<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Disetujui Presiden Jokowi, Anggaran PEN Naik Jadi Rp744,7 Triliun   </title><description>Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan penanganan Covid-19 naik menjadi Rp744,75 triliun</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/17/320/2442266/disetujui-presiden-jokowi-anggaran-pen-naik-jadi-rp744-7-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/07/17/320/2442266/disetujui-presiden-jokowi-anggaran-pen-naik-jadi-rp744-7-triliun"/><item><title>Disetujui Presiden Jokowi, Anggaran PEN Naik Jadi Rp744,7 Triliun   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/17/320/2442266/disetujui-presiden-jokowi-anggaran-pen-naik-jadi-rp744-7-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/07/17/320/2442266/disetujui-presiden-jokowi-anggaran-pen-naik-jadi-rp744-7-triliun</guid><pubDate>Sabtu 17 Juli 2021 21:04 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/17/320/2442266/disetujui-presiden-jokowi-anggaran-pen-naik-jadi-rp744-7-triliun-jPC4yO3fex.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional Ditambah. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/17/320/2442266/disetujui-presiden-jokowi-anggaran-pen-naik-jadi-rp744-7-triliun-jPC4yO3fex.jpg</image><title>Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional Ditambah. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan penanganan Covid-19 naik menjadi Rp744,75 triliun.  Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, anggaran tersebut naik dari sebelumnya Rp699,43 triliun.
&quot;Ini sudah saya sampaikan pada 5 juli di Sidang Kabinet dan sudah saya sampaikan di dalam rapat dengan DPR untuk laporan semester. Angka masih Rp699,43 triliun untuk program penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi, sekarang keputusan yang telah disetujui Bapak Presiden Rp744 triliun&quot; ujar Sri Mulyani, dalam video virtual, Sabtu (17/7/2021).
Kata dia, kenaikan itu terjadi karena anggaran sejumlah insentif yang naik. Seperti anggaran kesehatan naik dari Rp193,93 triliun menjadi Rp214,95 triliun.
Baca Juga:&amp;nbsp;Konsisten PPKM Darurat, Luhut: Kasus Covid-19 Turun Butuh 14-21 Hari
Lalu, anggaran bantuan sosial Rp153,83 menjadi Rp187,84 triliun, untuk kenaikan ini karena berbagai anggaran bansos mengalami kenaikan.
&quot;Ini untuk dukungan insentif usaha Rp62,8 triliun, sementara dukungan UMKM turun karena hanya kredit modal kerja bukan pemberian bantuan tunai dari Rp 171,77 triliun menjadi Rp161,20 triliun,&quot;katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;PPKM Darurat Diperpanjang atau Tidak, Luhut: 2-3 Hari Lagi Diumumkan
Dia menambahkan untuk  bantuan program prioritas lainnya naik dari Rp117,04 menjadi Rp117,94. Jadi dana PEN dan penanganan Covid-19 naik Rp699,43 triliun menjadi Rp744,75 triliun yang mana sudah disetujui oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi)
&quot;Kami terus meneliti dan menyisir anggaran-anggaran baik di Kementerian/Lembaga maupun daerah supaya semuanya ditunjukkan prioritasnya sekarang adalah membantu rakyat menangani Covid-19 dan untuk membantu agar wirausaha bisa pulih kembali,&quot;pungkasnya.
Sementara itu, Sri Mulyani mengatakan menambahkan anggaran untuk penyediaan obat sebesar Rp0,4 trilun.Sehingga total anggaran pengadaan obat ini bertambah menjadi Rp1,17 triliun dari sebelumnya Rp0,77 triliun.
&quot;Diberikan obat isolasi mandiri disediakan 2 juta paket. Ini menghindari keluhan kelangkaan obat,&quot; kata Sri Mulyani.Lanjutnya, pemerintah menambah anggaran kesehatan hingga Rp25,85 triliun dari yang sebelumnya telah dianggarkan sebesar Rp40 triliun. Tambahan anggaran ini diberikan untuk klaim perawatan pasien Covid-19 yang jumlahnya terus meningkat.
&quot;Jadi Kami akan menambahkan Rp25,87 triliun lagi di dalam rangka untuk mengantisipasi biaya perawatan pasien dan isolasi mandiri. Jadi total untuk perawatan pasien Covid-19 dan isolasi mandiri akan mencapai Rp65,9 triliun. Ini perawatan bukan vaksin. Vaksin sendiri lagi nanti ada Rp54 triliun,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan penanganan Covid-19 naik menjadi Rp744,75 triliun.  Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, anggaran tersebut naik dari sebelumnya Rp699,43 triliun.
&quot;Ini sudah saya sampaikan pada 5 juli di Sidang Kabinet dan sudah saya sampaikan di dalam rapat dengan DPR untuk laporan semester. Angka masih Rp699,43 triliun untuk program penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi, sekarang keputusan yang telah disetujui Bapak Presiden Rp744 triliun&quot; ujar Sri Mulyani, dalam video virtual, Sabtu (17/7/2021).
Kata dia, kenaikan itu terjadi karena anggaran sejumlah insentif yang naik. Seperti anggaran kesehatan naik dari Rp193,93 triliun menjadi Rp214,95 triliun.
Baca Juga:&amp;nbsp;Konsisten PPKM Darurat, Luhut: Kasus Covid-19 Turun Butuh 14-21 Hari
Lalu, anggaran bantuan sosial Rp153,83 menjadi Rp187,84 triliun, untuk kenaikan ini karena berbagai anggaran bansos mengalami kenaikan.
&quot;Ini untuk dukungan insentif usaha Rp62,8 triliun, sementara dukungan UMKM turun karena hanya kredit modal kerja bukan pemberian bantuan tunai dari Rp 171,77 triliun menjadi Rp161,20 triliun,&quot;katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;PPKM Darurat Diperpanjang atau Tidak, Luhut: 2-3 Hari Lagi Diumumkan
Dia menambahkan untuk  bantuan program prioritas lainnya naik dari Rp117,04 menjadi Rp117,94. Jadi dana PEN dan penanganan Covid-19 naik Rp699,43 triliun menjadi Rp744,75 triliun yang mana sudah disetujui oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi)
&quot;Kami terus meneliti dan menyisir anggaran-anggaran baik di Kementerian/Lembaga maupun daerah supaya semuanya ditunjukkan prioritasnya sekarang adalah membantu rakyat menangani Covid-19 dan untuk membantu agar wirausaha bisa pulih kembali,&quot;pungkasnya.
Sementara itu, Sri Mulyani mengatakan menambahkan anggaran untuk penyediaan obat sebesar Rp0,4 trilun.Sehingga total anggaran pengadaan obat ini bertambah menjadi Rp1,17 triliun dari sebelumnya Rp0,77 triliun.
&quot;Diberikan obat isolasi mandiri disediakan 2 juta paket. Ini menghindari keluhan kelangkaan obat,&quot; kata Sri Mulyani.Lanjutnya, pemerintah menambah anggaran kesehatan hingga Rp25,85 triliun dari yang sebelumnya telah dianggarkan sebesar Rp40 triliun. Tambahan anggaran ini diberikan untuk klaim perawatan pasien Covid-19 yang jumlahnya terus meningkat.
&quot;Jadi Kami akan menambahkan Rp25,87 triliun lagi di dalam rangka untuk mengantisipasi biaya perawatan pasien dan isolasi mandiri. Jadi total untuk perawatan pasien Covid-19 dan isolasi mandiri akan mencapai Rp65,9 triliun. Ini perawatan bukan vaksin. Vaksin sendiri lagi nanti ada Rp54 triliun,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
