<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Raup Rp2,4 Triliun, Waskita Toll Road Divestasi Tol Cibitung-Cilincing</title><description>PT Waskita Toll Road dan PT Akses Pelabuhan Indonesia (API) menandatangani divestasi Jalan Tol Cibitung-Cilincing.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/21/320/2443776/raup-rp2-4-triliun-waskita-toll-road-divestasi-tol-cibitung-cilincing</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/07/21/320/2443776/raup-rp2-4-triliun-waskita-toll-road-divestasi-tol-cibitung-cilincing"/><item><title>Raup Rp2,4 Triliun, Waskita Toll Road Divestasi Tol Cibitung-Cilincing</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/07/21/320/2443776/raup-rp2-4-triliun-waskita-toll-road-divestasi-tol-cibitung-cilincing</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/07/21/320/2443776/raup-rp2-4-triliun-waskita-toll-road-divestasi-tol-cibitung-cilincing</guid><pubDate>Rabu 21 Juli 2021 14:01 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/21/320/2443776/raup-rp2-4-triliun-waskita-toll-road-divestasi-tol-cibitung-cilincing-SyXJLh1XxK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Waskita Karya divestasi jalan tol Cibitung-Cilincing (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/21/320/2443776/raup-rp2-4-triliun-waskita-toll-road-divestasi-tol-cibitung-cilincing-SyXJLh1XxK.jpg</image><title>Waskita Karya divestasi jalan tol Cibitung-Cilincing (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk melalui anak usahanya yaitu PT Waskita Toll Road dan PT Akses Pelabuhan Indonesia (API) menandatangani divestasi Jalan Tol Cibitung-Cilincing.
Direktur Utama Waskita Toll Road atau WTR, Septiawan Andri Purwanto menjelaskan dana yang diterima dari hasil divestasi ini akan digunakan untuk mendukung proses bisnis WTR ke depannya.
Baca Juga: Jasa Marga Perbaiki Ruas Jalan Dalam Kota, Pengguna Tol Harap Hati-Hati
&quot;Setelah menandatangani PPJB, kami masih harus melakukan pemenuhan persyaratan administrasi dan memastikan proses divestasi dilakukan dengan mematuhi ketentuan yang berlaku sebelum penandatanganan Akta Jual Beli (AJB) antara kami dengan PT API,&quot; ujar Septiawan dilansir dari Antara, Rabu (21/7/2021).
WTR telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Bersyarat (PPJB) dengan PT Akses Pelabuhan Indonesia atas seluruh kepemilikan saham WTR pada PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways (CTP). CTP adalah pemegang konsesi atas jalan tol Cibitung Cilincing. Divestasi jalan tol merupakan bagian dari proses bisnis Waskita sebagai salah satu pengembang infrastruktur terbesar di Tanah Air.
Baca Juga: Catat Ya, Tol Layang MBZ Ditutup Mulai Hari Ini
 
Waskita menggunakan skema asset recycling, yaitu investment &amp;ndash; construction &amp;ndash; divestment dalam mendorong kinerja usaha serta sebagai bentuk nyata kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan Nasional.
Selain bagian dari proses bisnis Waskita, Divestasi juga merupakan bagian dari komitmen Waskita dalam rangka penyehatan keuangan Waskita serta menciptakan bisnis yang berkelanjutan. Melalui penandatanganan PPJB tersebut, WTR dan PT API menyepakati untuk melakukan pengalihan 55% saham WTR pada CTP melalui skema jual beli dengan nilai transaksi sebesar Rp2,49 Triliun.
Adapun kini WTR merupakan pemegang saham atas 55% saham pada CTP,  sedangkan PT API merupakan pemegang saham atas 45% saham pada CTP.
Setelah transaksi diselesaikan maka PT API akan menjadi pemegang  saham atas keseluruhan CTP. PT API merupakan anak usaha dari PT  Pengembang Pelabuhan Indonesia dan PT Pelabuhan Tanjung Priok,serta  bagian dari grup perusahaan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero). PT API  bergerak dalam bidang penyediaan jalan akses khusus dan/atau jalan tol  kepelabuhan dan fasilitas pendukungnya.
Penandatanganan PPJB tersebut dilakukan oleh Septiawan Andri selaku  Direktur Utama WTR dan Iwan Ridwan selaku Direktur Utama PT API pada  hari Rabu (21/7) secara daring.
Dengan adanya divestasi CTP ini, Waskita diperkirakan dapat  menurunkan utang melalui dekonsolidasi hingga Rp5 Triliun. Saat ini  Waskita telah sukses melaksanakan divestasi atas 4 ruas jalan tol dari 9  ruas jalan tol yang ditargetkan untuk dilepas kepada investor di tahun  2021 ini.
Sebagai informasi, pada April 2021, Waskita telah sukses melakukan  divestasi atas seluruh kepemilikan saham WTR pada PT Jasamarga Kualanamu  Tol (JMKT) kepada Kings Rings Ltd. Kemudian pada bulan Juni 2021 lalu,  Waskita juga telah berhasil melakukan divestasi atas 40% kepemilikan  saham WTR pada PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) serta divestasi atas  35% saham WTR pada PT Cinere Serpong Jaya (CSJ).
Divestasi kepemilikan WTR pada JSB dilakukan dengan 2 skema, yaitu  melalui melalui penerbitan Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT), serta  melalui konversi saham (share swap), masingmasing atas 20% kepemilikan  WTR pada JSB. Sedangkan divestasi pada CSJ dilakukan seluruhnya melalui  mekanisme share swap. Kesuksesan Waskita dalam melakukan divestasi ini  membuktikan bahwa minat para investor untuk melakukan investasi pada  konsesi jalan tol Waskita masih sangat tinggi.
President Director Waskita, Destiawan Soewardjono mengatakan  divestasi dan program penyehatan keuangan lainnya akan mendorong  perbaikan kondisi keuangan Waskita, untuk kemudian dapat memberikan  dampak yang positif terhadap pencatatan kinerja Waskita di masa  mendatang.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk melalui anak usahanya yaitu PT Waskita Toll Road dan PT Akses Pelabuhan Indonesia (API) menandatangani divestasi Jalan Tol Cibitung-Cilincing.
Direktur Utama Waskita Toll Road atau WTR, Septiawan Andri Purwanto menjelaskan dana yang diterima dari hasil divestasi ini akan digunakan untuk mendukung proses bisnis WTR ke depannya.
Baca Juga: Jasa Marga Perbaiki Ruas Jalan Dalam Kota, Pengguna Tol Harap Hati-Hati
&quot;Setelah menandatangani PPJB, kami masih harus melakukan pemenuhan persyaratan administrasi dan memastikan proses divestasi dilakukan dengan mematuhi ketentuan yang berlaku sebelum penandatanganan Akta Jual Beli (AJB) antara kami dengan PT API,&quot; ujar Septiawan dilansir dari Antara, Rabu (21/7/2021).
WTR telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Bersyarat (PPJB) dengan PT Akses Pelabuhan Indonesia atas seluruh kepemilikan saham WTR pada PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways (CTP). CTP adalah pemegang konsesi atas jalan tol Cibitung Cilincing. Divestasi jalan tol merupakan bagian dari proses bisnis Waskita sebagai salah satu pengembang infrastruktur terbesar di Tanah Air.
Baca Juga: Catat Ya, Tol Layang MBZ Ditutup Mulai Hari Ini
 
Waskita menggunakan skema asset recycling, yaitu investment &amp;ndash; construction &amp;ndash; divestment dalam mendorong kinerja usaha serta sebagai bentuk nyata kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan Nasional.
Selain bagian dari proses bisnis Waskita, Divestasi juga merupakan bagian dari komitmen Waskita dalam rangka penyehatan keuangan Waskita serta menciptakan bisnis yang berkelanjutan. Melalui penandatanganan PPJB tersebut, WTR dan PT API menyepakati untuk melakukan pengalihan 55% saham WTR pada CTP melalui skema jual beli dengan nilai transaksi sebesar Rp2,49 Triliun.
Adapun kini WTR merupakan pemegang saham atas 55% saham pada CTP,  sedangkan PT API merupakan pemegang saham atas 45% saham pada CTP.
Setelah transaksi diselesaikan maka PT API akan menjadi pemegang  saham atas keseluruhan CTP. PT API merupakan anak usaha dari PT  Pengembang Pelabuhan Indonesia dan PT Pelabuhan Tanjung Priok,serta  bagian dari grup perusahaan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero). PT API  bergerak dalam bidang penyediaan jalan akses khusus dan/atau jalan tol  kepelabuhan dan fasilitas pendukungnya.
Penandatanganan PPJB tersebut dilakukan oleh Septiawan Andri selaku  Direktur Utama WTR dan Iwan Ridwan selaku Direktur Utama PT API pada  hari Rabu (21/7) secara daring.
Dengan adanya divestasi CTP ini, Waskita diperkirakan dapat  menurunkan utang melalui dekonsolidasi hingga Rp5 Triliun. Saat ini  Waskita telah sukses melaksanakan divestasi atas 4 ruas jalan tol dari 9  ruas jalan tol yang ditargetkan untuk dilepas kepada investor di tahun  2021 ini.
Sebagai informasi, pada April 2021, Waskita telah sukses melakukan  divestasi atas seluruh kepemilikan saham WTR pada PT Jasamarga Kualanamu  Tol (JMKT) kepada Kings Rings Ltd. Kemudian pada bulan Juni 2021 lalu,  Waskita juga telah berhasil melakukan divestasi atas 40% kepemilikan  saham WTR pada PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) serta divestasi atas  35% saham WTR pada PT Cinere Serpong Jaya (CSJ).
Divestasi kepemilikan WTR pada JSB dilakukan dengan 2 skema, yaitu  melalui melalui penerbitan Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT), serta  melalui konversi saham (share swap), masingmasing atas 20% kepemilikan  WTR pada JSB. Sedangkan divestasi pada CSJ dilakukan seluruhnya melalui  mekanisme share swap. Kesuksesan Waskita dalam melakukan divestasi ini  membuktikan bahwa minat para investor untuk melakukan investasi pada  konsesi jalan tol Waskita masih sangat tinggi.
President Director Waskita, Destiawan Soewardjono mengatakan  divestasi dan program penyehatan keuangan lainnya akan mendorong  perbaikan kondisi keuangan Waskita, untuk kemudian dapat memberikan  dampak yang positif terhadap pencatatan kinerja Waskita di masa  mendatang.</content:encoded></item></channel></rss>
