<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Sebut Rupiah Alami Kepanikan di 2020</title><description>Nilai tukar mata uang dunia bergerak fluktuatif sepanjang pandemi Covid-19 sejak tahun 2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/15/320/2441076/sri-mulyani-sebut-rupiah-alami-kepanikan-di-2020</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/07/15/320/2441076/sri-mulyani-sebut-rupiah-alami-kepanikan-di-2020"/><item><title>Sri Mulyani Sebut Rupiah Alami Kepanikan di 2020</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/15/320/2441076/sri-mulyani-sebut-rupiah-alami-kepanikan-di-2020</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/07/15/320/2441076/sri-mulyani-sebut-rupiah-alami-kepanikan-di-2020</guid><pubDate>Kamis 15 Juli 2021 14:12 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/15/320/2441076/sri-mulyani-sebut-rupiah-alami-kepanikan-di-2020-O1LrR5cwiC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani Sebut Rupiah Alami Kepanikan (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/15/320/2441076/sri-mulyani-sebut-rupiah-alami-kepanikan-di-2020-O1LrR5cwiC.jpg</image><title>Sri Mulyani Sebut Rupiah Alami Kepanikan (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Nilai tukar mata uang dunia bergerak fluktuatif sepanjang pandemi Covid-19 sejak tahun 2020. Tak terkecuali nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Sekarang saja, Rupiah melemah dan bergerak ke kisaran Rp14.500-an per USD.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, pandemi Covid-19  membuat nilai tukar semua negara ini alami kepanikan, tak terkecuali Indonesia. Maka, pemerintah pun mengambil langkah-langkah untuk melakukan stabilitas nilai tukar Rupiah.

&quot;Pada Maret dan April (2020) terjadi gelombang capital out flow akibat kepanikan global karena pandemi sehingga nilai tukar semua negara ini naik,&quot; kata Sri Mulyani dalam video virtual, Kamis (15/7/2021)
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani: Covid-19 Mengancam Fasilitas Kesehatan hingga Tekanan Sosial&amp;nbsp;

Pemerintah langsung merespons dengan mengeluarkan berbagai kebijakan (policy) yang didesain untuk bisa meminimalisasi dampak dari pandemi covid-19.

&quot;APBN sebagai instrumen fiskal langsung melakukan fungsi countercyclical dan stabilisasi, bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) sebagai pengelola moneter dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator di sektor keuangan,&quot; katanya.


Langkah yang diambil tersebut akhirnya mampu membuat rata-rata nilai tukar Rupiah terhadap menjadi Rp14.577 per USD pada 2020. Angka ini membuat Rupiah cenderung melemah dibandingkan dengan rata-rata tahun 2019 sebesar Rp14.146 per USD.

&quot;Kami menjaga stabilitas ekonomi Indonesia dan meminimalkan dampak dari pandemi covid-19 terhadap dunia usaha dan masyarakat,&quot; katanya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Nilai tukar mata uang dunia bergerak fluktuatif sepanjang pandemi Covid-19 sejak tahun 2020. Tak terkecuali nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Sekarang saja, Rupiah melemah dan bergerak ke kisaran Rp14.500-an per USD.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, pandemi Covid-19  membuat nilai tukar semua negara ini alami kepanikan, tak terkecuali Indonesia. Maka, pemerintah pun mengambil langkah-langkah untuk melakukan stabilitas nilai tukar Rupiah.

&quot;Pada Maret dan April (2020) terjadi gelombang capital out flow akibat kepanikan global karena pandemi sehingga nilai tukar semua negara ini naik,&quot; kata Sri Mulyani dalam video virtual, Kamis (15/7/2021)
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani: Covid-19 Mengancam Fasilitas Kesehatan hingga Tekanan Sosial&amp;nbsp;

Pemerintah langsung merespons dengan mengeluarkan berbagai kebijakan (policy) yang didesain untuk bisa meminimalisasi dampak dari pandemi covid-19.

&quot;APBN sebagai instrumen fiskal langsung melakukan fungsi countercyclical dan stabilisasi, bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) sebagai pengelola moneter dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator di sektor keuangan,&quot; katanya.


Langkah yang diambil tersebut akhirnya mampu membuat rata-rata nilai tukar Rupiah terhadap menjadi Rp14.577 per USD pada 2020. Angka ini membuat Rupiah cenderung melemah dibandingkan dengan rata-rata tahun 2019 sebesar Rp14.146 per USD.

&quot;Kami menjaga stabilitas ekonomi Indonesia dan meminimalkan dampak dari pandemi covid-19 terhadap dunia usaha dan masyarakat,&quot; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
