<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Archi Suntik Anak Usaha dari Dana IPO Rp440,9 Miliar</title><description>PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) memberikan sebagian dana hasil initial public offering (IPO) kepada dua anak usaha.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/14/278/2440472/archi-suntik-anak-usaha-dari-dana-ipo-rp440-9-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/07/14/278/2440472/archi-suntik-anak-usaha-dari-dana-ipo-rp440-9-miliar"/><item><title>Archi Suntik Anak Usaha dari Dana IPO Rp440,9 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/14/278/2440472/archi-suntik-anak-usaha-dari-dana-ipo-rp440-9-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/07/14/278/2440472/archi-suntik-anak-usaha-dari-dana-ipo-rp440-9-miliar</guid><pubDate>Rabu 14 Juli 2021 13:47 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/14/278/2440472/archi-suntik-anak-usaha-dari-dana-ipo-rp440-9-miliar-sfWdjGmx2a.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Archi Indonesia suntik anak usaha dengan dana IPO (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/14/278/2440472/archi-suntik-anak-usaha-dari-dana-ipo-rp440-9-miliar-sfWdjGmx2a.jpeg</image><title>Archi Indonesia suntik anak usaha dengan dana IPO (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) memberikan sebagian dana hasil initial public offering (IPO) kepada dua anak usaha dalam bentuk pinjaman senilai Rp440,9 miliar. Anak usaha yang mendapat pinjaman itu adalah PT Meares Soputan senilai Rp250,38 miliar dan PT Tambang Tondano Nusajaya senilai Rp190,67 miliar.
Baca Juga: Saham ARCI Naik 5% di Perdagangan Perdana
Selanjutnya, kedua anak usaha tersebut, akan menggunakan dana pinjaman itu untuk membayar sebagian pokok utang bank. Untuk diketahui, ARCI tercatat di papan perdagangan BEI pada tanggal 28 Juni 2021, setelah melakukan penawaran umum perdana saham dengan melepas sebanyak 3,72 juta saham dengan harga penawaran Rp750.
Sehingga total nilai IPO tambang emas milik Grup Rajawali ini mencapai Rp2,79 triliun. Tahun ini, emiten pertambangan emas ini telah menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp1,2 triliun.
Baca Juga: Resmi IPO, ARCI Jadi Pendatang Baru ke 21 Tahun Ini
Direktur Keuangan dan Chief Financial Officer (CFO) Archi Indonesia, Adam Jaya Putra pernah mengatakan, belanja modal akan digunakan untuk melakukan eksplorasi tambang demi menemukan cadangan baru, serta akan menggandakan kapasitas pabrik pengolahan dalam lima tahun ke depan.&quot;Kebutuhan belanja modal untuk ekspansi bisnis ini akan dibiayai dari kas internal perusahaan,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;Adapun hingga Desember 2020, Archi baru melakukan eksplorasi dan  penambangan dari sekitar 10% dari area konsesi yang memiliki total luas  keseluruhan sekitar 40 ribu hektare. Dengan melihat potensi itu, Archi  berencana untuk mendorong kegiatan eksplorasi tambang ke area proyek  Near-mine, Western Corridor, dan Greenfields.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) memberikan sebagian dana hasil initial public offering (IPO) kepada dua anak usaha dalam bentuk pinjaman senilai Rp440,9 miliar. Anak usaha yang mendapat pinjaman itu adalah PT Meares Soputan senilai Rp250,38 miliar dan PT Tambang Tondano Nusajaya senilai Rp190,67 miliar.
Baca Juga: Saham ARCI Naik 5% di Perdagangan Perdana
Selanjutnya, kedua anak usaha tersebut, akan menggunakan dana pinjaman itu untuk membayar sebagian pokok utang bank. Untuk diketahui, ARCI tercatat di papan perdagangan BEI pada tanggal 28 Juni 2021, setelah melakukan penawaran umum perdana saham dengan melepas sebanyak 3,72 juta saham dengan harga penawaran Rp750.
Sehingga total nilai IPO tambang emas milik Grup Rajawali ini mencapai Rp2,79 triliun. Tahun ini, emiten pertambangan emas ini telah menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp1,2 triliun.
Baca Juga: Resmi IPO, ARCI Jadi Pendatang Baru ke 21 Tahun Ini
Direktur Keuangan dan Chief Financial Officer (CFO) Archi Indonesia, Adam Jaya Putra pernah mengatakan, belanja modal akan digunakan untuk melakukan eksplorasi tambang demi menemukan cadangan baru, serta akan menggandakan kapasitas pabrik pengolahan dalam lima tahun ke depan.&quot;Kebutuhan belanja modal untuk ekspansi bisnis ini akan dibiayai dari kas internal perusahaan,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;Adapun hingga Desember 2020, Archi baru melakukan eksplorasi dan  penambangan dari sekitar 10% dari area konsesi yang memiliki total luas  keseluruhan sekitar 40 ribu hektare. Dengan melihat potensi itu, Archi  berencana untuk mendorong kegiatan eksplorasi tambang ke area proyek  Near-mine, Western Corridor, dan Greenfields.</content:encoded></item></channel></rss>
