&quot;Terutama yang terasa adalah sektor-sektor yang paling menjadi sasaran restriksi yaitu ritel yang besar, berupa department store dan mal,&quot; kata Faisal saat dihubungi MNC Portal, Selasa (13/7/2021).
 
Baca Juga: Diperketat, Penumpang KA Lokal Turun 69% 
Kedua, sektor transportasi, yang menurutnya juga akan terkena imbas. Meskipun ada keringanan sampai 70% mobilitas sosial, jasa transportasi baik darat, laut, dan udara akan terkena dampak perpanjangan PPKM Darurat.
Sementara sektor pariwisata, jelasnya, akan mengalami penurunan yang cukup signifikan dalam durasi 4-6 minggu penerapan perpanjangan.
&quot;Sehingga ini potensinya dapat menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi di kuartal III,&quot; terangnya.Faisal memandang bahwa masyarakat Indonesia masih mengandalkan kontak  fisik alias pelayanan face-to-face dalam setiap kegiatan ekonomi.
Dia berharap pemerintah bisa memaksimalkan wacana tersebut apabila  jadi diberlakukan. Lebih jauh dirinya juga mengharapkan agar dapat  mengejar target kekebalan komunitas sampai akhir tahun 2021.
&quot;Walaupun misalkan berdarah-darah ekonominya selama diberlakukan  pembatasan, tapi kalau kemudian efektif, pandemi turun dan lebih cepat  dicabut, maka ekonomi bakal berjalan lagi,&quot; jelasnya.
Senada, Ekonom Center of Economic and Law Studies Bhima Yudhistira  secara spesifik memperkirakan pertumbuhan ekonomi di kuartal ke-III  bakal mengalami kontraksi.
&quot;Pertumbuhan ekonomi di kuartal III dapat terkontraksi hingga -0,5%  sebagai batas bawahnya dan di kisaran 2% untuk batas atasnya,&quot;kata Bhima  kepada MNC Portal di Jakarta, Selasa (13/7/2021).</content:encoded></item></channel></rss>
