<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tagih Bansos Tunai Rp600.000 Bonus Beras 10 Kg, Netizen: Perut Enggak Bisa Nunggu Lama-Lama</title><description>Menteri Sosial memastikan penerima Bantuan Sosial Tunai dan Program Keluarga Harapan (PKH) akan menerima tambahan beras sebanyak 10 kg.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/13/320/2439932/tagih-bansos-tunai-rp600-000-bonus-beras-10-kg-netizen-perut-enggak-bisa-nunggu-lama-lama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/07/13/320/2439932/tagih-bansos-tunai-rp600-000-bonus-beras-10-kg-netizen-perut-enggak-bisa-nunggu-lama-lama"/><item><title>Tagih Bansos Tunai Rp600.000 Bonus Beras 10 Kg, Netizen: Perut Enggak Bisa Nunggu Lama-Lama</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/13/320/2439932/tagih-bansos-tunai-rp600-000-bonus-beras-10-kg-netizen-perut-enggak-bisa-nunggu-lama-lama</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/07/13/320/2439932/tagih-bansos-tunai-rp600-000-bonus-beras-10-kg-netizen-perut-enggak-bisa-nunggu-lama-lama</guid><pubDate>Selasa 13 Juli 2021 14:06 WIB</pubDate><dc:creator>Hafid Fuad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/13/320/2439932/tagih-bansos-tunai-rp600-000-bonus-beras-10-kg-netizen-perut-enggak-bisa-nunggu-lama-lama-2FwHJzlUNC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Netizen Tagih Pencairan Bansos PPKM Darurat (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/13/320/2439932/tagih-bansos-tunai-rp600-000-bonus-beras-10-kg-netizen-perut-enggak-bisa-nunggu-lama-lama-2FwHJzlUNC.jpg</image><title>Netizen Tagih Pencairan Bansos PPKM Darurat (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Sosial Tri Rismaharini memastikan penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH) akan menerima tambahan beras sebanyak 10 kg pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Bantuan beras ini akan disalurkan melalui Perum Bulog.

&quot;Kami mengirimkan data penerima BST dan PKH ke Bulog dan mereka menyalurkan beras itu melalui jaringannya di seluruh Indonesia,&quot; ujar Risma seperti dilansir dari akun Instagram @kemensosri, Jakarta, Selasa (13/7/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Luhut: Perintah Presiden Tidak Boleh Rakyat Sampai Kelaparan!
Namun para netizen menanti pencairan bansos tunai yang tidak kunjung cair hingga saat ini. Padahal PPKM darurat sudah berlangsung selama sepekan.

Hal ini diutarakan oleh akun @ozora008 yang mengatakan &quot;PPKM udah mau seminggu tapi belum tersalurkan nih,&quot; ketik akun tersebut yang didukung netizen lainnya.

Tidak hanya itu saja tapi juga ada netizen dengan akun @shusiepoernama yang mengatakan &quot;Lebih baik disegerakan bu ga usah di post kalau turunnya lama sedangkan perut gak nunggu lama2, mungkin yang punya tabungan bisa nyaman di rumah tapi yang gak punya harus puter otak buat makan sehari2,&quot; ujar akun tersebut mengeluhkan kondisi sekarang.


Sebelumnya, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan kepada jajarannya agar tidak boleh ada rakyat yang kelaparan di tengah pandemi COVID-19.

Oleh karena itu, kata Menko Luhut, pemerintah dibantu aparat TNI dan Polri akan membagikan bantuan beras kepada masyarakat, yang direncanakan pada Rabu (12/7) pekan ini.


&amp;ldquo;Bantuan beras akan diberikan pemerintah. Perintah Presiden, TNI nanti, Polri, akan bagi-bagikan, karena perintah Presiden tidak boleh rakyat sampai kelaparan atau tidak makan,&amp;rdquo; kata Menko Luhut.

Luhut Pandjaitan yang juga Wakil Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) mengatakan aparat TNI-Polri akan membagikan beras di semua lokasi masyarakat yang layak menjadi penerima bantuan beras.


&amp;ldquo;Jadi semua titik-titik yang memungkinkan ada kekurangan pangan, beras, akan dibagikan oleh TNI, dan akan mulai berlaku mungkin Rabu ini. Itu (paket beras) ada yang 5 kilogram, dan juga yg 10 kilogram,&amp;rdquo; ujar Menko Luhut.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Sosial Tri Rismaharini memastikan penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH) akan menerima tambahan beras sebanyak 10 kg pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Bantuan beras ini akan disalurkan melalui Perum Bulog.

&quot;Kami mengirimkan data penerima BST dan PKH ke Bulog dan mereka menyalurkan beras itu melalui jaringannya di seluruh Indonesia,&quot; ujar Risma seperti dilansir dari akun Instagram @kemensosri, Jakarta, Selasa (13/7/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Luhut: Perintah Presiden Tidak Boleh Rakyat Sampai Kelaparan!
Namun para netizen menanti pencairan bansos tunai yang tidak kunjung cair hingga saat ini. Padahal PPKM darurat sudah berlangsung selama sepekan.

Hal ini diutarakan oleh akun @ozora008 yang mengatakan &quot;PPKM udah mau seminggu tapi belum tersalurkan nih,&quot; ketik akun tersebut yang didukung netizen lainnya.

Tidak hanya itu saja tapi juga ada netizen dengan akun @shusiepoernama yang mengatakan &quot;Lebih baik disegerakan bu ga usah di post kalau turunnya lama sedangkan perut gak nunggu lama2, mungkin yang punya tabungan bisa nyaman di rumah tapi yang gak punya harus puter otak buat makan sehari2,&quot; ujar akun tersebut mengeluhkan kondisi sekarang.


Sebelumnya, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan kepada jajarannya agar tidak boleh ada rakyat yang kelaparan di tengah pandemi COVID-19.

Oleh karena itu, kata Menko Luhut, pemerintah dibantu aparat TNI dan Polri akan membagikan bantuan beras kepada masyarakat, yang direncanakan pada Rabu (12/7) pekan ini.


&amp;ldquo;Bantuan beras akan diberikan pemerintah. Perintah Presiden, TNI nanti, Polri, akan bagi-bagikan, karena perintah Presiden tidak boleh rakyat sampai kelaparan atau tidak makan,&amp;rdquo; kata Menko Luhut.

Luhut Pandjaitan yang juga Wakil Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) mengatakan aparat TNI-Polri akan membagikan beras di semua lokasi masyarakat yang layak menjadi penerima bantuan beras.


&amp;ldquo;Jadi semua titik-titik yang memungkinkan ada kekurangan pangan, beras, akan dibagikan oleh TNI, dan akan mulai berlaku mungkin Rabu ini. Itu (paket beras) ada yang 5 kilogram, dan juga yg 10 kilogram,&amp;rdquo; ujar Menko Luhut.</content:encoded></item></channel></rss>
