<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir: Direksi BUMN Jangan Jadi Birokrat yang Persulit Rakyat</title><description>Menteri BUMN Erick Thohir meminta direksi BUMN tidak menjadi birokrat yang mempersulit pelayanan masyarakat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/15/320/2441088/erick-thohir-direksi-bumn-jangan-jadi-birokrat-yang-persulit-rakyat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/07/15/320/2441088/erick-thohir-direksi-bumn-jangan-jadi-birokrat-yang-persulit-rakyat"/><item><title>Erick Thohir: Direksi BUMN Jangan Jadi Birokrat yang Persulit Rakyat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/15/320/2441088/erick-thohir-direksi-bumn-jangan-jadi-birokrat-yang-persulit-rakyat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/07/15/320/2441088/erick-thohir-direksi-bumn-jangan-jadi-birokrat-yang-persulit-rakyat</guid><pubDate>Kamis 15 Juli 2021 14:23 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/15/320/2441088/erick-thohir-direksi-bumn-jangan-jadi-birokrat-yang-persulit-rakyat-irQLDE6jaJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir Minta Direksi BUMN Jangan Persulit Rakyat (Foto: KBUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/15/320/2441088/erick-thohir-direksi-bumn-jangan-jadi-birokrat-yang-persulit-rakyat-irQLDE6jaJ.jpg</image><title>Erick Thohir Minta Direksi BUMN Jangan Persulit Rakyat (Foto: KBUMN)</title></images><description>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir meminta direksi BUMN tidak menjadi birokrat yang mempersulit pelayanan masyarakat. BUMN harus mampu menjadi public service atau pelayan publik untuk masyarakat.


&quot;BUMN jangan pernah lelah melayani rakyat, BUMN jangan pernah lelah melayani semua, pola pikir kita harus diubah, jangan menjadi tadi, bagian birokrat mempersulit, tapi kita harus menjadi bagian yang melayani,&quot; ujar Erick, Kamis (15/7/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Erick Thohir Sentil Direksi dan Komisaris: Tinggalkan Mindset 'BUMN Diselamatkan Negara'&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Kementerian BUMN selaku pemegang saham BUMN menginstruksikan agar manajemen meninggalkan pola pikir 'BUMN selalu diselamatkan negara'. Konstruksi mindset itu terjadi saat perseroan dihadapkan pada kasus atau masalah.


Mindset tersebut merupakan comfort zone atau berada dalam kondisi nyaman. Erick Thohir menilai, comfort zone akan membuat BUMN tidak bisa berkompetisi, bahkan mengarah pada kehancuran.


&quot;Tinggalkan mindset bahwa BUMN selalu diselamatkan kalau kinerja buruk atau berkasus, mindset ini harus kita bongkar, harus kita tinggalkan. Tidak lagi di comfort zone karena kenapa, Kalau BUMN ini roboh,&quot; katanya.


Comfort zone pun membuat perusahaan negara kehilangan perannya sebagai pelayan masyarakat (public service), peran yang dinilai membantu rakyat Indonesia pada kondisi kritikal.


BUMN diamanahkan untuk mengelola kekayaan dengan jumlah besar. Mantan Bos Inter Milan itu menyebut, bisa penopang dan menjadi lokomotif bangsa dan menjadi agen pembangunan.


&quot;Karenanya core value (nilai utama) insan BUMN bukan lagi perkara individu melainkan persoalan bangsa, kita jangan sia-siakan masa golden exits,&quot; tutur dia.

</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir meminta direksi BUMN tidak menjadi birokrat yang mempersulit pelayanan masyarakat. BUMN harus mampu menjadi public service atau pelayan publik untuk masyarakat.


&quot;BUMN jangan pernah lelah melayani rakyat, BUMN jangan pernah lelah melayani semua, pola pikir kita harus diubah, jangan menjadi tadi, bagian birokrat mempersulit, tapi kita harus menjadi bagian yang melayani,&quot; ujar Erick, Kamis (15/7/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Erick Thohir Sentil Direksi dan Komisaris: Tinggalkan Mindset 'BUMN Diselamatkan Negara'&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Kementerian BUMN selaku pemegang saham BUMN menginstruksikan agar manajemen meninggalkan pola pikir 'BUMN selalu diselamatkan negara'. Konstruksi mindset itu terjadi saat perseroan dihadapkan pada kasus atau masalah.


Mindset tersebut merupakan comfort zone atau berada dalam kondisi nyaman. Erick Thohir menilai, comfort zone akan membuat BUMN tidak bisa berkompetisi, bahkan mengarah pada kehancuran.


&quot;Tinggalkan mindset bahwa BUMN selalu diselamatkan kalau kinerja buruk atau berkasus, mindset ini harus kita bongkar, harus kita tinggalkan. Tidak lagi di comfort zone karena kenapa, Kalau BUMN ini roboh,&quot; katanya.


Comfort zone pun membuat perusahaan negara kehilangan perannya sebagai pelayan masyarakat (public service), peran yang dinilai membantu rakyat Indonesia pada kondisi kritikal.


BUMN diamanahkan untuk mengelola kekayaan dengan jumlah besar. Mantan Bos Inter Milan itu menyebut, bisa penopang dan menjadi lokomotif bangsa dan menjadi agen pembangunan.


&quot;Karenanya core value (nilai utama) insan BUMN bukan lagi perkara individu melainkan persoalan bangsa, kita jangan sia-siakan masa golden exits,&quot; tutur dia.

</content:encoded></item></channel></rss>
