<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   BUMN Dapat PMN Rp106 Triliun demi Jalankan Proyek Prioritas</title><description>BUMN telah mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PMN) dengan total Rp106 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/16/320/2441579/bumn-dapat-pmn-rp106-triliun-demi-jalankan-proyek-prioritas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/07/16/320/2441579/bumn-dapat-pmn-rp106-triliun-demi-jalankan-proyek-prioritas"/><item><title>   BUMN Dapat PMN Rp106 Triliun demi Jalankan Proyek Prioritas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/16/320/2441579/bumn-dapat-pmn-rp106-triliun-demi-jalankan-proyek-prioritas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/07/16/320/2441579/bumn-dapat-pmn-rp106-triliun-demi-jalankan-proyek-prioritas</guid><pubDate>Jum'at 16 Juli 2021 12:12 WIB</pubDate><dc:creator>Azhfar Muhammad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/16/320/2441579/bumn-dapat-pmn-rp106-triliun-demi-jalankan-proyek-prioritas-wN0IZKWoQF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PMN BUMN untuk Proyek Prioritas (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/16/320/2441579/bumn-dapat-pmn-rp106-triliun-demi-jalankan-proyek-prioritas-wN0IZKWoQF.jpg</image><title>PMN BUMN untuk Proyek Prioritas (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - BUMN telah mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PMN) dengan total Rp106 triliun. Untuk 3 BUMN mendapat tambahan PMN Rp33,9 triliun di 2021. Sementara 12 BUMN mendapatkan jatah PMN 72,44 triliun pada 2022.

Pengamat BUMN Universitas Indonesia Toto Pranoto mengatakan, PMN untuk BUMN ini adalah suntikan bagi  konstruksi proyek penugasan infrastruktur yang sudah dijalankan.

&quot;Saya kira untuk PMN 2021 itu kan menambah kepada beberapa BUMN juga yang saya kira tadi disampaikan untuk penugasan. Obligasi program dan menjalankan beberapa program researcher yang sudah dijalankan kita juga nanti lihat  di 2022 sebagian besar untuk untuk penugasan yang diberikan oleh BUMN,&quot; kata Toto dalam acara  Market Review IDXChannel, Jumat (16/7/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Sah! DPR Setuju Kasih Erick Thohir Rp106 Triliun untuk BUMN&amp;nbsp;
Dia menjelaskan, kalau melihat dari tugas yang dan dipriotaskan pada BUMN baik 2021 maupun 2022 itu adalah hal yang melihat arahan prioritas dari pemerintah.

&quot;Prioritas dari pemerintah yang telah dijalankan, oleh bberapa BUMN misal infrastruktur ada PLN dan transportasi itu  bisa dijalankan sehingga pelayanan bagi masyarakat terus dilakukan dengan baik,&quot; ungkapnya.

Dengan demikian, Toto mengatakan BUMN ingin lebih  memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk melanjutkan beberapa insfrastruktur yang sudah berlangsung dengan baik dan menghindari terjadinya penundaan proyek atau mangkrak.</description><content:encoded>JAKARTA - BUMN telah mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PMN) dengan total Rp106 triliun. Untuk 3 BUMN mendapat tambahan PMN Rp33,9 triliun di 2021. Sementara 12 BUMN mendapatkan jatah PMN 72,44 triliun pada 2022.

Pengamat BUMN Universitas Indonesia Toto Pranoto mengatakan, PMN untuk BUMN ini adalah suntikan bagi  konstruksi proyek penugasan infrastruktur yang sudah dijalankan.

&quot;Saya kira untuk PMN 2021 itu kan menambah kepada beberapa BUMN juga yang saya kira tadi disampaikan untuk penugasan. Obligasi program dan menjalankan beberapa program researcher yang sudah dijalankan kita juga nanti lihat  di 2022 sebagian besar untuk untuk penugasan yang diberikan oleh BUMN,&quot; kata Toto dalam acara  Market Review IDXChannel, Jumat (16/7/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Sah! DPR Setuju Kasih Erick Thohir Rp106 Triliun untuk BUMN&amp;nbsp;
Dia menjelaskan, kalau melihat dari tugas yang dan dipriotaskan pada BUMN baik 2021 maupun 2022 itu adalah hal yang melihat arahan prioritas dari pemerintah.

&quot;Prioritas dari pemerintah yang telah dijalankan, oleh bberapa BUMN misal infrastruktur ada PLN dan transportasi itu  bisa dijalankan sehingga pelayanan bagi masyarakat terus dilakukan dengan baik,&quot; ungkapnya.

Dengan demikian, Toto mengatakan BUMN ingin lebih  memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk melanjutkan beberapa insfrastruktur yang sudah berlangsung dengan baik dan menghindari terjadinya penundaan proyek atau mangkrak.</content:encoded></item></channel></rss>
