<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lawan Covid-19, Menaker: Kita Tidak Kalah, Indonesia Tangguh</title><description>Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan kunci utama menghadapi Covid-19 adalah percaya diri</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/13/320/2440123/lawan-covid-19-menaker-kita-tidak-kalah-indonesia-tangguh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/07/13/320/2440123/lawan-covid-19-menaker-kita-tidak-kalah-indonesia-tangguh"/><item><title>Lawan Covid-19, Menaker: Kita Tidak Kalah, Indonesia Tangguh</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/13/320/2440123/lawan-covid-19-menaker-kita-tidak-kalah-indonesia-tangguh</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/07/13/320/2440123/lawan-covid-19-menaker-kita-tidak-kalah-indonesia-tangguh</guid><pubDate>Selasa 13 Juli 2021 18:55 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/13/320/2440123/lawan-covid-19-menaker-kita-tidak-kalah-indonesia-tangguh-aokj9mg4ER.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lawan Covid dengan Percaya Diri dan Optimisme. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/13/320/2440123/lawan-covid-19-menaker-kita-tidak-kalah-indonesia-tangguh-aokj9mg4ER.jpg</image><title>Lawan Covid dengan Percaya Diri dan Optimisme. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan kunci utama menghadapi Covid-19 adalah percaya diri dan optimistis. Kemudian kreatif dan inovasi untuk dapat bangkit dari keterpurukan.
&quot;Yang paling penting lagi adalah semua upaya ini tidak bisa dijalankan secara parsial, namun harus dilakukan secara serentak bersama-sama, dengan melibatkan pengusaha dan pekerja sebagai tanggungjawab dan persoalan bersama,&quot; kata Ida dalam pembacaan Deklarasi Gotong Royong Pengusaha dan Serikat Pekerja/Buruh di Jakarta, Selasa(13/7/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Permintaan Oksigen Naik Imbas Lonjakan Covid-19, Menko Luhut: Kita Sangat Kerepotan
Selain tantangan kondisi pandemi Covid-19, tantangan disrupsi yang dihadapi masyarakat pekerja/buruh di seluruh dunia. Dia menilai masyarakat termarjinal, pekerja/buruh berpendidikan dan keterampilan rendah menjadi golongan paling terdampak akibat Covid-19.
&quot;Deklarasi ini merupakan bentuk komitmen bersama sekaligus kolaborasi antara pemerintah, pengusaha dan pekerja/buruh, agar dapat mengatasi tantangan ketenagakerjaan yang dilandasi semangat saling peduli, optimis, dan bersama-sama bangkit dari dampak pandemi Covid-19,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Mengejutkan! Pendapatan per Kapita Indonesia Pernah Sejajar dengan Korsel
Deklarasi ini, kata Ida, dilakukan demi para pejuang kesehatan yang gugur, demi para tenaga kesehatan yang terus berjuang habis-habisan, demi rakyat Indonesia yang hari ini masih terbaring sakit, dan demi para ibu yang mencemaskan anak-anaknya.
&quot;Mudah-mudahan Deklarasi Gotong Royong ini dapat memenangkan Indonesia. Kita belum kalah, dan kita tidak akan kalah. Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh, &quot; kata Ida.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan kunci utama menghadapi Covid-19 adalah percaya diri dan optimistis. Kemudian kreatif dan inovasi untuk dapat bangkit dari keterpurukan.
&quot;Yang paling penting lagi adalah semua upaya ini tidak bisa dijalankan secara parsial, namun harus dilakukan secara serentak bersama-sama, dengan melibatkan pengusaha dan pekerja sebagai tanggungjawab dan persoalan bersama,&quot; kata Ida dalam pembacaan Deklarasi Gotong Royong Pengusaha dan Serikat Pekerja/Buruh di Jakarta, Selasa(13/7/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Permintaan Oksigen Naik Imbas Lonjakan Covid-19, Menko Luhut: Kita Sangat Kerepotan
Selain tantangan kondisi pandemi Covid-19, tantangan disrupsi yang dihadapi masyarakat pekerja/buruh di seluruh dunia. Dia menilai masyarakat termarjinal, pekerja/buruh berpendidikan dan keterampilan rendah menjadi golongan paling terdampak akibat Covid-19.
&quot;Deklarasi ini merupakan bentuk komitmen bersama sekaligus kolaborasi antara pemerintah, pengusaha dan pekerja/buruh, agar dapat mengatasi tantangan ketenagakerjaan yang dilandasi semangat saling peduli, optimis, dan bersama-sama bangkit dari dampak pandemi Covid-19,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Mengejutkan! Pendapatan per Kapita Indonesia Pernah Sejajar dengan Korsel
Deklarasi ini, kata Ida, dilakukan demi para pejuang kesehatan yang gugur, demi para tenaga kesehatan yang terus berjuang habis-habisan, demi rakyat Indonesia yang hari ini masih terbaring sakit, dan demi para ibu yang mencemaskan anak-anaknya.
&quot;Mudah-mudahan Deklarasi Gotong Royong ini dapat memenangkan Indonesia. Kita belum kalah, dan kita tidak akan kalah. Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh, &quot; kata Ida.</content:encoded></item></channel></rss>
