<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Orang Miskin RI Paling Banyak Ada di Pulau Jawa</title><description>BPS mencatat penduduk miskin di perkotaan pada September 2020 tercatat 7,88%, naik menjadi 7,89% pada Maret 2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/15/320/2441178/orang-miskin-ri-paling-banyak-ada-di-pulau-jawa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/07/15/320/2441178/orang-miskin-ri-paling-banyak-ada-di-pulau-jawa"/><item><title>Orang Miskin RI Paling Banyak Ada di Pulau Jawa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/15/320/2441178/orang-miskin-ri-paling-banyak-ada-di-pulau-jawa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/07/15/320/2441178/orang-miskin-ri-paling-banyak-ada-di-pulau-jawa</guid><pubDate>Kamis 15 Juli 2021 16:31 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/15/320/2441178/orang-miskin-ri-paling-banyak-ada-di-pulau-jawa-vT0COuaESj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kemiskinan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/15/320/2441178/orang-miskin-ri-paling-banyak-ada-di-pulau-jawa-vT0COuaESj.jpg</image><title>Kemiskinan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penduduk miskin di perkotaan pada September 2020 tercatat 7,88%, naik menjadi 7,89% pada Maret 2021. Sementara persentase penduduk miskin perdesaan pada September 2020 13,20%, turun menjadi 13,10% pada Maret 2021.
Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan sebagian besar penduduk miskin masih berada di Pulau Jawa sebanyak 14,75 juta orang.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kesejahteraan Petani RI Meningkat, Ini Buktinya
&quot;Sedangkan jumlah penduduk miskin terendah berada di Pulau Kalimantan 1,01 juta orang,&quot; kata Yuwono di Jakarta, Kamis (15/7/2021).
Sedangkan jika dilihat berdasarkan sebarannya, terlihat bahwa persentase penduduk miskin terbesar berada di wilayah Pulau Maluku dan Papua, yaitu sebesar 20,66%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Deflasi Juni Pertama di 2021, Ini Penyebabnya
Sementara itu, persentase penduduk miskin terendah berada di Pulau Kalimantan, yaitu sebesar 6,09%.
Saat ini, pemulihan ekonomi berbeda-beda antardaerah. Pertumbuhan ekonomi Bali misalnya tercatat minus 9,85%, Lampung minus 2,1 persen, dan DKI Jakarta minus 1,65%.
Sebaliknya, ekonomi Maluku Utara tumbuh 13,45%, Sulawesi Tengah tumbuh 6%, dan Yogyakarta tumbuh 6,14%.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penduduk miskin di perkotaan pada September 2020 tercatat 7,88%, naik menjadi 7,89% pada Maret 2021. Sementara persentase penduduk miskin perdesaan pada September 2020 13,20%, turun menjadi 13,10% pada Maret 2021.
Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan sebagian besar penduduk miskin masih berada di Pulau Jawa sebanyak 14,75 juta orang.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kesejahteraan Petani RI Meningkat, Ini Buktinya
&quot;Sedangkan jumlah penduduk miskin terendah berada di Pulau Kalimantan 1,01 juta orang,&quot; kata Yuwono di Jakarta, Kamis (15/7/2021).
Sedangkan jika dilihat berdasarkan sebarannya, terlihat bahwa persentase penduduk miskin terbesar berada di wilayah Pulau Maluku dan Papua, yaitu sebesar 20,66%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Deflasi Juni Pertama di 2021, Ini Penyebabnya
Sementara itu, persentase penduduk miskin terendah berada di Pulau Kalimantan, yaitu sebesar 6,09%.
Saat ini, pemulihan ekonomi berbeda-beda antardaerah. Pertumbuhan ekonomi Bali misalnya tercatat minus 9,85%, Lampung minus 2,1 persen, dan DKI Jakarta minus 1,65%.
Sebaliknya, ekonomi Maluku Utara tumbuh 13,45%, Sulawesi Tengah tumbuh 6%, dan Yogyakarta tumbuh 6,14%.</content:encoded></item></channel></rss>
