<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PPKM Darurat Diperpanjang, Kadin: Ekonomi Harus Tetap Jalan</title><description>Kadin berharap ekonomi tetap berjalan, meski kebijakan PPKM darurat diperpanjang hingga 25 Juli 2021.
&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/21/320/2443750/ppkm-darurat-diperpanjang-kadin-ekonomi-harus-tetap-jalan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/07/21/320/2443750/ppkm-darurat-diperpanjang-kadin-ekonomi-harus-tetap-jalan"/><item><title>PPKM Darurat Diperpanjang, Kadin: Ekonomi Harus Tetap Jalan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/21/320/2443750/ppkm-darurat-diperpanjang-kadin-ekonomi-harus-tetap-jalan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/07/21/320/2443750/ppkm-darurat-diperpanjang-kadin-ekonomi-harus-tetap-jalan</guid><pubDate>Rabu 21 Juli 2021 13:23 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/21/320/2443750/ppkm-darurat-diperpanjang-kadin-ekonomi-harus-tetap-jalan-4GfC77m7zp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekonomi harus tetap berjalan meski PPKM Darurat diperpanjang (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/21/320/2443750/ppkm-darurat-diperpanjang-kadin-ekonomi-harus-tetap-jalan-4GfC77m7zp.jpg</image><title>Ekonomi harus tetap berjalan meski PPKM Darurat diperpanjang (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Kadin berharap ekonomi tetap berjalan, meski kebijakan PPKM darurat diperpanjang hingga 25 Juli 2021.
Menurut Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid, pengusaha memahami pentingnya penanganan di sektor kesehatan menjadi satu keharusan untuk mengendalikan pandemi. Namun, di sisi lain roda ekonomi tidak bisa berhenti.
Baca Juga: Tak Tahu PPKM Darurat Diperpanjang, Ratusan Pengendara Diputar Balik di Penyekatan Jaktim
 
&quot;Kesehatan ini walau di sisi lain sangat penting, roda ekonomi juga harus berjalan. Jadi, ada balance antara kesehatan dan ekonomi,&quot; katanya dilansir dari Antara, Rabu (21/7/2021).
Arsjad mengungkapkan kalangan pengusaha mendukung penuh langkah-langkah yang diambil pemerintah dalam penanganan pandemi.
Baca Juga: Layanan Imigrasi Dihentikan, Layanan Paspor Hanya untuk WNI dengan Kondisi Mendesak
 
Namun, ia juga menekankan pentingnya menjaga roda ekonomi untuk terus berjalan demi kesejahteraan pekerja.
&quot;Penting sekali bagi ekonomi terus berjalan, karena kalau tidak berjalan, bagaimana kehidupan saudara-saudara kita, pekerja formal maupun informal. Tidak semua saudara-saudara kita punya tabungan,&quot; katanya.Untuk itu, pengusaha mengusulkan kepada pemerintah untuk mengizinkan  perusahaan industri manufaktur sektor kritikal dan esensial serta  industri penunjangnya dan industri berorientasi ekspor tetap beroperasi dengan  kapasitas maksimal 100% karyawan operasional dan 25% karyawan penunjang  operasional.
Arsjad mengatakan perusahaan manufaktur akan melaksanakan protokol  kesehatan secara ketat dan terus mempercepat vaksinasi bagi semua  pekerjanya.
&quot;Selain untuk sektor kritikal dan esensial, (industri manufaktur)  yang nonesensial dan kritikal juga diberi kesempatan untuk beroperasi,  mungkin tidak 100%, tapi 50%,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kadin berharap ekonomi tetap berjalan, meski kebijakan PPKM darurat diperpanjang hingga 25 Juli 2021.
Menurut Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid, pengusaha memahami pentingnya penanganan di sektor kesehatan menjadi satu keharusan untuk mengendalikan pandemi. Namun, di sisi lain roda ekonomi tidak bisa berhenti.
Baca Juga: Tak Tahu PPKM Darurat Diperpanjang, Ratusan Pengendara Diputar Balik di Penyekatan Jaktim
 
&quot;Kesehatan ini walau di sisi lain sangat penting, roda ekonomi juga harus berjalan. Jadi, ada balance antara kesehatan dan ekonomi,&quot; katanya dilansir dari Antara, Rabu (21/7/2021).
Arsjad mengungkapkan kalangan pengusaha mendukung penuh langkah-langkah yang diambil pemerintah dalam penanganan pandemi.
Baca Juga: Layanan Imigrasi Dihentikan, Layanan Paspor Hanya untuk WNI dengan Kondisi Mendesak
 
Namun, ia juga menekankan pentingnya menjaga roda ekonomi untuk terus berjalan demi kesejahteraan pekerja.
&quot;Penting sekali bagi ekonomi terus berjalan, karena kalau tidak berjalan, bagaimana kehidupan saudara-saudara kita, pekerja formal maupun informal. Tidak semua saudara-saudara kita punya tabungan,&quot; katanya.Untuk itu, pengusaha mengusulkan kepada pemerintah untuk mengizinkan  perusahaan industri manufaktur sektor kritikal dan esensial serta  industri penunjangnya dan industri berorientasi ekspor tetap beroperasi dengan  kapasitas maksimal 100% karyawan operasional dan 25% karyawan penunjang  operasional.
Arsjad mengatakan perusahaan manufaktur akan melaksanakan protokol  kesehatan secara ketat dan terus mempercepat vaksinasi bagi semua  pekerjanya.
&quot;Selain untuk sektor kritikal dan esensial, (industri manufaktur)  yang nonesensial dan kritikal juga diberi kesempatan untuk beroperasi,  mungkin tidak 100%, tapi 50%,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
