<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Microsoft Akan Bangun Pusat Data di Indonesia</title><description>Bahlil Lahadalia melakukan pertemuan dengan Microsoft di Washington DC  untuk membahas rencana investasi membangun pusat data di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/19/320/2443114/microsoft-akan-bangun-pusat-data-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/07/19/320/2443114/microsoft-akan-bangun-pusat-data-di-indonesia"/><item><title>Microsoft Akan Bangun Pusat Data di Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/19/320/2443114/microsoft-akan-bangun-pusat-data-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/07/19/320/2443114/microsoft-akan-bangun-pusat-data-di-indonesia</guid><pubDate>Senin 19 Juli 2021 21:25 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/19/320/2443114/microsoft-akan-bangun-pusat-data-di-indonesia-iAtvUMb2EK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Microsoft ingin membangun pusat data di Indonesia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/19/320/2443114/microsoft-akan-bangun-pusat-data-di-indonesia-iAtvUMb2EK.jpg</image><title>Microsoft ingin membangun pusat data di Indonesia (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia melakukan pertemuan dengan Microsoft di Washington DC untuk membahas rencana investasi membangun pusat data di Indonesia. Pertemuan dihadiri oleh Vice President of Azure Global Microsoft Mark Jacobsohn dan secara daring turut bergabung Presiden Direktur Microsoft Indonesia Haris Izmee.
Menteri Investasi mengapresiasi komitmen yang direncanakan Microsoft untuk Indonesia seperti yang pernah dikemukakan tahun lalu oleh CEO Microsoft saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Jakarta.
Baca Juga: Target Investasi Rp1.200 Triliun, Bahlil Boyong Investor AS
 
&amp;ldquo;Kami menjalankan apa yang menjadi hasil pertemuan Bapak Jokowi dengan Microsoft. Presiden Jokowi menginginkan Microsoft masuk ke Indonesia. Semuanya kami akan bantu, dalam konteks bagaimana aturan diperhatikan dan ditegakkan. Dengan tetap memperhatikan kolaborasi dengan UMKM, pengusaha daerah maupun pengusaha nasional lain,&amp;rdquo; kata Bahlil di Jakarta, Senin (19/7/2021).
Bahlil menegaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang No. 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU CK) seluruh proses perizinan investasi yang dilakukan melalui sistem OSS dan perizinan di daerah, seluruhnya akan dibantu oleh Kementerian Investasi/BKPM. Bahlil pun menyampaikan kepada Microsoft bahwa UU CK mewajibkan program kemitraan antara investor dengan UMKM.
Baca Juga: Waspada Penipuan! Jangan Mudah Percaya Investasi Berizin OJK, Ini Cara Cek Keasliannya
 
&amp;ldquo;Sesuai perintah UU CK, setiap investasi harus ada kolaborasi dengan pengusaha daerah, tapi yang profesional. Jadi setiap investasi yang masuk betul-betul memberikan dampak dan bermanfaat,&amp;rdquo; tambah Bahlil.
Vice President of Azure Global-Microsoft Mark Jacobsohn menyampaikan bahwa Microsoft memiliki komitmen jangka panjang pada pertumbuhan Indonesia. Inisiatif yang dicanangkan di Indonesia dengan tema &amp;ldquo;Berdayakan Ekonomi Digital Indonesia&amp;rdquo; akan merangkul berbagai pihak seperti pelayanan publik, pengembang (developer),.dan ekosistem startup.&amp;ldquo;Kami berekspansi dengan cepat di wilayah Indonesia. Kami membutuhkan  dukungan dari berbagai pihak, tentunya dari pemerintah Indonesia dan  ketersediaan infrastruktur pendukung untuk mensukseskan investasi di  Indonesia,&amp;rdquo; ungkap pria yang akrab disapa Jake ini.
Menurut penelitian IDC (International Data Corporation), proyeksi  dampak ekonomi dari investasi Microsoft di Indonesia sampai tahun 2024  adalah penciptaan sumber pendapatan baru bagi Microsoft dan mitra lokal  bisnisnya di Indonesia sebesar USD6,3 miliar, penciptaan lapangan kerja  sekitar 60.000 lapangan kerja baru, dan 9.000 lapangan kerja bagi  profesional di bidang teknologi informasi.
Microsoft adalah sebuah perusahaan multinasional Amerika Serikat  berkantor pusat di Redmond, Washington, Amerika Serikat. Microsoft telah  hadir di Indonesia selama 26 tahun, dengan mempekerjakan lebih dari 150  karyawan dan 7.000 mitra di seluruh Indonesia.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia melakukan pertemuan dengan Microsoft di Washington DC untuk membahas rencana investasi membangun pusat data di Indonesia. Pertemuan dihadiri oleh Vice President of Azure Global Microsoft Mark Jacobsohn dan secara daring turut bergabung Presiden Direktur Microsoft Indonesia Haris Izmee.
Menteri Investasi mengapresiasi komitmen yang direncanakan Microsoft untuk Indonesia seperti yang pernah dikemukakan tahun lalu oleh CEO Microsoft saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Jakarta.
Baca Juga: Target Investasi Rp1.200 Triliun, Bahlil Boyong Investor AS
 
&amp;ldquo;Kami menjalankan apa yang menjadi hasil pertemuan Bapak Jokowi dengan Microsoft. Presiden Jokowi menginginkan Microsoft masuk ke Indonesia. Semuanya kami akan bantu, dalam konteks bagaimana aturan diperhatikan dan ditegakkan. Dengan tetap memperhatikan kolaborasi dengan UMKM, pengusaha daerah maupun pengusaha nasional lain,&amp;rdquo; kata Bahlil di Jakarta, Senin (19/7/2021).
Bahlil menegaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang No. 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU CK) seluruh proses perizinan investasi yang dilakukan melalui sistem OSS dan perizinan di daerah, seluruhnya akan dibantu oleh Kementerian Investasi/BKPM. Bahlil pun menyampaikan kepada Microsoft bahwa UU CK mewajibkan program kemitraan antara investor dengan UMKM.
Baca Juga: Waspada Penipuan! Jangan Mudah Percaya Investasi Berizin OJK, Ini Cara Cek Keasliannya
 
&amp;ldquo;Sesuai perintah UU CK, setiap investasi harus ada kolaborasi dengan pengusaha daerah, tapi yang profesional. Jadi setiap investasi yang masuk betul-betul memberikan dampak dan bermanfaat,&amp;rdquo; tambah Bahlil.
Vice President of Azure Global-Microsoft Mark Jacobsohn menyampaikan bahwa Microsoft memiliki komitmen jangka panjang pada pertumbuhan Indonesia. Inisiatif yang dicanangkan di Indonesia dengan tema &amp;ldquo;Berdayakan Ekonomi Digital Indonesia&amp;rdquo; akan merangkul berbagai pihak seperti pelayanan publik, pengembang (developer),.dan ekosistem startup.&amp;ldquo;Kami berekspansi dengan cepat di wilayah Indonesia. Kami membutuhkan  dukungan dari berbagai pihak, tentunya dari pemerintah Indonesia dan  ketersediaan infrastruktur pendukung untuk mensukseskan investasi di  Indonesia,&amp;rdquo; ungkap pria yang akrab disapa Jake ini.
Menurut penelitian IDC (International Data Corporation), proyeksi  dampak ekonomi dari investasi Microsoft di Indonesia sampai tahun 2024  adalah penciptaan sumber pendapatan baru bagi Microsoft dan mitra lokal  bisnisnya di Indonesia sebesar USD6,3 miliar, penciptaan lapangan kerja  sekitar 60.000 lapangan kerja baru, dan 9.000 lapangan kerja bagi  profesional di bidang teknologi informasi.
Microsoft adalah sebuah perusahaan multinasional Amerika Serikat  berkantor pusat di Redmond, Washington, Amerika Serikat. Microsoft telah  hadir di Indonesia selama 26 tahun, dengan mempekerjakan lebih dari 150  karyawan dan 7.000 mitra di seluruh Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
