<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Lanjutkan Pelemahan, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan pelemahan pada perdagangan hari ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/14/278/2440290/ihsg-lanjutkan-pelemahan-cek-rekomendasi-saham-hari-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/07/14/278/2440290/ihsg-lanjutkan-pelemahan-cek-rekomendasi-saham-hari-ini"/><item><title>IHSG Lanjutkan Pelemahan, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/14/278/2440290/ihsg-lanjutkan-pelemahan-cek-rekomendasi-saham-hari-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/07/14/278/2440290/ihsg-lanjutkan-pelemahan-cek-rekomendasi-saham-hari-ini</guid><pubDate>Rabu 14 Juli 2021 07:38 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/14/278/2440290/ihsg-lanjutkan-pelemahan-cek-rekomendasi-saham-hari-ini-FjMKjKZ9gX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi melanjutkan pelemahan hari ini (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/14/278/2440290/ihsg-lanjutkan-pelemahan-cek-rekomendasi-saham-hari-ini-FjMKjKZ9gX.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi melanjutkan pelemahan hari ini (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan pelemahan pada perdagangan hari ini. Pergerakan IHSG akan berada di kisaran 5.980-6.052.
Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG gagal break out upper bollinger bands dan membawa pergerakan harga saham kembali uji level psikologis, MA50 dan bullish trend line dikisaran 5.980-6.000.
Baca Juga: IHSG Ditutup Anjlok 1,1% ke 6.012
 
&quot;Indikator stochastic dan RSI memberikan pergerakan momentum bearish dengan pergerakan terkonsolidasi pada area middle oscillator. Sehingga secara teknikal IHSG berpotensi kembali tertekan menguji MA50 dan bullish trendline dengan support resistance 5.980-6.052,&quot; ujar Lanjar dalam risetnya, Rabu (14/7/2021).
Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal diantaranya; AKRA, BBRI, JPFA, JSMR, KLBF, LSIP, MEDC, SMRA, UNVR.
Baca Juga: IHSG Menguat, Kedatangan Vaksin Moderna Jadi Sentimen Positif
 
Sebelumnya, IHSG ditutup turun 66,54 poin atau 1,09 persen ke level 6.012 dengan saham-saham disektor teknologi (-2.59%), Infrastruktur (-2.43%) dan Kesehatan (-1.87%) terkoreksi. Saham-saham berkapitalisasi besar alami aksi jual investor asing seperti BBRI, BBCA, ARTO dan TLKM.
Adanya PPKM darurat guna menahan laju pertumbuhan kasus covid-19 membuat tingkat kepercayaan investasi investor menurun ditambah kondisi pemulihan ekonomi yang ditandai pertumbuhan inflasi di AS yang kembali menarik investor terlihat bursa saham di Wallstreet lagi-lagi capai rekor tertinggi.Sementara itu, Bursa Asia ditutup mayoritas menguat dipimpin indeks  Nikkei (+0.52%), TOPIX (+0.73%), HangSeng (+1.63%) dan CSI300 (+0.18%)  yang naik cukup optimis sejak awal sesi perdagangan. Indeks HangSeng  memimpin setelah saham teknologi di Tiongkok naik mengiringi persetujuan  pemerintah atas kesepaktan Tencent Holdings Ltd meredakan kekhawatiran  tentang peraturan yang lebih ketat dan Data perdagangan yang kuat dari  China juga mendukung suasana optimis.
Lalu, Bursa Eropa membuka perdagangan dengan terkonsolidasi. Indeks  Eurostoxx (-0.05%), FTSE (+0.26%), DAX (-0.05%) dan CAC40 (-0.20%)  terkonsolidasi bergerak cenderung flat diawal sesi perdagangan. Investor  menunggu data inflasi utama Amerika dan laporan pendapatan kuartal  kedua dari beberapa bank terbesar dunia.
Minyak naik untuk ketiga kalinya dalam empat hari karena para  pedagang bergulat dengan implikasi permintaan dari kebangkitan Covid-19  di beberapa wilayah dan memperlambat pertumbuhan ekonomi di China.  Selanjutnya investor masih akan menanti laporan keuangan kuartal ke-2  tahun 2021, Tingkat inflasi di AS dan data Pertumbuhan PDB kuartal kedua  di Tiongkok.</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan pelemahan pada perdagangan hari ini. Pergerakan IHSG akan berada di kisaran 5.980-6.052.
Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG gagal break out upper bollinger bands dan membawa pergerakan harga saham kembali uji level psikologis, MA50 dan bullish trend line dikisaran 5.980-6.000.
Baca Juga: IHSG Ditutup Anjlok 1,1% ke 6.012
 
&quot;Indikator stochastic dan RSI memberikan pergerakan momentum bearish dengan pergerakan terkonsolidasi pada area middle oscillator. Sehingga secara teknikal IHSG berpotensi kembali tertekan menguji MA50 dan bullish trendline dengan support resistance 5.980-6.052,&quot; ujar Lanjar dalam risetnya, Rabu (14/7/2021).
Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal diantaranya; AKRA, BBRI, JPFA, JSMR, KLBF, LSIP, MEDC, SMRA, UNVR.
Baca Juga: IHSG Menguat, Kedatangan Vaksin Moderna Jadi Sentimen Positif
 
Sebelumnya, IHSG ditutup turun 66,54 poin atau 1,09 persen ke level 6.012 dengan saham-saham disektor teknologi (-2.59%), Infrastruktur (-2.43%) dan Kesehatan (-1.87%) terkoreksi. Saham-saham berkapitalisasi besar alami aksi jual investor asing seperti BBRI, BBCA, ARTO dan TLKM.
Adanya PPKM darurat guna menahan laju pertumbuhan kasus covid-19 membuat tingkat kepercayaan investasi investor menurun ditambah kondisi pemulihan ekonomi yang ditandai pertumbuhan inflasi di AS yang kembali menarik investor terlihat bursa saham di Wallstreet lagi-lagi capai rekor tertinggi.Sementara itu, Bursa Asia ditutup mayoritas menguat dipimpin indeks  Nikkei (+0.52%), TOPIX (+0.73%), HangSeng (+1.63%) dan CSI300 (+0.18%)  yang naik cukup optimis sejak awal sesi perdagangan. Indeks HangSeng  memimpin setelah saham teknologi di Tiongkok naik mengiringi persetujuan  pemerintah atas kesepaktan Tencent Holdings Ltd meredakan kekhawatiran  tentang peraturan yang lebih ketat dan Data perdagangan yang kuat dari  China juga mendukung suasana optimis.
Lalu, Bursa Eropa membuka perdagangan dengan terkonsolidasi. Indeks  Eurostoxx (-0.05%), FTSE (+0.26%), DAX (-0.05%) dan CAC40 (-0.20%)  terkonsolidasi bergerak cenderung flat diawal sesi perdagangan. Investor  menunggu data inflasi utama Amerika dan laporan pendapatan kuartal  kedua dari beberapa bank terbesar dunia.
Minyak naik untuk ketiga kalinya dalam empat hari karena para  pedagang bergulat dengan implikasi permintaan dari kebangkitan Covid-19  di beberapa wilayah dan memperlambat pertumbuhan ekonomi di China.  Selanjutnya investor masih akan menanti laporan keuangan kuartal ke-2  tahun 2021, Tingkat inflasi di AS dan data Pertumbuhan PDB kuartal kedua  di Tiongkok.</content:encoded></item></channel></rss>
