<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Impor RI USD17,2 Miliar, Barang Paling Banyak dari China</title><description>Nilai impor mencapai USD17,23 miliar pada Juni 2021 atau meningkat sebesar 21,03% secara bulanan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/15/320/2441154/impor-ri-usd17-2-miliar-barang-paling-banyak-dari-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/07/15/320/2441154/impor-ri-usd17-2-miliar-barang-paling-banyak-dari-china"/><item><title>Impor RI USD17,2 Miliar, Barang Paling Banyak dari China</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/15/320/2441154/impor-ri-usd17-2-miliar-barang-paling-banyak-dari-china</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/07/15/320/2441154/impor-ri-usd17-2-miliar-barang-paling-banyak-dari-china</guid><pubDate>Kamis 15 Juli 2021 15:59 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/15/320/2441154/impor-ri-usd17-2-miliar-barang-paling-banyak-dari-china-5aLT6QYN5O.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Impor Indonesia Meningkat. (Foto: Okezone.com/Pelindo 2)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/15/320/2441154/impor-ri-usd17-2-miliar-barang-paling-banyak-dari-china-5aLT6QYN5O.jpg</image><title>Impor Indonesia Meningkat. (Foto: Okezone.com/Pelindo 2)</title></images><description>JAKARTA - Nilai impor mencapai USD17,23 miliar pada Juni 2021 atau meningkat sebesar 21,03% secara bulanan (month to month/mtm) dan 60,12% secara tahunan (year on year/yoy). Impor paling tinggi berasal dari China.
Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, pangsa impor Indonesia belum berubah. China masih menduduki posisi pertama dengan share impor 31,73% dari total impor Indonesia pada bulan Juni 2021.
Baca Juga:&amp;nbsp;Anggur hingga HP China Banjiri Indonesia
&quot;Diikuti Jepang dengan share 5,58% dan nilainya USD1,28 miliar dollar AS, Thailand dengan share 5,78% atau USD0,86 miliar dollar AS. Sedangkan share impor dari negara Asean adalah 18,16%, dan Uni Eropa 6,17%,&quot; ujar Margo Yuwono dalam video virtual, Kamis (15/7/2021).
Adapun, nilai impor nonmigas Indonesia Juni 2021 yang mencapai USD14.931,2 juta, didominasi oleh golongan mesin dan peralatan mekanis USD2.296,7 juta (15,38 persen) serta mesin dan perlengkapan elektrik USD1.787,2 juta (11,97% ).
Baca Juga:&amp;nbsp;Impor RI di Mei 2021 Melesat 68% Jadi Jadi USD14,2 MiliarDilihat dari perkembangannya terhadap Mei 2021, peningkatan terbesar dialami oleh mesin dan perlengkapan mekanis senilai USD506,7 juta (28,31% ), diikuti oleh besi dan baja USD257,3 juta (29,27% ), plastik dan barang dari plastik USD195,7 juta (26,96%), serealia USD192,8 juta (79,99%), dan logam mulia.
Kemudian perhiasan/permata USD161,2 juta (153,03 persen).Bijih, terak, dan abu logam merupakan golongan barang yang mengalami penurunan terbesar, yaitu USD126,8 juta (53,48%), diikuti oleh bahan bakar mineral USD52,7 juta (20,65%), buah-buahan USD45,8 juta (32,71%), sayuran USD28,7 juta (29,95 persen),dan ampas/sisa industri makanan USD12,2 juta (3,59% ).</description><content:encoded>JAKARTA - Nilai impor mencapai USD17,23 miliar pada Juni 2021 atau meningkat sebesar 21,03% secara bulanan (month to month/mtm) dan 60,12% secara tahunan (year on year/yoy). Impor paling tinggi berasal dari China.
Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, pangsa impor Indonesia belum berubah. China masih menduduki posisi pertama dengan share impor 31,73% dari total impor Indonesia pada bulan Juni 2021.
Baca Juga:&amp;nbsp;Anggur hingga HP China Banjiri Indonesia
&quot;Diikuti Jepang dengan share 5,58% dan nilainya USD1,28 miliar dollar AS, Thailand dengan share 5,78% atau USD0,86 miliar dollar AS. Sedangkan share impor dari negara Asean adalah 18,16%, dan Uni Eropa 6,17%,&quot; ujar Margo Yuwono dalam video virtual, Kamis (15/7/2021).
Adapun, nilai impor nonmigas Indonesia Juni 2021 yang mencapai USD14.931,2 juta, didominasi oleh golongan mesin dan peralatan mekanis USD2.296,7 juta (15,38 persen) serta mesin dan perlengkapan elektrik USD1.787,2 juta (11,97% ).
Baca Juga:&amp;nbsp;Impor RI di Mei 2021 Melesat 68% Jadi Jadi USD14,2 MiliarDilihat dari perkembangannya terhadap Mei 2021, peningkatan terbesar dialami oleh mesin dan perlengkapan mekanis senilai USD506,7 juta (28,31% ), diikuti oleh besi dan baja USD257,3 juta (29,27% ), plastik dan barang dari plastik USD195,7 juta (26,96%), serealia USD192,8 juta (79,99%), dan logam mulia.
Kemudian perhiasan/permata USD161,2 juta (153,03 persen).Bijih, terak, dan abu logam merupakan golongan barang yang mengalami penurunan terbesar, yaitu USD126,8 juta (53,48%), diikuti oleh bahan bakar mineral USD52,7 juta (20,65%), buah-buahan USD45,8 juta (32,71%), sayuran USD28,7 juta (29,95 persen),dan ampas/sisa industri makanan USD12,2 juta (3,59% ).</content:encoded></item></channel></rss>
